Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 10 tahun yang lalu

Tentang Posisi kaum wanita ketika Sholat di Masjid?

Mengapa para wanita harus ada di bagian paling belakang terpisah dari kaum laki2 dan dibatasi kain putih?

Apakah itu memang tertulis di Al-Quran?

Jika alasannya Lelaki adalah IMAM bagi wanita, apakah itu juga berlaku bahkan dalam Hal menghadap Tuhan?

Jika wanita Sholat dlm posisi sejajar dgn Lelaki apakah berarti Sholatnya tidak Sah?

Mengapa Sah dan tidaknya Sholat harus tergantung dari tata cara Sholat? Bukankah Tuhan memandang Motivasi kita yg benar, bukan bgamana Cara kita Memuliakan NamaNya

Perbarui:

@IHS aka @Hollyshit aka @dani aka @Hitler..

Jaka sembung makan combro

gak nyambung bro

yg ditanya apa dijawab apa

23 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    10 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Dear Will..

    kalo jawabnya udah banyak tuh..n mudah2an bisa dicopy..

    aturan Allah menyangkut seluruh alam semesta,semua tentu ada maksudnya..

    yah..sperti : koq semua bintang2 & planet harus beredar pada garis edarnya??? tahulah sendiri kalo tidak..!

  • 10 tahun yang lalu

    Diriwayatkan dari Anas, ia berkata, aku solat bersama seorang anak yatim di belakang Nabi s.a.w., dan ibuku (ummu Sulaim) di belakang kami. (Hadis Riwayat Bukhari, no. 727)

    Jika seorang lelaki dan seorang wanita solat bersama imam maka lelaki berdiri sejajar di sebelah kanan imam, sementara wanita ber-saf sendirian di belakang keduanya. Diriwayatkan dari Anas, bahawa Rasulullah s.a.w. mengimaminya, dan seorang wanita bersama mereka, maka beliau menempatkannya di sebelah kanannya, dan wanita tersebut di belakang mereka. (Hadis Riwayat Muslim, no. 269) (Rujuk: Sahih Fiqih Sunnah, jil.2, hal. 240, Abu Malik Kamal as-Sayyid Salim)

    Seorang lelaki boleh menjadi imam solat bagi isterinya atau salah seorang mahramnya. Dan tidak boleh seorang lelaki mengimami seorang wanita asing (bukan mahramnya) seorang diri, berdasarkan keumuman hadis berikut:

    Tidak boleh bagi seorang lelaki berduaan dengan seorang wanita, kerana yang ketiganya adalah syaitan. (Hadis Riwayat at-Tirmidzi, no. 1171)

    “Sebaik-baik saf bagi lelaki adalah yang paling hadapan dan seburuk-buruknya adalah yang paling belakang. Sebaik-baik saf wanita adalah yang paling belakang dan seburuk-buruknya adalah yang paling hadapan.” (Hadis Riwayat Muslim, no. 440)

    .

    .

  • 10 tahun yang lalu

    Aturan tersebut merupakan bagian dari petunjuk Rasululloh. Sebagaimana perincian tata cara sholat. Kesemua hal tersebut secara detail tidak ditulis dalam Al-Quran, tetapi dalam Hadits.

    Alloh menciptakan laki-laki dan perempuan dalam kondisi berbeda. Alloh pula yang membuat aturan tersebut melalui Rasulnya. Semua terdapat kedudukan penghargaan (pahala) yang sama meskipun dalam kondisi atau posisi yang berbeda.

    Aturan pokok dalam sholat berjamaah bagi laki-laki dan perempuan, posisi laki-laki di depan dan wanitanya di belakang. Tanpa ada keharusan ada tabir atau kain (apapun warnanya). Sedangkan jika di masjid terdapat tabir, hal tersebut dalam rangka menjaga batasan-batasan yang diperbolehkan antara laki-laki dan perempuan.

    Karena terdapat aturan umum bahwa keutamaan pada shaft atau barisan paling depan, maka terdapat masjid juga yang antara laki-laki dan perempuan dalam posisi sejajar, tetapi tidak bercampur. Keduanya dipisahkan tabir yang membentang kebelakang, baik dengan kain, papan, atau tembok

  • 10 tahun yang lalu

    Pertanyaan yg bagus....

    1. sejatinya pria adl pemimpin, baik pemerintahan, keagamaan, maupun keluarga. Wanita WAJIB mjd imam ketika sholat BILA di dlm mesjid / mushola / ruangan HANYA ADA wanita & anak-anak, baik perempuan maupun laki2 yg blm akhil baliq / dewasa.

    2. wanita di posisi belakang, karena ada seorg / bbrp pria & itu tdk merendahkan derajat wanita, seperti penjelasan no 1 diatas.

    3 kenapa di batasi kain putih, agar ada batas mana bagian wanita & mana bagian pria, agar jgn sampai tersenggol atau bersentuhan & juga menjaga kekhusukan sholat. Nah ini mengacu kpd pertanyaan Anda knp wanita HARUS di belakang?? Coba Anda bayangkan ketika sholat pada posisi ruku ( menekuk badan dengan tangan bertumpu pada lutut) di depan Anda ada wanita, saya berani pastikan Anda akan melihat (walaupun sedikit) maaf...pantat wanita tsb. Apa yg ada di pikiran Anda saat itu??? Tuhan terlupakan, dng pikiran lain....seperti penjelasan no 2 agar tdk melecehkan wanita.

