promotion image of download ymail app
Promoted
Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 dekade yang lalu

Islam yang masuk surga, Kristen yang masuk surga?

dalam pandangan kristen, adakah orang islam(non kristen) yang juga selamat masuk surga?

dalam pandangan Islam, adakah orang kristen (non islam) yang juga selamat masuk surga?

17 Jawaban

Peringkat
  • 1 dekade yang lalu
    Jawaban Favorit

    Dalam islam, adakah orang non muslim yang masuk surga?

    Jawabnya ADA MAS,

    Perhatikan ayat quran berikut :

    “Sesungguhnya orang orang beriman dan orang orang yahudi dan orang orang nashrani dan orang orang shabiin(orang orang dari kalangan selain ketiga islam yahudi dan nashrani),…siapa saja diantara mereka yangbenar benar meyakini adanya Allah, meyakini bahwa Allah adalah Tuhan yang wajib ditaati, dan meyakini benar benar bahwa hari akhir (kiamat),.. hari pembalasan itu benar benar akan datang (sehingga dia berhati hati dalam beramal karena ingin mendapatkan pembalasan yang baik di hari akhir itu,….. maka bagi orang orang yang demikian tadi,…..bagi mereka balasan yang baik disisi Allah Tuhan mereka semua,…. Tidak ada kekhawaatiran atas mereka atas masa depan mereka di akhirat, dan tidak pula mereka bersedih hati”

    Jadi yang masuk surga bukan cuma dari kalangan yang secara formal beragama islam, melainkan bisa juga dari orang yang hidup dikalangan yahudi atau di kalangan nashrani atau dari selain yahudi nashrani,… artinya dari kelompok mana saja, asalkan memiliki sifat sifat nurut kalau ada perintah Allah yang sampai kepadanya (bukan menentang/kafir)

    Beberapa rekan muslim ada yang mengatakan pendapat ini salah. Mereka bilang yang masuk surga hanya orang islam dengan menyandarkan diri pada ayat,” wa laa tamuutu na illa wa antum muslimun” yang dia artikan,” dan janganlah kamu sekalian mati kecuali kamu dalam keadaan beragama islam”

    Kata muslimun dia artikan sebagai orang yang beragama islam,.. padahal beberapa ayat lain yang memakai kata muslimun lebih sering diartikan “orang orang yang berserah diri (bukan beragama islam), coba cari beberapa ayat tentang orang yahudi, atau Nabi isa dan pengikutnya, ketika mereka mengatakan,” wa asyhad bi anna muslimun” artinya adalah “dan saksikanlah bahwa kami adalah orang orang yang berserah diri kepada Allah”

    Singkatnya kita bisa membedakan antara orang orang yang “berserah diri” dengan orang orang yang “beragama islam”. Bisa kita lihat dalam kehidupan sehari hari banyak orang yang “beragama islam” tapi “tidak berserah diri” kepada Allah, tidak taat kepada Allah, bahkan ketika diingatkan dengan ayat ayat Allah mereka menolak untuk mengikutinya,… padahal mereka mengaku beragama islam.

    Sebaliknya ada orang orang non muslim yang ketika mendengar ayat Quran dibacakan kepada mereka, mereka mendengarkan dengan baik, bahkan ada yang menangis kemudian meyakini bahwa itu adalah ayat dari Allah Tuhan semesta alam.

    Perhatikan ayat ayat tentang bani israel, dan tentang orang orang nashrani yang menyungkur menangis ketika dibacakan kepada mereka ayat ayat quran.

