Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaHari LiburRamadhan · 9 tahun yang lalu

Arti kata "InsyaAllah"?

Begitu sering kita mendengar kata "insyaAllah". Apa arti sebenarnya kata tersebut? Adakah kalimat ini mengandung makna, baik bagi yang mengucapkan maupun yang mendengarnya?

semoga pertanyaan ini bukan pengulangan (bilapun ternyata pernah ada yg menanyakan sama, tlg maafkan, saya butuh pencerahannya, terimakasih)

sahabat-sahabatku, selalu jaga kesehatan ya

17 Jawaban

Peringkat
  • D Rien
    Lv 6
    9 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Ya tergantung yang mengucapkan. Makna kata Insya Allah dulu dan sekarang mengalami pergeseran makna. Walau sesungguhnya dan memang seharusnya maknanya tidak boleh berubah. Namun karena terjadi pergeseran budaya dan perilaku para pemakai kata 'Insya Allah' tersebut maka seolah-olah maknanya bergeser. Padahal tidaklah demikian, dan akan tetap sama maknanya dulu dan sekarang hingga kelak dunia ini berakhir.

    Kalau dahulu dan lebih-lebih di zaman Rasulullah kemudian dilanjut dengan para sahabat, kerabat, para jumhur ulama masih memiliki pengaruh kuat dizaman itu, maka kata Insya Allah sesungguhnya nyaris bermakna atau berarti sebuah 'kepastian' kecuali Allah berkehendak lain. Artinya bahwa begitu beliau-beliau mengucapkan kata 'Insya Allah' dalam sebuah janji, atau disaat beliau-beliau diminta untuk hadir pada suatu acara tertentu, maka itu adalah suatu jaminan akan sebuah kepastian bahwa mereka akan datang, mereka akan menghadiri, mereka akan menepati janji apabila di tinjau dari sisi kapasitas mereka selaku 'manusia', terkecuali Allah berkehendak lain barulah hal itu tidak bisa terealisasi.

    Namun dimasa sekarang, orang begitu gampang mengucapkan kata 'Insya Allah' sekalipun untuk sesuatu yang sebenarnya sulit untuk ia lakukan baik dipandang secara teknis, waktu, tempat, dan lainnya. Artinya sangat kecil kemungkinannya dapat ia penuhi.

    Ucapan itu sengaja disampaikan hanya dimaksudkan sekedar untuk pemanis.

    Hanya saja, pemanis atau tidak pemanis, dengan ucapan itu tentu orang akan berharap kehadirannya, kedatangannya, ketepatan janjinya, dan lain-lain.

    Semestinya agar tidak memberi harapan alangkah baiknya nyatakan saja dengan sejujurnya misalkan: Mohon maaf, saya tidak bisa memenuhi janji karena bla...bla...., sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya. dst. dst.

    Namun nyatanya orang tetap mengatakan 'Insya Allah', sekali lagi walau untuk sesuatu yang tidak mungkin dapat ia lakukan. Karena dianggapnya bahwa pengertian atau makna kata 'Insya Allah' adalah hanya tergantung sikon dan tergantung perasaan hati belaka, bukan tergantung pada ketentuan Allah.

    Inilah yang saya maksud pergeseran makna tadi.

    Mohon maaf kalau aspek pandang saya berbeda dengan kawan-kawan.

  • .
    Lv 6
    9 tahun yang lalu

    Secara tekstual insya Allah terbangun dari tiga kata, yaitu: in - sya - Allah. In berarti sungguh, sya berarti kehendak dan Allah tentu maksudnya adalah Allah itu sendiri.

    Maknanya adalah jika anda mengucapkan kata2 tersebut berarti anda meyakini dengan sungguh2 bahwa segala sesuatu hanya bisa terjadi jika Allah menghendaki. Termasuk segala rencana yang kita sisipkan kalimat insya Allah.

    Terima kasih untuk nasihatnya, insya Allah saya tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kesehatan saya. Dan semoga anda juga demikian dengan kesehatan anda sendiri.

    Assalaamu'alaikum warohmatullooh wabarokaatuh!

