A.Goen.k ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

KAPAN.......?? DAN SAMPAI KAPAN......?

SEKELOMPOK SEMUT BEKERJA SAMA untuk saling menolong tanpa mementingkan dirinya sendiri.Semua dilakukan atas kehendak 'niat' untuk saling menolong.

seekor semut membawa makanan yg agak besar dari temannya,tetapi dia tidak merasa bahwa dirinya juga harus mendapat jatah makanan yg lebih besar pula.Semua sama,semua secara kebersamaan....!!

dan ini nyata terjadi di dunia semut itu sendiri.

Pernyataannya dan pertanyaannya.....!!

APA KITA (lebih umunya lagi Indonesia) TIDAK MALU OLEH SEMUT.......?? yg jelas mereka tidak punya akal tapi mereka memiliki KEPEDULIAN YANG BESAR TERHADAP SESAMAMNYA......!!

TK untuk yang jawab

Wasallam

11 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    ass wr.wb

    semua itu balik lagi ke hati dan kepribadian masing-masing, di jaman global seperti sekarang hanya yang punya hati nurani dan keimanan yang kuat yang bisa berprilaku seperti itu.

    wss.wr.wb

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Sudah kau katakan bahwa semut tidak punya akal. Maka mereka mana mikir hasil yang besar atau kecil - yang penting makan dan perut kenyang.

    Sayangnya manusia bukan semut. Karena diberi akal sehingga ya.....akal - akalan agar dapat hasil yang besar juga.

  • 1 dekade yang lalu

    Seharusnya bukan malu saja tapi harus bisa hijrah dan meniru peri laku semut.

    Benar banar kebersamaan tanpa cacat. Tapi tipis kemungkinan manusia bisa begitu.

    Karena manusia punya nafsu dan cenderung tidak dapat menahan nafsu.

    Wallahu alam.

    Sumber: Cerita semut.
  • 1 dekade yang lalu

    sebagian manusia masih mementingkan diri sendiri.

    Sumber: ~PEACE~
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    semua manusia punya otak... tapi hanya sebagian orang yg mempergunakan 0tak tersebut..

  • 1 dekade yang lalu

    Bang @A.Goen.K....

    Terima Kasih, pertanyaan yang patut direnungkan dan di tindak lanjuti....

    Tapi kalo malu ame semut, jadi kaya lagu Obie Mesakh....."malu aku malu..pada cemut..merah"....he...he...:-) (just joke !!..)

    Wassalam, semoga niat baik kita terwujud. TrmKsh.

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Manusia adalah mahluk individualis yang cenderung mementingkan diri sendiri, jadi jika pertanyaannya sampai kapan?......sangat mustahil untuk tercapai, kecuali manusia indonesia seluruhnya kena bencana, maka kemiskinannya itu yang akan membimbing kepada sifat kebersamaan yang diharapkan.....

  • 1 dekade yang lalu

    secara pribadi saya juga sering memperhatikan semut di tembok rumah saya, mereka begitu kompak dan kelihatannya mereka itu saling tolong menolong, saya sendiri juga pernah berpikir hal seperti itu

    apa boleh buat, bangsa susah untuk bersatu sebab banyak sekali terjadi perbedaan, perselisihan, susah mengenal orang, dalam hal kekayaan, kepercayaan , bahkan kulit dan suku. itulah yang menyebabkan indonesia sulit untuk bekerja sama seperti semut. liat aja semut kan warnanya sama.

  • pokoe
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Dan beginilah kenyataannya......

    Wassalam

  • vino
    Lv 4
    1 dekade yang lalu

    itulah bngsa indonesia para pejabt tinggi uda tak punya ,malu coba lihat sekarng banyak kebijkan 2 yang malh menyusah kn rakyat LTD NAIK LAH .PENGENDARA SEPEDA MOTOR GK BLH PAKEK BBM BERSUBSIDA LAH TARIF KERETA PAI DI NAIKN LAH rakyat kecil makin lama makin di cekik pemerintah mana pemerintah itu egois buangt contoh DPRD minta naik gaji mana kepedulian mereka kpd rakyat ngomong nya DEWAN PERWAKILAN RAKYAT tp malah nyekik rakyat

    klo ku blh memutar waktu aku lbh baik balik ke masa lampau dari pada sekarng aku hny abs berdoa semoga para pejabat yang basnya cman nyekik yrakyat itu di balas oleh ALLAH yng maha kuasa dngn setimpal di akherat nanti

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.