zaa
Lv 6
zaa ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaHari LiburRamadhan · 9 tahun yang lalu

Pertanyaan tentang Rokok ....... ?

Setau saya rokok itu rasanya pahit, untuk sampai pada tahap kecanduan, pasti akan melewati masa "pahit" dahulu, alasan apa bagi kaum yang berakal (mukmin) untuk terus mengisapnya ???

Dari sisi kesehatan, rokok itu tidak baik, bahkan orang tak berakal pun menyadarinya, alasan apa bagi kaum muslim untuk membakar duit dan mengorbankan kesehatanya dengan merokok ???

Fatwa ulama rokok itu "haram" sebagai umat Islam, alasan apa yang membuat kalian mampu melanggar fatwa ulama ???

Pertanyaan ini saya dedikasikan untuk para "perokok", maaf kalau terlalu "kenceng" .....

.

Perbarui:

Dari Nu'man bin Basyir : " Sesengguhnya perkara yang halal itu jelas, dan yang haram itu jelas, di antara keduanya terdapat perkara2 yang subhat...maka barang siapa yang dapat menjaga diri dari perkara2 yang subhat sesungguhnya dia telah menjaga kesucian dien dan kehormatannya. Barang siapa yang tergelincir kedalam perkara yang syubhat maka ia telah terjatuh kedalam perkara yang haram"

(Arbaun An Nawawiyah hadits ke 6)....

Perbarui 2:

Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu : "Sesungguhnya ALLAH ta'ala itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik....Firman ALLAH : "Makanlah dari makanan yang baik2 ...."

QS. Al Mu'minun 51 dan QS. Al Baqoroh 172 ... "

(Arbaun An Nawawi hadits 10)

Perbarui 3:

Dari Abu Hurairah Radhiallohu anhu : "Termasuk kebaikan Islam seseorang yaitu dia meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat baginya"

(Arbaun An Nawawi hadits ke 12)

--->>> Buat maz, abang, om, pakdhe yang masih merokok...........

Sebenarnya hati nurani itu sudah bisa menilai, hanya memang itulah pintarnya kita mencari "pembenaran" dari semua "kenakalan2" kita .........

PEACE DEH.....don't angry with me .....

.

Perbarui 4:

SETUJU @Anonim ...."ulama" disini maksud saya bukan MUI......tapi ulama dunia ...

.

Perbarui 5:

18 Jawaban

Peringkat
  • 9 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Setau saya rokok itu rasanya pahit, untuk sampai pada tahap kecanduan, pasti akan melewati masa "pahit" dahulu, alasan apa bagi kaum yang berakal (mukmin) untuk terus mengisapnya ???

    J : alasan klasic, yaitu susah banget memberhentikan kebiasaan, apalagi nanti takut tidak dibilang ga bergaul, mau cepat kaya, dll.

    Dari sisi kesehatan, rokok itu tidak baik, bahkan orang tak berakal pun menyadarinya, alasan apa bagi kaum muslim untuk membakar duit dan mengorbankan kesehatanya dengan merokok ???

    J : kadang banyak alasan yg tidak mudah disampaikan orang2 walau bila diingat dan direnungkan faedah rokok tidak ada sama sekali, dan bahkan merugikan, benarlah fatwa MUI bila mengharamkan rokok.

    Fatwa ulama rokok itu "haram" sebagai umat Islam, alasan apa yang membuat kalian mampu melanggar fatwa ulama ???

    J : aku tau rokok haram, tapi rokok cuma berbahaya bagi diriku saja, bila kuhisap sendirian. dan bila di bis, angkot, rumah saya tidak merokok, kecuali saya gugup. =_="

    hanya Allah yg tau kenapa berani melanggar Fatwa. :(

    Pertanyaan ini saya dedikasikan untuk para "perokok", maaf kalau terlalu "kenceng" .....

    J : Makasih atas dedikasinya yg tinggi,

    Sumber: 12 Oktober 2010 pukul 00:00 WITA berhenti merokok, walau masih ada tersisa 4 batang di dalam bungkus nya. aku berhenti merokok, untuk diriku dan untuk orang2 yg menyayangi aku. semoga dapat aku pegang janji ini sampai akhir hayatku. :)
  • hadis
    Lv 4
    9 tahun yang lalu

    Saya tidak perokok, tetapi saya sudah menghisap rokok pada saat saya masih SD. Rokok ada rasanya yang pahit ada yang manis ada pula rasa mint.

    Benar katamu Rokok enang pahit terasa nanti setelah merokok, asapnya mengganggu orang disekitar bauknya lengket pada pakaian.

    Lalu mengapa orang mau merokok, ada banyak alasan, bahkan sebanyak orang peroko itu alasannya.

