ishak
Lv 7
ishak ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaHari LiburRamadhan · 8 tahun yang lalu

Saya memiliki saran....Gimana dengan saran saya di bawah ini ?

Ditengah gonjang-ganjing berbagai aliran ini, saya harap kita sebagai umat membuka mata kita. Fanatisme buta mematikan akal pikiran. Menutup diri kita terhadap kebenaran yang ada atau pun yang akan masuk pada diri kita.

"Simpan" sejenak dulu pendapat-pendapat orang. Sehingga kita bersih dari berbagai pendapat yang bisa membuat kita keliru dalam memahami dan mencari kebenaran. Kumpulkan semua pendapat yang berbeda. Sama dengan pendapat @Taufik Muslim di posting sebelumnya. Pegangan kita adalah dalil sebagai hujjah.

Mari kita coba buka langsung Al Quran dan Hadits, dan kita coba berpendapat dan menganalisa sendiri, lalu membandingkan pendapat orang lain, sehingga kita berpendapat tidak mengutip berdasarkan pendapat orang yang berbeda. Selanjutnya mengevaluasi pendapat kita sendiri.

Jika pendapat kita hujjahnya (dalil) kurang kuat maka mari kita dengan berbesar hati gugurkan pendapat kita untuk menerima kebenaran.

Tapi jika pendapat kita kuat dan secara dalil, akal pikiran dengan logika benar, berarti terdapat kekeliruan pendapat orang tersebut.

Gimana apakah pendapat saya ini bisa diterima atau justru saya yang keliru dengan pendapat ini. Jika keliru tolong diluruskan.

Perbarui:

@Priscilla Juliyen.. Hehehe.. santai saja.

-- Salam buat @Taufik Muslim. Beliau banyak kok berkonstribusi dalam berbagai postingan.--

11 Jawaban

Peringkat
  • 8 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Kita berislam tentu ingin kaffah dalam menjalankannya, sebagaimana perintah Alloh yang tertera dalam Al-Quran. Menjalankan hal tersebut ternyata tidak senantiasa langsung diberikan kemudahan. Terkadang melalui sebuah proses yang berliku. Bersyukur sekali jika ada seseorang yang telah berislam secara kaffah tanpa melalui proses tersebut.

    Kita mungkin bisa mencoba belajar dari kisah-kisah para ulama dalam menuntut ilmu. Terdapat beberapa ulama yang telah belajar agama bertahun-tahun dan bahkan menjadi tokoh ulama di golongannya, namun ketika dia tahu bahwa apa yang selama ini dipelajarinya mengandung kesesatan, maka tidak segan-segan mereka membuang jauh-jauh semua keyakinan yang telah selama bertahun-tahun telah dipegang dengan kuat. Bahkan diajarkan kepada ummat.

    Keikhlasan untuk menerima kebenaran semacam itu yang sangat sulit. Apalagi jika menyangkut kelaziman yang berlaku di masyarakat. Atau kita telah merasa nyaman dengan amalan yang telah bertahun-tahun kita jalankan. Tentu membutuhkan usaha yang lebih kuat lagi.

    Rosululloh telah menuntaskan seluruh syariatnya. Dan Rosululloh juga memerintahkan kita untuk senantiasa berpegang teguh serta telah memberikan petunjuk bagaimana caranya. Seperti dengan cara mengikuti bagaimana para sahabat mengaplikasikan ajaran Rosululloh. Karena merekalah yang paham bagaimana memaknai petunjuk atau perintah Rosululloh. Demikian pula dengan generasi penerusnya.

    Sehingga jika saat ini kita mengalami permasalahan, tinggal kita merujuk kepada orang-orang yang benar-benar memahami bagaimana mereka memahami serta mengamalkan Al-Qur'an dan Assunnah. Sebab Al-Quran dan As-sunnah senantiasa up to date, berlaku sepanjang akhir jaman ini. Adapun masalah muamalah yang baru dan kontemporer juga tetap dapat merujuk pada Al-Qur'an dan Assunnah.

    *** teriring salam juga untuk mas Ishak yg begitu banyak merendah..

  • 8 tahun yang lalu

    ane setuju, seharusnya memang demikian lah, room ini merupakan majelis ilmu,

    mari kita tingkatkan pengetahuan kita lebih banyak sampai liang lahat memanggil kita,

  • Abun
    Lv 7
    8 tahun yang lalu

    Rekan Ishak,

    Sebuah proses pendewasaan dalam berdiskusi memang seharusnya mengikut apa yg anda sarankan.

    Terima kasih anda telah secara aktif mengingatkan kita semua.

    Salam.

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    assalamu'alaikum wr wb

    perbanyak referensi, baik buku maupun para ahlinya

    selanjutnya, mendukung saran saudara Ishak, atau siapapun dalam room ini, demi bermuara kepada kedamaian & kebersamaan

    rasanya dalam satu minggu, kalmat dibawah ini akan terdengar di telinga kita, "Yang salah datangnya dari diri saya, dan yang benar pasti datang dari Allah"

    met petang saudara-saudaraku

    Sumber: para Guru
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 8 tahun yang lalu

    Saya setuju sekali dengan om Ishak ...

    Kalau kita tidak merujuk pada Al Qur'an dan as sunnah, mau dikemanakan Islam ini? Mau ditarik-tarik supaya bersesuaian dengan akal atau nafsu kita pribadi ? Bahkan hadist yng shohih sekalipun bisa ditolak tatkala menyelisihi pendapatnya.

    WaLlahul Musta'an.

  • 8 tahun yang lalu

    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh <<=== sunnah yg jarang di uacapkan orang.

    malah membuat sunnah2 lain yg tidak bersumber pada suri tauladan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

    apa yg @ishak katakan benar adanya, tapi sudahkah orang2 yg melakukan bid'ah ini mentelaah apa yg mereka percaya sebagai bid'ah hasanah?

    sungguh kami pun dulu nya adalah pengerja bid'ah, dan alhamdulillah setelah kami membaca kajian2 dari teks2 dan bertanya pada orang2 yg berilmu manhaj salafy, sedikit demi sedikit kami tinggalkan bid'ah2 tersebut. sebab bila cinta Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam maka akan melihat budi pekerti beliau.

    Sumber: jangan jadi pengekor, kalau mau beramal yg baik, ikhlas untuk mendapat ridha Allah dan mendapat syafa'at Rasulullah Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    sebelumnya saya sudah menahan diri, tetapi api telah dinyalakan oleh orang2 yang tidak senang dgn salaf, dan dikatakan bahwa mereka wahabi, dan terus diungkit2!

    Kebenaran itu hanya milik Allah

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    Saya setuju dengan pendapat anda.

    Lakum dinukum Waliadin

  • 8 tahun yang lalu

    Pendapatmu ada benarnya . Tergantung dari kita sendiri dan harus dimulai dari diri sendiri untuk memulainya .

  • 8 tahun yang lalu

    ok, saya setuju

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.