tentang shalat gan,,,ada bintang nech minimal 4 :)?

agan2 skalian atau pak ustadz skalipun,,, ane mau nanya nich,,, sebelumnya intro dlu bentar,,,

ane terus terang hidup di kalangan non muslim jadi smpe detik ini ane msh islam KTP,,, tapi ane mau berubah bin insaf gan dengan cara awal mendirikan shalat 5 waktu...abis ntu bru yg laen nyusul :)

nah pengalaman ketika ane shalat ashar sendiri tiba2 ada org d belakang nepuk pundak ane nah abis entu dia ngikutin ane seolah ane jadi imam dia makmum,, hemm ketika itu ane uda masuk rakaat kedua...

tolong jelaskan donk ustadz2 sekalian maksudnya ap dan bagaimana,,,?

kalau memang org itu nganggap ane iman lah pan ane niatnya shalat sendiri,,,(adaa-an lillahi ta'aalaa ) ? berarti ane harus ngubah niat donk ,,, gmna tadz caranya?

tolong kasih pencerahan yg bagus dapat pahala dari Allah SWT + bintang dari ane yg ngejek + ngetawain hahaa,,itu urusannya ama Allah SWT.

thanks

12 Jawaban

Peringkat
  • shdy
    Lv 4
    9 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    InsyaALLAH memang seperti itu adanya. Anda dapat terus melangsungkan dan meneruskan shalat anda sebagai imam. Cukup agak keraskan sedikit bacaan untuk pindah dari satu gerakan ke gerakan lain ( ALLAHU akbar dan sami'aLLAHU liman hamidah ). InsyaALLAH niat anda semula (shalat sendiri ) tidak mempengaruhi shalat anda sebagai imam

    Sebenarnya ada satu kajian khusus lagi mengenai niat. Anda bisa pelajari lebih mendalam, salah satunya di :

    http://www.ustsarwat.com/web/mail/2.php

    atau

    http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=c...

    semoga bermanfaat

    waLLAHU a'lam

  • 9 tahun yang lalu

    Tidak mengapa antara imam dan makmum berbeda niat sholatnya. Tidak perlu ada perubahan niat jika tiba-tiba di tengah shalat terdapat kondisi semacam itu.

    Hal tersebut berlaku juga bagi seseorang yang sedang sholat sunnah, namun kemudian tiba-tiba ada yang menjadi makmum sholat wajib. Baik bagi imam yang sedang sholat sunnah atau makmum yang sedang sholat wajib, keduanya tetap dalam niatannya masing-masing.

    Sedangkan mengenai nepuk pundak, hal tersebut hanya kebiasaan orang memberikan isyarat ketika hendak menjadi makmum. Dan sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan. Cukup bagi kita untuk berdiri di sebelah kanannya dan mengikuti imam, atau berada di belakang imam jika yang hendak menjadi makmum lebih dari satu.

  • 9 tahun yang lalu

    Sy bkn siapa2, hanya perkenankan menjawab pertanyaanmu.

    Menepuk pundak seorang yg tengah sholat itu hanyalah utk memberi isarat bhw ada orang lain dibelakangya yg ingin mengajaknya berjamaah. Ini salah satu cara berjamaah dalam sholat. Dalam berjamaah hendaknya orang yg diajak berjamaah itu meniatkannya utk menjadi imam.

    Menepuk pundak ini telah dicontohkan Rasulullah SAW ketika menepuk pundak Mu’adz bin Jabal utk mengajaknya berjamaah.

  • 9 tahun yang lalu

    Hanya menambah, kalau sdah rakaat kedua , pada rakaat keempat kamu tetap salam {selesai}

    Makmun meneruskan sendiri kekurangan rakaatnya.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 9 tahun yang lalu

    Sebaiknya kamu khusyu saja dgn niat & shalat kamu...karena mungkin itu hanya salah satu ujian bagi kekhusyuan niat & shalat yg sedang kamu laksanakan tsb...

    Hanya Allah yg Tahu...

    Sumber: Siti
  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    niat hendaknya dalam hati (contoh rosul), menepuk pundak adalah isyarat bahwa anda sedang di ikuti sholatnya artinya si penepuk menginginkan anda sebagai iman, dan anda tetep saja melanjutkan sholat anda, dan hendaknya mengeraskan ucapan takbir supaya orang yang mengikuti anda mendengar, mengenai sah tidaknya sholat itu hak Allah, kita sbagai hambanya harus berusaha supaya sholat kita sempurna

  • Anas
    Lv 6
    9 tahun yang lalu

    tuh dah pada jawab hihi,, trus saya jwb apa dong.

    Sumber: jgn lupa ,km belajar tata cara wudlu/sholat nya yaa..
  • 9 tahun yang lalu

    Perbuatan itu hanya didasarkan kepada nalar sebagian orang bahwa seorang yang tadinya shalat sendiri lalu dijadikan imam perlu mengetahui bahwa di belakangnya ada barisan makmum yang mengkutinya.

    Sehingga diharapkan agar si imam ini menyesuaikan diri dalam bacaan dan gerakan shalatnya.

    Tapi sebenarnya secara tidak langsung seseorang yang shalat sendiri lalu dijadikan imam tidak perlu ditepuk pundaknya, karena pastilah dengan sendirinya akan mengetahui bahwa di belakangnya ada makmum.

    Menepuk pundak itu bukan hal yang disepakati oleh semua orang, sehingga salah-salah bisa melahirkan salah tafsir dari si imam. Tidak tertutup kemungkinan orang itu tidak tahu isyarat tepuk pundak ini, sehingga dia menganggap tepukan itu justru gangguan atau peringatan bahaya, lalu dia menyingkir atau malah membatalkan shalatnya, atau yang paling parah adalah dia balas menepuk kepada makmum. Nah kalau begini bisa berabe, hehehe...!

    Wallahu a`lam bis-shawab.

    Wassalamu `alaikum Wr. Wb.

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    nepuk tc isyarat menyuruh anda jd imam dan niat dlm hti saja bilang begini:sengaja aque jd imam lilahitaala sdc deh anda jd imam islam tc mudah ga ada yg sulit

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    subhanallah. niatkan saja dalam hati jadi imam,sebetulnya nggak boleh tuh nepuk pundak ngganggu konsentrasi sholat.terusin saja sholatnya. kamu sudah dapat pahala jadi imam. insya Allah.

    Sumber: niatkan terus sholat5 waktu ,awal waktu, kita tidak tahu kemungkinan besok atau lusa akan mati. @MATI yang paling dekat sama kita.
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.