A.Goen.k ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

KAPAN DAN SAMPAI KAPAN.......?

1.Kapan kita untuk bisa memperbaiki diri - ketimbang mengobrak-ngabrik orang lain/agama lain/komunitas lain/lain2 yg lainya......???

2.Kapan kita berhenti dari dari pemikiran 'panas' .......?? dan kapan kita hijrahkepada pemikiran yang berlandaskan hati nurani dan tentunya Iman.....??

3.dan KAPAN Qta bisa dan benar2 memiliki:

RIDHO : Kepada-Nya untuk benar2 berserah diri...?

IKHLAS : Kepada sesama manusia untuk memberikan sesuatu yg bermanfaat dan baik....??

RELA : Kepada diri sendiri untuk selalu menerima segala cobaan dan rintangan dalam hidup.....?? sebab masih banyak orang yg tidak rela dalam hidupnya menerima 'sesuatu' yang Alloh Subhanahu Wa Ta'ala atau bahkan dari manusia/sesama dengan disikapinya.....'overhot'

semoga dimengerti,dan terima kasih kepada saudaraku yg telah menjawab.....

Hal ini pula untuk pembelajaran bagi saya pribadi.....

Wasallam

16 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Orang CERDAS berbicara tentang IDE dan GAGASAN,

    Orang KEBANYAKAN berbicara tentang DIRI SENDIRI,

    Orang PICIK berbicara tentang KEBURUKAN ORANG LAIN.

    Islam mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu hingga akhir hayatnya, kenapa demikian ?

    Karena hanya dengan ilmulah manusia bisa mencapai derajat tertinggi dalam kehidupan didunia dan akherat.

    ORANG BIJAK tidak akan pernah mengatakan BODOH melainkan belum bisa,

    ORANG BIJAK tidak akan pernah mengatakan SALAH melainkan belum benar.

  • 1 dekade yang lalu

    kita sbagai manusia trkadang lupa tujuan hidup di dunia ini

    dan tak menyadari ksalahan yang tlah kita prbuat

    sampai kapan??

    sampai kita membaca prtanyaan yang anda tanyakan(yang tidak pantas disebut prtanyaan tapi sebuah cambuk untuk menyadarkan kita sbagai manusia)

  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Orang sabar di sayang Tuhan

  • 1 dekade yang lalu

    Kalau sudah para pemuka (agama apapun),tak lagi memikirkan duniawi .Karena Tugas mereka menurut saya Hanyalah membimbing umat didunia ini kearah yang benar.Dan disini benar bukan saja mencari pembenaran tuk diri sendiri ,Tapi kebenaran yang hakiki.Memang didunia ini tidak ada bener mutlak kerena benar hanya ada di Tuhan Allah.Tapi paling tidak benar secara umum dan tidak merugikan banyak orang.Kalau sudah banyak umat Takut akan dosa..?dan sadar bahwa setelah mati ada kehidupan kedua mungkin hal2 yang buruk akan bisa berkurang.Karena sekarang ini bukan saja pejabat anggota dpr,petinggi negara penegak hukum yang ramai ramai Korup,coba lihat banyak pemuka agama kiai yang ramai bangun pabrik ,ramai ramai berbisnis,menumpuk harta,semuanya takut hidup sengsara.Lho kalau sudah begini? siapa yang akan kita anut ? Ya ya Tapi masih banyak kok kiayi Pemuka agama yang punya hati Nurani.Dan mutu ahlak santri santri yang lulusan dari kiyai kecil ,kiayi miskin Jauh lebih baik .Seandainya orang kaya yang bermodal tetapi berhati nurani ,atau pemimpin yang berhati nurani mungkin tidak ada orang yang kelaparan. Sekarang ini lebih banyak yang kaya dari pada yang miskin .Mestinya yang miskin jadi sejahtera.

    asal yang miskin juga tidak malas,dan jangan hanya suka meminta saja.tunjukkan walau miskin kita tidak suka meminta .kita harus punya prinsip malu ,jangan mau menerima tanta ada keringat kita yang keluar Budayakan rasa malu.Isyallah ada titik balik yang baik dari sana.Amin3x

    Sumber: Dari pengamatan pengamatan sosial kanan kiri ,lingkungan,mas media,dan banyak lagi
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Sebenarnya bisa di mulai kapan saja, karena sesungguhnya setiap ajaran agama menghendaki kerukunan antar umat beragama. hanya saja ada oknum-oknum yang mengatasnamakan agama guna mempengaruhi agama lain. jadinya ajarannya di aplikasikan ke jalur eksternal, bukan membina internal. Kita Tidak Boleh Menutup Mata Dalam Hal Ini....!!

    dalam islam : "La kum Di nukum wali yadin" (untukmu agamu dan untukku agamaku)

    dalam UU : "tidak diperbolehkan seseorang untuk memaksakan kepercayaan terhadap orang lain"

  • 1 dekade yang lalu

    Kayak laguna alexa, hehe. Ga tau deh ampe kapan.

  • 1 dekade yang lalu

    1 secepatnya jika ada keinginan

    2.secepatnya jika kita telah berkeinginan atas hal tersebut

    3 jika kita sudah dapat mengendalikan dirikita sepenuhnya insya allah kita akan bisa melakukan hal tersebut

    Sumber: tolong jangan hapus jawabanku karena ini opiniku
  • 1 dekade yang lalu

    mungkin taun depan kalee....

    hahahaha cuma bercanda.........

  • 1 dekade yang lalu

    Kapan

    Sumber: preview
  • zaa
    Lv 6
    1 dekade yang lalu

    Karena lupa diri sendiri dan memaksakan orang lain.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.