pipi_mimi ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 10 tahun yang lalu

(MUSLIM ONLY) Masih tetap masalah Solat.?

Karena amalan yang pertama kali dihisab adalah solat jadi saya benar2 ingin menjaga kesempurnaan solat dengan mencari ilmu2 tentang solat.

Saya pernah membaca sebuah buku yg isinya ",,,,,,, dan solatmu berkata "dia telah menelantarkan aku selama didunia" dan amalan solatnya pun dilipatNYA bagai melipat kertas dan dilemparkan padanya....."

Apakah benar, karena ketidak tahuan kita padahal kita sudah berusaha menjaga solat kita dengan benar,, tapi karena sedikitnya ilmu yang kita terima menjadikan solat kita masih belum sesuai dengan syariat islam,, maka semua amal solat kita akan sia-sia!?

Mohon penjelasanya, Terima Kasih

10 Jawaban

Peringkat
  • 10 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    di sini saya bukannya mau sok memberi penjelasan, coz belum tentu saya lebih paham drpd anda kan... sya dsni cuma mau berbagi aja, mdh2an bisa bermanfaat.

    pertama, cobalaj untuk merubah pola pikir dari yang formil bgt, untuk lebih terbuka dgn hal2 baru dan di luar kebiasaan kita sekalipun. yang penting harus disaring dan dinalar secara kritis dulu...

    kedua, jika anda memang yakin bahwa Tuhan itu maha adil, coba tanyakan pada hati nurani anda, apakah mungkin bhwa amalan yg paling penting di mata-NYA adalah sholat saja? pasti anda juga sering menemui orang2 yg sholatnya lima waktu (mgkn lebih) dan selalu tepat waktu, serba sempurna rukun2nya, tapi cerminan akhlaknya dlm kehidupan nyata masih sering menyakiti hati orang lain, masih sering menyerobot hak orang lain, dan masih sering menimbulkan kerusakan. coba renungkan itu...

    ketiga, saya meyakini bahwa Tuhan maha segalanya, maka DIA tidak membutuhkan apa2 dari makhlukNYA bukan? lalu, untuk siapakah kita sholat? tentu untuk diri kita sendiri, sholat itu adalah kebutuhan, bukan kewajiban. jika masih ada orang yg menganggap sholat itu kewajiban yg harus kita tunaikan kdp NYA, maka scr tdk lgsg mrk mnyatakan bahwa Tuhan membutuhkan sswtu dari makhlukNYA. tolong direnungkan...

    saya muslim, saya juga melaksanakan sholat, tapi saya akan terus belajar memahami berbagai rahasiaNYA yang belum terungkap, saya sangat ingin mengenalNYA, sangat ingin mencari jawab atas pertanyaan2 dlm benak saya, dan selama proses belajar saya selama ini, saya menangkap bahwa sholat bukanlah satu2nya ibadah terpenting seperti yang selama ini diutarakan oleh guru2 agama kita saat masih di sekolah... kenali DIA kawan...

    apa yang saya sampaikan bukan berarti saya bilang sholat itu gak penting..

    sholat itu penting... tapi saya menghimbau agar anda jgn terlalu kaku dlm memandang ibadah ritual formal semacam ini, masih buaanyaakk hal2 lain yg dapat kita pelajari untuk beribada kepadaNYA. jadilah khalifah yg baik di bumi ini..

    semoga bermanfaat :)

    Sumber: akal sehat dan hati nurani http://arihaz99.wordpress.com/
  • Bang
    Lv 6
    10 tahun yang lalu

    Buat muslim, sholat adalah dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, dan menjaga kesemuanya dari awal sampai akhir sholat. Buat mukmin, selama sholat tidak mengingat apapun selain Allah SWT semata. Buat muttaqin, sholat adalah berhadapan dengan Allah SWT. Buat auliya, sholat adalah berkasih-kasihan dengan Allah SWT. Buat anbiya, sholat adalah hidup.

  • zaa
    Lv 6
    10 tahun yang lalu

    Bacalah buku "SIFAT SHOLAT NABI" karya Syeikh Nashiruddien Al Albani

    Kita punya kewajiban untuk mempelajari Ilmu2 agama dengan BENAR.

    Apalagi masalah Sholat " Sholliiy kama roaitumuniiy usholli"

    Sholatlah kamu sebagaimana kamu melihatku sholat (Al Hadits), jadi perbaiki sholatmu !

    Semoga ALLOH Subhanahu wataala memberikan kamu kemudahan untuk selalu BELAJAR......Amiiiinn.

    Ihris alaa ma yanfauka......! Bersemangatlah tehadap apa2 yang berguna bagimu....!

    .

  • Anonim
    10 tahun yang lalu

    Islam tidak pernah mempersulit umatnya, kalau tidak tahu lakukan apa yang kamu tahu.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Haze
    Lv 5
    10 tahun yang lalu

    dalam persoalan beribadah ada beberapa hal, diantaranya :

    1. sah dan batal/tidak sah

    2. di terima atau ditolak/tidak di terima

    yg pertama (sah/batal) adalah pokok perhatian dalam beribadah, karena hal ini lah yg menjadi kewajiban/taklif bagi seorang mukalaf.