    1. waktu kecil saya coba sensasi gimana sih rasa rokok itu, kemudian ada rasa bangga sama teman2 kalau kita merokok walau dilarang orang tua dan guru. lama2 rasa pahit rokok itu hilang berobah kecanduan kalau tak dapat rokok serasa ada yang kurang dalam hidup ini. begitulah seterusnya.

    2. Ada sebuah pemikiran yang ditanamkan " Merokok lah kamu supaya rajin mencari uang"

    3. Rokok juga semacam candu yang memberikan ketenangan tersendiri waktu menghisapnya.

    dan berbagai alasan orang membakar demi rokok.

    Persoalan Fatwa ulama mengapa diabaikan karena tidak ada sanksi yang jelas apakah kalau orang merokok akan berdosa. Ulama pun memfatwakan dalam kalangan terbatas. berarti haramnya itu tidak mutlak. Fatwa ulama tidak didukung oleh penguasa yang bisa memaksa orang untuk tidak berbuat, sosialisasi fatwa haram juga tidak dilakukan secara maksimal oleh MUI.

    alasannya rokok bagi penguasa :

    1. Menghasilkan pajak yang cukup besar.

    2. rokok telah menghasilkan lapangan kerja yang cukup besar.

    3. akan timbul masalah sosial baru dengan pelarangan rokok.

    Tapi kalau kita sepakat untuk memberantas rokok :

    1. musnahkan semua kebun tembakau.

    2. tutup pabrik2 rokok

    3. stop impor rokok

    beri hukuman orang yang merokok, maka rokok akan habis dibumi ini.

    Tapi siapa yang akan mau melakukan ini.

  • najwan
    Lv 5
    9 tahun yang lalu

    kulo sanes perokok mbak...

  • ?
    Lv 6
    9 tahun yang lalu

    alhamdulillah saya bukan perokok (karena saya memang meyakini rokok itu haram) ... ^_^

    // Setau saya rokok itu rasanya pahit, untuk sampai pada tahap kecanduan, pasti akan melewati masa "pahit" dahulu, alasan apa bagi kaum yang berakal (mukmin) untuk terus mengisapnya ??? //

    1. anda mungkin merasakan yang rokok kretek, karena yang mild biasanya ujungnya agak manis, bahkan katanya ada yang rasa menthol... ^_^

    # tidak ada alasan, kecuali bujukan setan, minimnya ilmu dan iman mereka tentang masalah ini sehingga membuat mereka kecanduan. saya rasa tidak ada mukmin yang merokok, kalau ada pasti itu muslim. ^_^

    // Dari sisi kesehatan, rokok itu tidak baik, bahkan orang tak berakal pun menyadarinya, alasan apa bagi kaum muslim untuk membakar duit dan mengorbankan kesehatanya dengan merokok ??? //

    2. orang tak berakal berarti orang gila, saya rasa tidak mungkin orang gila bisa menyadari kejelekan rokok.. ^_^

    # alasan apalagi kalau bukan kecanduan akan nikmatnya rokok dan racun rokok yang membuat tubuh merasakan efek kecanduan.

    // Fatwa ulama rokok itu "haram" sebagai umat Islam, alasan apa yang membuat kalian mampu melanggar fatwa ulama ??? //

    3. hampir mayoritas ulama sholih dunia mengeluarkan fatwa haram untuk rokok, hanya saja MUI telat mengeluarkan kebijakan yang sama sehingga terkesan ragu2. mungkin hanya MUI yang mengeluarkan fatwa haram masalah rokok, sedangkan di dalamnya beranggotakan kyai2 perokok juga, ajaib bukan? ^_^

    4. rokok yang dihukumi haram tidak akan berubah menjadi halal karena banyak kyai Indonesia merokok, karena kyai Indonesia bukan pengatur syari'at, tapi Allah Subhanahu wa Ta'ala melalui para ulama sholih seluruh dunia.

    5. kyai2 Indonesia yang merokok pun kebanyakan dari kalangan yang mudah ditebak? ^_^

    6. jika memang para perokok mencari pembenaran dari kyai2 perokok, maka itu adalah hak mereka. hendaknya mereka merokok di tempat yang tidak ada orang lain atau ruang khusus, jangan di ruang publik yang bisa mengganggu kesegaran udara lingkungan dan kebersihan.

    7. orang yang paling bagus imannya diantaranya adalah yang paling banyak mendatangkan manfaat bagi orang lain. sedangkan perokok yang mendatangkan kejelekan (udara kotor, bau dan banyak abu, dll) bagi orang2 di sekitarnya bisa anda perkirakan dimana imannya? ^_^

    #. semua yang benar hanya dari Allah dan semua yang salah adalah dari saya.

    semoga membantu dan bermanfaat.

    Sumber: pribadi
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 9 tahun yang lalu

    Tidak ada manfaat dari rokok selain dari sisi bisnisnya saja.

