yukiko
Lv 6
yukiko ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 9 tahun yang lalu

Hayo..hayo.. Dipilih...dipilih... Yang bijak ya pilihnya, jgn dungu.?

Milih mana hayo....

Buah Kurma mentah yg banyak gizi'a ap babi/anjing rabies mentah yang penuh racun?

Pilih yang bijak ya, jangan dungu kalau memilih, ok? Pilihlah yg terbaik( juga termasuk memilih agama)

Aku pilih kurma,

Pancen OYEEE...

14 Jawaban

Peringkat
  • 9 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Kurma, enak & manis

  • 9 tahun yang lalu

    Ya kurmalah. .

    Hi. . Babi makan kotoran sendiri.

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    Pedagang ya mASSS?

    Agama itu memang pilihan---norma itu memang dijalankan...

    Tetapi keselamatan cuma ada pada TUHAN YESUS..

    mau sebaik apa juga--ga bakalan bawa kamu ke SURGA... banyak dosa juga lo.

    mana ada orang berdosa masuk surga...

  • 9 tahun yang lalu

    kurma...

    enak.. bermamfaat

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    aku gak pilih babi

  • 9 tahun yang lalu

    aku pilih kurma,enak manis.

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    ISLAM TERIMALAH KENYATAAN INI?

    GEMAR MENGHINA TAPI TAK MAU DIHINA HAHAHAHA

    Apa yang saya tulis ini adalah “muraja’ah” atau oto-kritik bagi umat Islam, atau tepatnya bagi sebagian kalangan Islam yang watak-wataknya akan saya sebutkan nanti.

    Selama ini, ada sebagian kalangan Islam yang marah besar jika agama mereka “dihina” atau diejek. Kalau ada umat agama lain yang mengkritik sebagian ajaran atau pandangan yang berkembang dalam agama Islam, maka yang bersangkutan bisa terkena tuduhan “menghina agama Islam”.

    Tetapi, lihatlah apa yang diperbuat oleh umat Islam terhadap umat agama lain. Mereka dengan seeanknya melakukan penghinaan, ejekan, kritikan, dan serangan pada doktrin dan ajaran agama lain, terutama Kristen.

    Kalau anda pernah melakukan salat Jum’at di sejumlah masjid di Jakarta, maka usai salat anda akan berjumpa dengan “pasar tiban” di depan masjid. Para pedagang kaki lima berdesak-desak di depan masjid, antara lain menjajakan buku-buku, pamflet, dan VCD/DVD yang isinya adalah serangan atas doktrin Kristen.

    Misalnya, rekaman ceramah Irena Handono, seorang perempuan yang konon mantan biarawati yang kemudian masuk Islam, dijual secara bebas di “pasar-tiban” pada hari Jumat itu. Setelah masuk Islam, Irena Handono berkeliling dari satu majlis taklim satu ke yang lain, dan berceramah yang isinya menyerang doktrin agama Kristen.

    Jika umat Islam disuguhi dan disuapi setiap saat dengan ceramah-ceramah “kebencian” semacam itu, maka tak mustahil akan muncul sikap curiga dan benci terhadap umat agama lain.

    Pertanyaan saya adalah: jika ada pengkhotbah dan pendeta Kristen yang melakukan hal serupa seperti dilakukan oleh Iren Handono, berceramah keliling menyerang doktrin agama Islam, membongkar kesalahan ajaran Islam dalam kaca-mata Kristen, apakah umat Islam bisa menerima hal itu? Apakah pengkhotbah itu tidak akan “dikeroyok” oleh massa Islam, dituduh menghina agama Islam?

    Hidup dalam masyarakat sudah selayaknya mengikuti etika “bebrayan” yang intinya adalah saling hormat-menghormati. Anda boleh tak setuju dengan agama, sekte, paham, atau aliran tertentu. Tetapi anda tak berhak mengejek, menyerang, apalagi minta pemerintah membubarkan keyakinan itu.

    Tampaknya umat Islam, atau tapatnya sebagian kalangan Islam, suka sekali menghina agama lain, tetapi marah besar saat agama mereka dihina.

    Apakah tindakan semacam ini sesuai dengan adab, tata-krama, etika, dan akhlaq yang diajarkan oleh Islam?

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    buat mbak @tukinem yang baik

    jawaban mbak tukinem ini copy paste dari tokoh Jaringan Islam Liberal yah penulisnya Ulil Abshar-Abdalla

    http://www.google.co.id/#sclient=psy&hl=id&site=&s...

    "Aku datang untuk menemui ummat Islam, tidak dengan senjata tapi dengan kata-kata, tidak dengan kekuatan tapi dengan logika, tidak dalam benci tapi dalam cinta."

    Henry Martyn, missionaris

    Sumber: Teror Kata Berkedok "Kasih" Teror kata berkedok 'kasih' terbukti ampuh menaklukkan kekuatan Islam dibanding teror fisik berkekuatan 'cluster bomb' oleh : Adian Husaini * http://www.nojil.8m.net/terorkasih.html
  • 9 tahun yang lalu

    Jangan memposting pertanyaan yg menyudutkan seseorang bro. karena , itu akan membuat pertengkaran yg tak berujung.Bukankah yg di inginkan kita semua adalah kedamaian dalam bermasyarakat....

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    terserah orang yang memilih mau itu atau yang ini yang penting damai lah

    Sumber: diri sendiri
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.