    SAH nya suatu amal adalah jika memenuhi/melengkapi semua syarat dan rukun nya, serta menjauhi/meninggalkan yang membatalkannnya, dan untuk bisa mencapai hal itu maka adalah mutlak bagi seorang yg mau beribadah untuk memiliki pengetahuan/ilmu tentang rukun, syarat dan batalnya suatu amal yg akan di kerjakan, dan inilah ILMU YG WAJIB. yaitu ilmu yg akan di amalkan.

    karena beramal tanpa ilmu adalah sesat/salah.

    yang kedua (diterima/ditolak) adalah tujuan dari di laksanakan nya suatu ibadah, TETAPI hal ini (diterima nya amal) TIDAK berada dalam kekuasaan/kehendak hamba/manusia yg beramal karena hal ini adalah urusan TUHAN, maka meski hal ini menjadi tujuan seorang hamba yg beramal tidak seharusnya memandang hal ini(diterima/ditolak nya amal) sebgai suatu hal utama, karena di luar kekuasaan hamba TETAPI yg harus jd perhatian utama hamba aadalah SAH/BATAL nya amal yg di lakukan nya, dan KEMUDIAN menjaga hatinya dalam pelaksanaan amal nya dari erbagai penyakit yg dapat merusak amal......

  • 10 tahun yang lalu

    semua tergantung prasangka kita pada ALLAH..

    dalam hadist qudsi,ALLAH berfirman:

    أنا عند ظن عبدي بي فإن ظن بي خيرا فله الخير فلا تظنوا بالله إلا خيرا

    AKU menuruti prasangka hambaKU terhadap diriKU, jika Ia berprasangka baik terhadapKU, maka baginya kebaikan, maka jangan berprasangka terhadap ALLAH kecuali kebaikan.

  • 10 tahun yang lalu

    Sabda Nabi SAW ;" Barang siapa tidak dicegahkan oleh shalatnya dari perbuatan yg keji dan mungkar, maka tidaklah ia bertambah dekat, kepada Allah melainkan bertambah jauh".

    Dan shalat orang yg lalai itu tidaklah mencegah dari kekejian dan kemungkaran.

    Dan bersabda Nabi SAW; "Berapa banyak orang yg menegakkan shalat, memperoleh letih dan payah saja dari Shalat".

    Mungkin dg beberapa hadits ini akan dapat membuka hati kita bagaimanakah cara kita mengerjakan Shalat yg sebenarnya.

    Salam Ukhuwah.....

    Sumber: Dirawikan oleh An-Nasa-i dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah.
  • 10 tahun yang lalu

    coba baca buku "bid'ah bid'ah yang dianggap sunah" karya Syaikh Muhammad 'Abdussalam penerbit qisthi press.

    ada banyak aspek yang harus dicermati dalam Sholat seperti bacaan2nya, Gerakannya bahkan ada banyak sholat sunnah yang dilarang

    sebagai contoh

    Rasulullah bersabda "Shalatlah kalian diatas alas kaki, dan jangan menyerupai orang-orang yahudi" dishahihkan dan diriwayatkan oleh thabraniy

    shalat yang bid'ah

    - Shalat Tasbih

    - Shalat dengan maksud memohon agar bisa menghafal Al-Qur'an

    - Shalat hajat

    - Shalat ketika kehilangan barang

    - Shalat ketika hendak bepergian

    - Shalat ketika pulang dari perjalanan

    - Shalat Fath (penaklukan makkah)

    - Shalat Awwabin

    - Shalat Ghaflah atau Shalat antara maghrib dan Isya

    - Shalat Kifayah

    - Shalat agar bermimpi bertemu Nabi Muhammad

    Sumber: untuk lebih jelasnya silahkan beli di toko buku terdekat
  • 10 tahun yang lalu

    tidak se ekstrim itu kamu pun punya kewajiban nyarui ilmu sholat yang bener karena memang sholat itu tak di terima jika tak bener

    Sumber: jangan hapus jawabanku karena ini opiniku
  • 10 tahun yang lalu

    betul tu kata wiyono. banyak ulama berbeda pendapat masalah bacaan sholat maupun gerakan sholat. kita tdk perlu ambil pusing untuk masalah itu, yang terpenting kita lakukan yang kita yakini benar. karena kita hidup jauh dari zaman rasulullah, dan sahabat2 rasulullahpun menyampaikannya dengan cara yang berbeda2 pula, yang terpenting kita saling menjaga kerukunan antar umat islam walaupun berbeda pendapat, karena walaupun berbeda tujuannya hanya satu. jadi tdk perlu di permasalahkan. karena hadis mengatakan " sesungguhnya Nabi Muhammad di utus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak yang baik".

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.