  • ?
    Lv 4
    9 tahun yang lalu

    bintang saja ya, karena sy tdk bisa menjawab, tapi sudah berniat berhenti merokok. sekarang mulai mengurangi.

  • 9 tahun yang lalu

    Merokok itu awalnya dari iseng-iseng dan ikut teman. banyak yang tertarik untuk merokok karena lingkungan, biasanya dimulai saat usia anak-anak sampai remaja, saat mereka umumnya masih labil dan belum berfikiran dewasa. Dari awalnya coba-coba kemudian berubah menjadi kebiasaan.

    Sebenarnya secara fisik tidak ada masalah saat mereka berhenti merokok, di saat seseorang sibuk biasanya mereka bahkan lupa untuk merokok. Tapi beberapa orang yang saya perhatikan, saat bingung mereka pasti merokok, katanya bisa lebih tenang saat berfikir, padahal sebenarnya sama saja. Hanya sugesti di pikiran mereka bahwa dengan merokok mereka bisa lebih tenang.

    Intinya merokok sebenarnya bukanlah kebutuhan, tetapi kebiasaan.

  • 9 tahun yang lalu

    Jangankan rokok,miras dan narkoba yang rasanya lebih parah dan jelas dilarangpun disikat.mungkin biar kelihatan keren,ngeri ya masyarakat kita...kalau rajin ke mesjid dan baca quran plus beramal shaleh malah dianggap aneh...

  • 9 tahun yang lalu

    Klo aku sih tidak merokok, tp cwo aku tuh doyan ngerokok, sebel bgt deh..

    Dulu sebelum cwo aku kenal aku, rokoknya itu dia kenceng bgt, tp setelah berhub dgn aku, aku suruh dia berenti ngerokok, eh malah dia marah2 sm aku @!*)(%##@# "katanya aku dibilang cerewetlah, macam2.. Ydh aku ga suruh dia langsung brenti ngerokok, tp aku sruh coba dikurangin rokoknya, eh dia c nurut.. Ya katanya "sekarang udh ga banyak kok kya dulu ngerokoknya".. Cwo2 mah kenapa c doyan rokok, apa enaknya lagi makan asap, udah uang istilahnya cuma buat dibakar2 aja, mending ditabung buat modal nikah keq.. Udah gitu kan juga mengganggu kesehatan. (Lha aku kok ada curcol jg nih kyanya hehe)

  • .
    Lv 6
    9 tahun yang lalu

    Maaf, saya pecandu rokok berat selama 30 tahun terakhir ini, kondisi saya ini semoga hanya untuk sementara, dan Insya Allah tidak akan selamanya.

    Masalah fatwa haram; ini dia yang menjadi ganjalan di hati saya beberapa waktu belakangan ini, mengingat para ulama adalah mereka yang memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas mengenai Islam dengan berbagai aspek keilmuannya, termasuk masalah hukum.

    Sejujurnya saya mempertanyakan alasan para ayahanda kita berkaitan dengan penempatan kata2 "haram" dalam masalah rokok. Sebab setahu saya yang namanya halal haram dll sudah jelas kateorinya dalam ajaran Islam. Contoh. daging babi haram, itu adalah benar. Berzina haram, itu juga benar karena sesuai dengan Al-Qur'an bahkan sangat jelas ayat yang membahas masalah itu. Tetapi untuk rokok, hmm...

    Maaf, bukan karena saya perokok kemuadian saya cenderung untuk menolak fatwa ini. Yang saya permasalahkan adalah mengapa ayahanda para ulama seakan2 telah (maaf) berbuat bid'ah.

    Bid'ah adalah menambah2kan sesuatu yang tidak ada aturannya dalam hukum tuntunan syariat Islam. Kenapa tidak lebih fokus berusaha menjauhkan umat dari rokok dengan penjelasan ilmiah saja. Sejujurnya, menurut fatwa haram untuk rokok seakan2 ingin menyaingi ayat2 Al-Qur'an tentang sesuatu yang sudah pasti haram.

    Meskipun demikian saya sebagai awam tentu wajib mempertimbangkan fatwa para ulama. Hanya saja dalam hal ini saya berusaha menggunakan hak kebebasan memilih saya sebagai manusia. Bukankah Islam sangat menjunjung tinggi perbedaan pendapat, bahkan perbedaan keyakinanpun mendapatkan tempat dalam Islam. Laa iqroha fid-diin..."

    Wallohu a'lamu bish-showab.

    Asyhadu an-laa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

    Terima kasih, postingan bagus.

  • prast
    Lv 4
    9 tahun yang lalu

    Yang memberi Fatwa aja perokok, terus fatwa itu jadinya gmn ya? apakah cuman fatwa-fatwaan doang?

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.