    4. sejajar / tdk hanya masalah ruang gerak / luas ruangan + keyakinan umat msg2.

    5. tdk sah sholat bila terjadi bbrp di antara na :

    a. buang angin ketika sholat

    b. makan & minum ketika sholat

    c. berbicara keras ketika sholat

    d. pakaian na terkena najis

    e. datang bulan (menstruasi)

    f. menahan buang air kecil

    g. menahan kentut

    6.Yup benar, sholat itu di mulai dng niat / motivasi yg baik & benar. Oleh krn itu setiap mulai sholat biasana membaca niat di dlm hati & yakinkan bahwa sholat itu semata2 hanya utk Tuhan saja, bukan utk org lain. Setelah sholat kita berdoa & diakhiri dng pujian kpd Tuhan.

    7. Tatacara jg penting lho, alasanna kita kan istilah na mau bertemu Tuhan, kalo mau ketemu Tuhan pasti harus dgn cara yg baik & benar. Krn ini TUHAN YG KUASA. Contoh : Anda hari ini mau bertemu dng klien super penting, pasti na Anda tdk mau hasil akhir na GATOT (GAGAL TOTAL), nah pas bertemu dng klien pasti na Anda jg menunjukkan tatacara yg baik kan?? untuk menyenangkan klien....kira2 gitu...

    8. Tapi apapun agama kita, pasti na kita semua ingin di berkati & di rahmati oleh Tuhan, shg jagalah ibadah kita....betul kan Bung???

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    10 tahun yang lalu

    Kalau begitu kamu telanjang saja ke gereja, sambil menyanyi Haleluya.

    ---------------

    @ Zebot

    Kata ente tata cara tidak penting, yang penting motivasi.

  • assalamualaykom,

    masalah dalilnya udah banyak penjelasan teman lain, yang jelas shaf terbaik bagi wanita adalah di belakang, :-)

    wassalamwrwb.

  • 10 tahun yang lalu

    kalo begitumah yang ada bukanya solat tapi malah asik pacaran..

  • Hendra
    Lv 4
    10 tahun yang lalu

    Alinea 1

    Intinya adalah wanita dipisahkan dengan pria dari pelaksanaan sholat maupun lainnya adalah tuntunan dala ajaran Islam tentang aurat yang mengedepankan kesucian dan terhindar dari fitnah.

    Di Al-Quran tertulis intisarinya dan tatacara pelaksanannya dibimbing oleh malaikat kepada Nabi Muhammad saw dituangkan dalam hadits.

    2

    Jelas, Justru keImaman seorang lelaki itu ditunjukan dalam sholat setelah yang kita ketahui bahwa seorang Rasul itu dari kalangan Laki-laki.

    3

    Iya sekalipun lelaki itu lebih muda dari wanita

    4

    Salah, Allah bukan hanya memandang motifasi sebagai niat belaka, kesetian, cinta dan pengabdian itu harus diwujudkan dalam suatu tindakan.

    Akan kah anda ingin mengatakan bahwa anda mengimani agama anda tanpa perlu melaksanakan tata cara ibadahnya. Artinya cukup dengan mengimani saja masalah ibadah sekehendak anda, seperti acara misa atau pada saat berdoa, dengan lagu-lagu rohani anda sendiri dengan lagu rock misalnya.?,

    Anda tidak akan merasa kenyang bila rasa lapar itu hanya dengan motifasi saja tanpa berbuat sesuatu untuk makan.

    Aku rasa cukup masalah ayat dan hadis sudah diterangkan oleh teman2 yang lain.

    Tks

  • 10 tahun yang lalu

    ...dibatasi kain putih ?..soalnya kalo dibatasi kain merah ntar dikira warung soto lagi...

  • 10 tahun yang lalu

    Satu lagi mengapa wanita tidak di wajibkan sholat jumat?

    Karena pada saat sholat jumat muhammad dan teman2 nya merumuskan bagaimana caranya berpoligami yang baik dan benar.

  • 10 tahun yang lalu

    Islam mengenal konsep IKHTILATH, yakni pemisahan antara laki-laki dan perempuan baik ketika sholat maupun dalam konsep sehari-harinya.

    Ya tertulis di Alquran dan Hadits. Bisa kamu lihat di link ini.

    http://www.kajianislam.net/modules/smartsection/it...

    Yup, dalam hal keluarga, pemerintahan dan sholat, laki-laki tetap menjadi IMAM.

    Yup, tidak sah, karena melanggar aturan IKHTILATH.

    Dalam Islam tidak hanya motivasi/niat yang dinilai. Walaupun sudah berniat saja telah dinilai kebaikan oleh Tuhan. Namun Islam juga melihat proses. Jika kamu berbohong dengan niat yang baik, maka hal tersebut TERLARANG dalam Islam, karena niatnya memang baik, tapi prosesnya salah.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.