Kiky ditanyakan dalam Sains & MatematikaOther - Sains · 9 tahun yang lalu

Apa saja macam-macam logam yang ada dalam air keran dan air kemasan? Serta bahayanya?

3 Jawaban

Peringkat
  • Hysocc
    Lv 6
    9 tahun yang lalu
    Jawaban Favorit

    Perlu diverifikasi bahwa kaporit bukan senyawa logam transisi melainkan mineral logam alkali yang digunakan untuk memurnikan air. Kadar kaporit yang tinggi menjadikan air yang dimurnikan tidak direkomendasikan untuk diminum.

    Senyawa logam lainnya yang menjadi concern utama dalam air minum adalah besi dalam bentuk senyawa ferro oksida. Biasanya muncul akibat pipa yang berkarat.

    Kasus yang ekstrim pernah terjadi di bangladesh, yaitu kontaminasi arsenic, terdeteksi pada sumber air yang digunakan masyarakat. Terjadi pada tahun 1998 dan berpotensi meracuni 140 juta manusia karena sumber air di Bangladesh digunakan oleh banyak negara. Arsen mampu mengakibatkan banyak komplikasi kerusakan organ dalam, dari mata hingga jantung, yang mengakibatkan kematian dalam dosis yang kecil.

    Senyawa logam lainnya yang dihindari berada dalam air minum yaitu boron, dapat menyebabkan arthritis.

    Cadmium memiliki gejala yang sama seperti arsen, plus sebagai racun syaraf.

    Chromium dapat menyebabkan kanker karena merusak DNA sel.

    Tembaga juga umum terjadi, karena banyak pipa air menggunakan bahan tembaga. Efeknya mengurangi feed conversion efficiency, yang artinya adalah mengurangi pertumbuhan tubuh dalam setiap kg bahan makanan yang dimakan. Efek ini terlihat pada manusia yang masih dalam tahap pertumbuhan (anak2, remaja, dan ibu hamil (janinnya)).

    Masih ada timbal, merkuri, nickel, dan selenium, namun saya males nyari. Hehe.

    Selain logam, sianida, vinil klorida, akrilamida, yang merupakan senyawa non logam, juga berbahaya.

    Sumber: Materi kuliah
  • 4 tahun yang lalu

    Limonit,Bauksit,Halit,Silvite,Malasit manakah yang termasuk mineral dari sumber logam tembaga?

  • 9 tahun yang lalu

    air pada air keran biaanya diambil dari sungai dan diberi bahan kimia seperti kaporit.

    Selain itu air yang diberi kaporit biasanya akan membuat tubuh tidak nyaman. Kulit dan rambut akan terasa kering, bahkan dalam jangka panjang akan menstimulan penyakit ginjal. Dari sisi lingkungan atau ekologis, pemakaian kaporit yang secara terus menerus akan mematikan ekosistem sungai bila limbahnya dibuang ke sana. Hal tersebut bisa dicoba dengan misalnya menaruh ikan pada air berkaporit, dalam beberapa waktu ikan tersebut akan mati. Begitu juga dengan tanaman, air berkaporit yang digunakan untuk menyiram tanaman akan membuat tanaman menjadi tidak sehat.

    selain itu juga digunakan koagulant ke dalam air kotor yang akan diolah. Dengan cara tersebut partikel-partikel yang berada di dalam air akan menjadi suatu gumpalan yang lebih besar lalu mengendap. Baru kemudian air di bagian atas yang bersih dipisahkan untuk digunakan keperluan sehari-hari.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.