    Banyak orang orang dari kelompok ini yang berbondong bondong masuk Islam tapi banyak pula yang masih terus belajar mengkaji ayat ayat Quran lebih dalam sampai kelak Allah menurunkan keyakinan dan keberanian untuk menyatakan, “wa asyhad bi anna muslimun” = “dan saksikanlah bahwa kami adalah orang orang yang berserah diri kepada Allah yang menurunkan Quran kepada Muhammad dan menurunkan Injil kepada Isa putra maria (Yesus)

    Jadi benar bahwa yang membuat kita masuk surga bukanlah masalah kita statusnya beragama apa,… melainkan mau nggak sih kitasungguh sungguh mau taat kepada Allah, Tuhan seluruh manusia,… Tuhannya Yesus juga Tuhannya Muhammad dan Tuhan seluruh manusia di bumi ini

    Dan ayat “wa la tamuutuna illa wa antum muslimun” lebih tepat bila diartikan “janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan berserah diri, keadaan patuh , nurut dan taat kepada Allah” atau”jangan sekali kali kalian mati dalam keadaan maksiat menentang melanggar aturan Allah”

    Karena meski secara formal beragama Islam tapi mati dalam keadaan maksiat menentang melanggar aturan Allah, maka tidak termasuk orang yang beruntung

    Nb: ada juga yang mempermasalahkan bahwa yang disebut nashrani bukanlah kristen. Saya berpendapat tak perlu diperdebatkan lagi, karena kristen yang sekarang ini memiliki akar sejarah yang sama dengan kaum nashrani di masa nabi

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    S U R A T A L - I M R O N

    3:85. Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

    3:102. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.

    S U R A T A L - A ' R A F

    7:40. Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Ada percakapan antara IBU dan ANAK LAKI LAKINYA RIZWAN. Sang IBU sedang menggambar anak laki2nya bersama 2 orang tidak di kenal yang masing masing membawa benda yang berbeda.

    1. Orang pertama membawa tongkat pemukul

    2. Orang kedua membawa permen lolipop.

    ========================================================================

    IBU: Lihat ini. Ini kamu. Rizwan. Siapa?

    ANAK: Rizwan. Ya.

    IBU: Dan ini orang yang memegang tongkat. Dan dia memukulmu.

    ANAK: Jahat, memukul orang itu jahat. Ya, jahat.

    IBU: Sekarang, ini kamu lagi, Rizwan. Dan ini orang yang membawa lolipop (gulali). Dan dia memberimu lolipop.

    ANAK: Lolipop manis. aku suka lolipop hehe

    IBU: Sekarang, coba bilang sama ibu, diantara mereka, mana yang hindu dan mana muslim?

    ANAK: dua-duanya kelihatan sama.

    IBU: Bagus. Ingatlah satu hal anakku. Hanya ada dua macam

    manusia didunia ini. Orang baik yang selalu berbuat baik. Dan orang jahat yang selalu berbuat jahat. Hanya itu perbedaan manusia.Tidak ada perbedaan lainnya, mengerti?

    IBU: Apa yang kamu pahami? Katakan padaku. Katakan.

    ANAK: Orang Baik dan Orang jahat. Tak ada perbedaan lain.

    IBU: Pelajaran dari ibu tidak diajarkan disekolah manapun.

    Sumber: My Name is Khan
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    enaknya Aku jawab ga ya....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 dekade yang lalu

    Tiap agama pasti menganggap agama mereka yang masuk surga

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Tentu aja ada. Karena semua agama itu sama, semua agama juga berdoa kepada Tuhan, bukan? Dan antara selamat/tidaknya itu tergantung pada orang tersebut, juga ditentukan oleh Tuhan.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    Panganan opo kuwi?

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    yee itumah tergantung orangnya bkn agama nya

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 dekade yang lalu

    Di hari penghakiman nanti, Yesus akan duduk bersama ke 12 muridnya untuk menghakimi / mengadili ke 12 suku Israel.

    Yang bukan suku Israel, menangislah...

    huaaa..huaa..ha..ha..ha..haa.haa..

    fpi dajal.. menagislah.. hua..huuaaa....ha..ha..haa..hh.a..a

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 dekade yang lalu

    saya tahu jawabannya tapi malas menjawab...

    Sumber: yang memicu konflik antar beragama tidak akan saya jawab...
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.