promotion image of download ymail app
Promoted
Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaHari LiburRamadhan · 10 tahun yang lalu

Om - tante, kakak - kakak yang bijak, saya mau nanya, apa arti dari hidup yang selalu dipersulit oleh Tuhan?

saya tau jawabannya adalah cobaan / ujian. tapi kan gak mungkin di kehidupan nyata dengan segampang itu kita bilang cobaan.

orang - orang di sekitar kita, pasti menganggap remeh kalo kita bilang ini adalah ujian / cobaan dari Tuhan.

dengan kata lain, bagi mereka, ujian / cobaan itu "bullshit".

tambahan :

1) bagaimana sikap kita melihat orang lain / teman - teman kita yang hidupnya selalu dimudahkan oleh Tuhan, yang selalu dapet enak, yang gak akan pernah mungkin merasakan apa yang kita rasakan ?

2) bagaimana caranya agar bisa menghilangkan keinginan untuk mengakhiri hidup kita sendiri atas kesulitan yang tidak kunjung selesai ?

Terima kasih ya yang sudah bersedia menjawab

thx

19 Jawaban

Peringkat
  • .
    Lv 6
    10 tahun yang lalu
    Jawaban Favorit

    Assalamu'alaikum warohmatullooh wabarookaatuh!

    Jawabannya memang demikian berdasar kepada ayat2 berikut ini:

    QS Al Baqarah 155: Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

    QS Al 'Ankabut 2-3: Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

    1. Mengenai penilaian orang, itu bisa jadi termasuk dalam ujian Allah juga untuk mengetahui seberapa jauh ketabahan anda dalam menyikapi segala ujian beserta dampaknya. Perhatikan ayat berikut ini:

    QS Thaahaa 131: Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal.

    Tapi yang harus anda ingat, tidak ada satupun yang Allah berikan kepada kita dengan sia2. Kesulitan hidup yang kita alami adalah awal dari kemudahan selanjutnya, setidaknya menurut:

    QS Alam Nasyr 5-6: Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu adalah kemudahan; Dan sungguh, bersama kesulitan itu adalah kemudahan. (Maknanya, kesulitan datangnya bersamaan dengan kemudahan atau kesenangan)

    Bayangkan, bagaimana kita bisa menikmati enaknya rasa kenyang pada perut kita jika kita tidak tahu seperti apa rasanya lapar? Apa enaknya tidur jika kita tidak pernah ngantuk? Apa rasanya badan yang segar jika kita tidak pernah merasakan lelah? Dan sebagainya yang kesemuanya adalah berpasangan sebagaimana Allah berfirman:

    QS Yaa Siin 36: Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

    2. Menurut saya tindakan bunuh diri adalah tindakan paling bodoh yang pernah ada. Selain itu Allah telah memperingatkan kita untuk tidak melakukan yang demikian itu melalui:

    QS An-Nisa' 29: Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.

    Sekian banyak manusia yang tidak mau mati atau membela kehidupan yang dimilikinya sampai2 dia membunuh manusia lainnya, itu menandakan betapa berharganya kehidupan ini yang tidak layak untuk diakhiri dengan cara apapun kecuali sebagai alternatif terakhir dalam membela agama Allah.

    Satu hal yang juga penting untuk kita ketahui adalah bahwa apa yang kita rasakan sebagai kesulitan hidup terasa amat berat jika kita membandingkan kondisi kita dengan orang yang kondisinya diatas kita, tetapi akan terasa lebih ringan jika kita bandingkan dengan orang yang kondisinya jauh dibawah kita dalam hal penderitaan hidup.

    Demikian, semoga membantu.

    Billaahit-taufiq wal-hidayah, was-salaamu 'alaikum warohmatullooh wabarokaatuh!

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • ishak
    Lv 7
    10 tahun yang lalu

    - Ubahlah cara pandang Anda. Jangan selalu memandang ke atas. Pandanglah ke bawah. Maka Anda akan lebih bersyukur. Coba sesekali jalan ke rumah sakit, betapa banyaknya yang lebih merana dari Anda. Atau ke Panti Asuhan, betapa banyaknya mereka menderita, tapi mereka tetap tersenyum.

