Novita Sari ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

Manakah yang lebih baik!!?

Lebih baik mana, hati yang murni atau hati yang bertobat?

Maksudnya begini...

Hati yang murni : hati orang yang sangat sedikit berbuat dosa dan kejahatan (contoh: sejak kecil dia hidup dalam keluarga kristen taat dan setelah dewasa melakukan pelayanan yg sungguh2)

Hati yang bertobat: hati orang yang sebelumnya hidup dalam lumpur dosa dan selimut kegelapan, lalu dia bertobat dan jadi sungguh2 berubah serta giat melayani Tuhan bahkan jadi pelayan Tuhan yang taat.

Lebih baik mana? Analisisnya bagaimana?

Mohon penjelasannya!

Maaf jika pertanyaan saya aneh!

Salam 7Naga

21 Jawaban

Peringkat
  • ?
    Lv 4
    1 dekade yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Prtanyaan g aneh, menurut saya, manusia tdk di ciptakan sempurna dan tdk dlm kesucian. Nah untuk hati yg murni tentu bukan kodrat sbagai manusia melainkan malaikat. Manusia tempat salah dan lupa yg dpt menimbulkan dosa. Jd untuk menjadikan hati kita terpaut dan jd playan tuhan tdk harus berhati murni. Sdang tuhan slalu senang dan memberi rahmat kepada manusia yg mengaku dosa dan bertaubat tanpa ada batasan taubat itu sndiri.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    menurutku orang yang mau bertobat adalah orang yang murni hatinya,

    orang yang murni hatinya pasti akan merendahkan diri dan setiap hari dia mau bertobat

    Kemurnian tidak akan ada tanpa pertobatan karena hanya melalui pertobatan untuk mencapai kemurnian dengan bantuan rahmatNya.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    2-2nya baik... karena kristus mengajari kasih.

    tapi lebih baik lagi kalau anda mencari kebenaran sejati.

    BACALAH.... jangan pernah percaya KATANYA..

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • ?
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Penilaian atau yang mengetahui kebaikan sebenarnya hanya Tuhan, karena baik menurut manusia belum tentu baik menurut Tuhan.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Di surga tidak di kelompokan, kalau sama2 masuk surga berarti sama2 baik.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    @RabiyeS.....ditempat anda copas....khan udah di jawab....tinggal baca aja.....

    di sarapanpagi

    @7naga.....

    akhir perjanlanan hidup seseorang "lebih" menentukan

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Sama aja. Yg membedakan itu khan hanya prosesnya saja.

    Seperti katta pepatah... banyak jalan menuju ke roma.

    N ga adda yg aneh dgn pertanyaan anda kok.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    2 Korintus

    3:2 Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang.

    3:3 Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

    5:11 Kami tahu apa artinya takut akan Tuhan, karena itu kami berusaha meyakinkan orang. Bagi Allah hati kami nyata dengan terang dan aku harap hati kami nyata juga demikian bagi pertimbangan kamu.

    1 Petrus

    3:15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Yang dimaksud dengan hati yang murni kan menurut pendapatnya sendiri. Kemungkinan juga bisa salah tafsir apakah itu murni atau tidak. Jadi belum tentu itu berkenan bagi Allah.

    Hati yang bertobat sesungguhnya lebih baik, tetapi harus Lahir Baru. Sebab jika tidak lahir baru akan kembali lagi kepada kedagingannya sendiri.

    Sebagai contoh: Jika dimisalkan tubuh anda adalah sebuah Pesawat Terbang yang sedang di udara, biarlah Allah sebagai Pilotnya dan jangan coba2 untuk mengambil alih, sebab jika anda mangambil alih , anda belum Lahir Baru.

    Kita sesungguhnya harus menjadi Alat untuk melakukan seperti yang Allah kehendaki.

    INJIL Matius

    7:7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

    7:8 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.

    7:9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,

    7:10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan?

    7:11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

    Sumber: PP,PB
    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    o Salam damai sejahtera bagimu 7Naga,

    Bagiku pengertian hati yang murni agak berbeda. Ada satu kata dalam alkitab:

    2 Timotius 2:22

    Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

    Saya cenderung mengartikan hati yang murni adalah hati yang diberikan Tuhan supaya manusia lahir baru seperti yang dinubuatkan oleh Yehezelkiel:

    Yehezkiel 36:

    25 Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu.

    26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.

    27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

    Dan ditegaskan oleh Yesus:

    Yohanes 3:

    5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

    6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.

    7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

    Kalau definisi kamu seperti yang kamu posting, marilah kita renungkan ayat sbb:

    1 Petrus 1:16

    sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

    Kekudusan bisa didapat dari hidup tidak bercacat atau pertobatan. Tuhan maha baik dan selalu mengampuni mereka yang dengan rendah hati mau mohon ampun atas dosa2nya.

    Yesaya 1:18

    Marilah, baiklah kita berperkara! —firman TUHAN—Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

    Oleh sebab itu Yesus mengajar demikian:

    Matius 21:

    28 "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.

    29 Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi.

    30 Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga.

    31 Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.

    Kalau hati yang murni dan hati yang bertobat sama2 menjaga kekudusan, tentu saja hati yang murni akan menerima tempat yang lebih baik di sorga.

    • Masuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Lebih Baik Saya tidak Menjawab "takut Salah"

    • Masuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.