Anonim
Anonim ditanyakan dalam Hiburan dan MusikKomik dan Animasi · 1 dekade yang lalu

Menurutmu, mana yang lebih susah bagi Mangaka..?

Memulai cerita..

atau mengakhirinya (membuat ending)

?

inspirasi : abis baca komik yang endingnya lagi-lagi seperti terburu-buru diakhiri

22 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    sama aja, gak ada bedanya. mo tahu proses kerja MANGAKA?

    setiap MANGAKA tuh bekerja untuk satu PENERBITAN, misal MASASHI KISHIMOTO untuk JUMP.

    buat memulai cerita, syaratnya:

    1. ceritanya original, belum pernah ditayangkan di penerbit itu.

    kalau pun ada kemiripan, hanyalah masalah esensi kisah dan bukan jalan cerita. misal NARUTO dan ONE PIECE esensi ceritanya adalah memperjuangkan mimpi bersama teman tapi jalan ceritanya beda, yang 1 dunia SHINOBI yang 1 dunia PIRATE.

    bagian menggodok awal ini susahnya setengah mati. bisa aja MANGAKA jadi gila kalo saban kal ditolakin ide-idenya. kalo mo tahu segimana susahnya baca aja OMAKE dari MASASHI KISHIMOTO.

    2. supervisor dan editor si MANGAKA setuju dengan kisah itu dan membawa kisahnya ke rapat para editor untuk dapat persetujuan dan yang paling penting adalah mendapat JATAH HALAMAN.

    3. setelah dapat persetujuan dari para editor baru si MANGAKA bisa mulai bikin KERANGKA CERITA. bikinnya itu perminggu atau perbulan tergantung sama jadwal terbit yang ditentukan dan ini juga harus disetujui dulu. kalau tiap minggu, bayangin aja betapa STRESSnya MANGAKA yang dapat jatah tayang mingguan kalo saban kali ditolak atau direvisi (???)

    setelah cerita sukses bisa jadi bakalan tambah SETEREEEEES, kenapa? soalnya bisa jadi si MANGAKA dikasih JATAH HALAMAN lebih. gak selalu sih, misalnya setahun sekali dikasih ekstra 10-20 halaman. tapi bayangin aja kalau MANGAKA yang dapat jatah mingguan. bisa dibilang tidak ada libur kecuali hari libur GOLDEN WEEK, CHRISTMAS dan NEW YEAR ... gubraaaak. kalo penasaran bisa tanya ke kolom SBS ODACCHI.

    buat mengakhiri cerita ada juga prosesnya:

    1. ceritanya sudah tidak menarik dan jumlah pembacanya menurun. umumnya sih cara yang dilakukan adalah mengurangi jatah halaman atau memindahkan urutan. judul MANGA populer umumnya berada di peringkat 5 besar. sisanya rebutan di urutan 6-15. lalu MANGAKA dipaksa untuk bikin THE END. misalnya SHAMAN KING, karena MANGAKA-nya berselisih paham sama editornya dan diputuskan untuk dihentikan paksa. asli GANTUNG ABIS.

    2. ada perdebatan internal dan memaksa MANGAKA bikin THE END. misalnya penerbitnya bangkrut dan MANGA pindah penerbit. sering kejadian kok kayak sama SAIYUUKI, karena penerbitnya bangkrut MANGAKAnya pindah dan bikin SAIYUUKI GUNLOCK RELOAD yang diklaim sebagai kisah baru dan SAIYUUKI lama dipaksa tamat.

    3. MANGAKA memang harus mengakhiri cerita karena tidak punya keinginan untuk meneruskan cerita. ini kejadian juga, gak usah gw sebut deh ya ntar lo IL-FEEL.

    4. MANGAKA-nya 'THE END' alias wafat. kejadian ama ITAZURA NA KISS.

    5. emang sudah waktunya THE END, menurut MANGAKA loh meski pembaca kepingin diterusin. misalnya SLAM DUNK. ampe detik ini INOUE TAKEHIKO-sensei masih terus mendapat permintaan dari penggemar buat meneruskan kisah HANAMICHI dan RUKAWA. padahal sensei sendiri sudah menegaskan itulah ENDING yang sudah sangat lama dia rancang.

    one more thing, ODA EIICHIRO-sensei juga sudah punya ENDING ONE PIECE tetapi karena masih sangat populer ODACCHI masih belum DIPERKENANKAN menamatkan ONE PIECE. makanya sekarang dia malah SETREEES karena harus bikin plot lebih banyak supaya ONE PIECE bisa terus menarik dan bisa diarahkan ke ENDING yang sudah dia rancang.

    dah tuh

    + emo

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Tamama
    Lv 5
    1 dekade yang lalu

    Ya susah mengakhiri cerita desu

    Soalnya kita buat cerita karena ada suatu ide desu

    Tapi saat di tengah2 cerita desu

    Ataupun di akhir cerita desu

    Kita sering lupa dengan ide semula desu

    Ya kayak kita aja pengen bikin cerpen desu

    Eh pas udah ada kertas lupa mau nulis tentang apa desu

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    pas endingnya....susaaaah bgt...

    soalnya rencananya sering berubah...mungkin karna alurnya yg udah berkelok2...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Ending!

    bwt critanya sih gk terlalu susah!

    krn jmlh halmannya udh ditentuin jd susah bwt endingnya!

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    kalau mau mengawali cerita, seorang mangaka bebas menentukan apa yang akan dia buat, ia masih bisa meng-edit cerita, gambar, karakter dan lainnya kalau hasilnya kurang memuaskan, semangatpun masih membara, tapi kalau sudah berlanjut dan harus membuat ending, seorang mangaka tidak boleh seenaknya membuat cerita, karena harus sesuai dengan apa yang ia buat sebelumnya, tekanan untuk menghasilkan ending yang bagus juga mempengaruhi hasil yang ia buat, belum lagi rasa lelah dan letih yang menumpuk, sangat berbeda dengan sewaktu pertama kali memulai cerita.

    bahkan ada beberapa mangaka yang tidak dapat membuat ending seperti Fujiko F. Fujio (Doraemon) dan Yoshito Usui (Crayon Sinchan), karena keburu di panggil ama yang di ATAS.

    jadi, sepertinya mengakhiri lebih sulit dari pada memulai.

    emangnya, KID senpai abis baca apah?.

    aku juga pernah baca komik yag endingnya terburu-buru gituh (BREMEN). padahal awalnya bagus tapi karena endingnya jelek alias terburu-buru, jadi serasa hampa gituh.

    ^_^, tetap semangat ya ...

    Sumber: . . .
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    membuat ending

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    lebih susah ngebuat ending, apalagi kalo kehimpit penghentian serialisasi, bisa2 makin ancur endingnya...

    kalo mulai cerita si mangaka punya banyak waktu buat nyari inspirasi, sekaligus ngebuat beberapa cerita terus nanti dipilih yang paling bagus buat jadi manga buatan dia....

    inspirasi: chapter2 pertengahan Bakuman...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Kleinz
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    kayaknya lebih sulit memulai cerita deh

    soalnya harus dipikirin mpe botak tentang jalan cerita, dsb yang nantinya nyambung ke bagian ending2nya...... supaya ending2nya ga ngambang gitu.

    kalo mulainya sudah ga jelas dan berantakan, seperti adanya keganjilan antara bagian satu dengan yang lain, endingnyapun juga ga jelas jadinya....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Mengakhirinya

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Mengembangkan suatu cerita itu paling sulit,imo

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.