  • 9 tahun yang lalu

    Insya Allah artinya Bila Allah menghendaki. Maksudnya, segala sesuatu pada intinya adalah kehendak Sang Khalik, kita hanya bisa merencanakanya.

  • andika
    Lv 6
    9 tahun yang lalu

    dalil-dalilnya dah disebutin sama teman2, nambahin :

    lafahdhnya : إن شاء الله

    إن : apabila

    شاء : kehendaki

    sehingga apabila kita mengatakan ini, timbul tawakkal kita, karena semuanya yang kita rencanakan, Allah lah yang mengaturnya, juga mengajarkan kita untuk rendah hati di hadapan Allah, dan tidak kecewa apabila rencana tersebut tidak terlaksana, karena Allah tidak menghendakinya.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • tg
    Lv 6
    9 tahun yang lalu

    tapi dominan kata InsyaAllah itu berarti harus ditepati...

    99% iya dan 1% tidak..

    wallahu'alam..

  • 9 tahun yang lalu

    Sekedar nambahin dikit,walau udah bilang insyaAlloh tapi kita harus tetap berniat memenuhi apa yg kita janjikan.

  • 9 tahun yang lalu

    Menyambung jawaban user @Nur dan @الفقي ‏

    insya Allah itu adalah 99% akan dikerjakan dan 1% kehendak Allah. Tapi kehendak Allah yang cuma 1% itu lebih menentukan daripada usaha kita bro....

  • 9 tahun yang lalu

    Insya'Allah adalah ucapan seseorang yang menyertai pernyataan akan berbuat sesuatu pada masa yang akan datang. Dengan mengucapkan perkataan ini seorang muslim telah berjanji untuk melakukan perbuatan tersebut kecuali tidak memungkinkan pada saat akan dilakukan. Lihat QS 18:24.

  • 9 tahun yang lalu

    Adapun kata "InsyaAllah" adalah kata yg diajarkan Allah swt kepada Nabi SAW.

    Untuk lebih jelasnya silahkan simak asbabun nuzul (sebab-sebab turunnya wahyu) QS.Al-Kahfi:24

    Beberapa penduduk Mekkah datang kepada Nabi Muhammad saw. Mereka bertanya tentang ruh, kisah Ashabul Kahfi dan kisah Dzulqarnain. Nabi menjawab, "Datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan." Keesokan harinya wahyu tidak datang kepada Nabi, sehingga Nabi gagal menjawab hal-hal yang ditanyakan pada hari sebelumnya. Tentu saja "kegagalan" ini menjadi cemoohan kaum kafir.

    Saat itulah turun ayat mengingatkan Nabi,

    وَلَا تَقُولَنَّ لِشَاْىۡءٍ إِنِّى فَاعِلٌ۬ ذَٲلِكَ غَدًا (٢٣) إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ‌ۚ وَٱذۡكُر رَّبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلۡ عَسَىٰٓ أَن يَهۡدِيَنِ رَبِّى لِأَقۡرَبَ مِنۡ هَـٰذَا رَشَدً۬ا (٢٤

    "Dan janganlah kamu mengatakan terhadap sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi, kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhan-Mu jika kamu lupa dan katakanlah "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini." (QS.Al-Kahfi:23-24)

    Maha benar Allah atas segala firman-Nya...

    Smoga Qta bsa mengambil (i'tibar) pelajaran serta mencontoh apa2 yg tlah diajarkan Rasulullah SAW... Sehingga Qta dapat berkumpul dg beliau di akhirat kelak... amien...

  • kaiser
    Lv 7
    9 tahun yang lalu

    Waktu kecil gw d blgin itu artinya "bs iya, bs ngga". Pas ud pny akal gni br nyadar bhwa gw disesatin. (sampai skrg msh bnyk yg sesat dgn pengrtian mcm gw d atas).

    Artinya adalah "jika Allah mengizinkan". Gw d ajarkan klo insyaALLAH itu ya janji. Wajib ditepati. Sesama muslim yg mengerti, pasti nyambung n lebih nyaman dgn ngucapin "insyaAllah ya?" ketimbang "janji ya?"

    karena perkara wktu kedepan qta ga tau apa yg bkal trjadi.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.