    - Caranya kubur keinginan itu. Jangan biarkan muncul di hati dan di pikiran, karena disimpan juga tidak menyelesaikan masalah, malah semakin membuat masalah jadi runyam.

    - Bangkitlah, karena Anda telah ditempa berbagai penderitaan. Itu adalah modal cukup untuk bangkit dan berkembang seperti orang lain pada umumnya.

    - Apakah Anda siap menerima reski tuhan? Jangan-jangan Anda belum siap justru malah makin membuat Anda terpuruk. Siapkanlah pertama diri Anda terlebih dahulu, siap dan berjanji untuk bersedekah, siap untuk berbakti, siap untuk mensyukuri nikmatnya.....

    Semoga bisa bermanfaat.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • zaa
    Lv 6
    10 tahun yang lalu

    sebagai seorang muslim, tawakal adalah pegangan yang baik ...

    QS. At-Talaaq : 3

    وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْراً

    "Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu"

    Sebagai muslim, penolongnya adalah sabar dan sholat ...

    QS. Al-Baqarah : 45

    وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

    "Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',"

    Siapa bilang ada orang atau teman2mu yang hidupnya selalu dimudahkan ???

    ga ada orang yang hidupnya enak ajaa, semua punya masalahnya sendiri ...

    .

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    10 tahun yang lalu

    sebegitu pentingkah penilaian/tanggapan orang terhadap Anda? penting mana dengan penilaian dari Tuhan-mu? kita hidup, memenuhi kebutuhan, bukan dari mereka toh, abaikan saja, takutlah hanya kepada penilaian buruk dari Tuhan-mu

    1. ikutlah berbahagia atas kenikmatan orang lain, berdo'alah selalu agar dijauhkan dari sifat iri & dengki, sadarilah, bahwa senang-sedih, kaya-miskin, adalah bagian dari cobaan-Nya, justru berbahagialah bila lebih sering nenperoleh cobaan, karena secara otomatis, biasanya diri kita akan menyebut-nyebut nama-Nya

    2. naudzubillah tsumma naudzubillah, banyak istighfar saudaraku, hadirilah majelis-majelis ilmu, dan banyak-banyak duduk bersama alim-ulama, kesulitan yang tak kunjung habis, sikapi sebagai ujian Tuhan terhadap keteguhan Iman kita

    satu hal yang pasti, bahwa Allah Yang Maha Rahman Maha Rahim tidak akan menganiaya seseorang, melainkan karena perbuatan dia sendirilah yang menyebabkannya menjadi terhukum

    mhn maaf bila jawaban ini kurang pas

    Sumber: para Guru
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Maskoz
    Lv 6
    10 tahun yang lalu

    Imho, Tuhan tidak mempersulit atau mempermudah kehidupan kita, apa yang terjadi semua konsekuensi yang kita lakukan, kita mesti belajar terus kenapa ini itu bisa terjadi...

    Kadang soal sulit atau mudah itu persepsi kita, bukan kenyataan sesungguhnya...

    1.sikap kita ya biasa saja... bersyukur saja mereka spt itu

    2. ya bertanya kembali ke diri kita lebih banyak kepada hal yang kita inginkan lah, atau yang membuat kita bahagia apa saja, kenapa kita tidak bisa memperolehnya, kenapa potensi luar biasa dalam diri kita tidak keluar, apa penyebabnya... dan yang penting apakah kita layak mendapatkan kebahagian dan kesenang itu, kalau tidak kenapa ?

    sebenarnya ini terjadi karena sabotase diri sih....artinya ada yg menghambat dalam diri kita (mindset/belief)...

    apa yg terjadi pada diri kita mengikuti citra diri kita... kalau kita menganggap diri kita pecundang, sial, loser, tidak layak kaya, tidak layak bahagia...tebak apa yang akan selalu datang ke kehidupan kita ? :D

    Sumber: pengalaman pribadi :D
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bang
    Lv 6
    10 tahun yang lalu

    Menurut ilmu hakikat, hidup yang sulit adalah saat yang tepat untuk menguji iman, kemampuan, potensi dan pandangan hidup itu sendiri.

    1. I don't care them, i alone against the world in my own way. I am a figther, true fighter.

    2. Menyelesaikan masalah. Saya yakin masalah utamamu adalah dirimu sendiri.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Setowi
    Lv 4
    10 tahun yang lalu

    aq juga pnh tanya kek gtu di ramadhan. . .

    ni linknya. . .

    http://id.answers.yahoo.com/question/index;_ylt=Al...

    yg njawab mas topik lhoo x)

    katanya itu utk membntuk pribadi qta agar lbi kuat. . . x)

    ________________________________________________________________________________

    I just need somebody to love,

    Ah-I don’t need to much

    Just somebody to love.

    Somebody to love. . . !

    I don’t need nothing else,

    I promise girl I swear,

    I just need somebody to love.

    I need somebody. . .

    I need somebody (body) . .

    I need somebody (body) . .

    Sumber: aq islam lhoo x)
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    10 tahun yang lalu

    Kalo menurutku, bkn tuhan yang mempersulit kita, tapi kita sendiri yang mempersulit hal-hal sepele...

    1. Aku pernah denger gimana pun kondisi kita adalah cobaan... Jadi kita ga boleh terlena dgn hal-hal duniawi... Jadi itu pun juga masih cobaan...

    2. Inget-inget aja dosa yang pernah kita lakukan di dunia... Itu yang bikin aku takut...

    Lagipula ga semua masalah di dunia ini harus kita selesaikan.. Ada beberapa yang memang tdk bs diselesaikan..

    Jadi kita cuma perlu menyesuaikan diri...

    Maaf kalo jawabannya terkesan ngawur... Aku jawab sesuai dgn apa yg aku tau...

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 10 tahun yang lalu

    Tuhan selalu tahu yang terbaik untuk kita (agama apapun kita) dan Tuhan tidak akan pernah membeikan cobaan pada hambanya yang tidak mampu menghadapinya... Tuhan itu Maha Tahu dan Maha Hebat ko....

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 10 tahun yang lalu

    memang banyak kalangan umum mengatakan kalau tertimpa musibah atau apa saja yang membuat kita sengsara kita sebut cobaan atau ujian. Coba kamu renungkan adakah orang yang tidak bersekolah akan diuji oleh guru ? Aku rasa yang mendapat ujian orang orang yang berada disekolah maksudnya selaku siswa. kalau tidak selaku siswa aku rasa ngak mungkin diuji / dicoba. jadi apa namaya ? lebih tepat peringatan Allah kepada kita. supaya kita pandai bersyukur, setelah kita pandai bersyukur baru meningkat bukan lagi peringatan tapi ujian / cobaan.

    1. Jangan hiraukan mereka mungkin Allah benci kepada mereka.

    contohnya :

    Seorang pengamen yang memiliki suara yang ngak enak didengar, pasti sang majikan langsung ngaih uang biar dia lekas pergi. lain halnya dengan yang memiliki suara enak sampai lagi selesaipun kadang suruh nyanyi lagi, belum dikasih uang. karena sang majikan senang.

    artinya :

    kalau Allah tidak senang kepada kita biasa Allah langsung memberi apa yang kita minta. dan sebaliknya kalau Allah senang biasanya Allah membiarkan dulu dengan dekatnya dan selamanya.

    dalam hal ini : Allah memberi apa yang kita butuhkan, dan biasanya Allah tak memberi yang kita minta.

    2.Bersyukur. karena dengan demikian pertama hati anda akan merasa tentram / damai.

    kesulitan bukan bencana bagi mereka yang bersyukur tapi nikmat.

    moga bermanfaat Saudaraku.

    akupun hanya bisa ngomong, masih perlu belajar banyak di room ini.

    terutama Bersyukur itu

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.