Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 9 tahun yang lalu

buat para pencari kebenaran. ada yg pengen tau kitab yg lebh lengkap?

hahahahaha

4 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    9 tahun yang lalu
    Jawaban Favorit

    Tidak ada jaminan keselamatan dalam Al-Quran

    Maaf kalau saya merasa dasar keyakinan Saudara sedikit lemah, karena belum pernah saya menemukan dalam Al-Quran bahwa 'ucapan sakral (surat Saudara halaman 12 bagian bawah) merupakan jaminan dari Allah...pasti masuk sorga'. Apakah ada ayat Al-Quran yang memberikan janji demikian? Dapatkah Saudara memberitahu kami di sura mana ayat tersebut terdapat dalam Al-Quran?. Jika memang benar demikian adanya, berarti semua pengikut agama Islam pasti masuk sorga dan hal ini membuat saya sedikit heran.

    Dapat kita pastikan bahwa ucapan sakral ini juga pernah diucapkan oleh Noordin Top, para teroris yang ada di Indonesia, para koruptor serta orang yang melakukan perzinahan yang ada di negara Islam sekalipun.

    Bagaimana jaminan Saudara dapat disesuaikan dengan Sura 19:71 yang berbunyi "Dan tidaklah ada seorangpun daripadamu melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan."?Atau bagaimana jaminan Saudara dapat disesuaikan dengan Sura 3:129 "Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang dia kehendaki, Dia menyiksa siapa yang dikehendaki."?

    (Mana ada pengecualian bagi mereka yang sudah mengucapkan 'ucapan sakral'?). Dan bagaimana Saudara tahu sebelum hari hukuman "timbangan" Saudara berat atau ringan sesuai dengan Sura 23:102, 103, 104?

    Bukankah tidak ada jaminan bagi Fatimah, anak Muhammad sendiri, karena menurut Hadith Bukhari petunjuk Muhammad bagi anaknya hanya, "Fatimah, lakukanlah sebanyak mungkin amal baik, saya tidak dapat menyelamatkan kamu."?. Saya perhatikan bahwa kalimat Saudara dimulai dengan kalimat 'Insya Allah'. Istilah tersebut memang penuh harapan tetapi bukan satu keyakinan!.

    Keselamatan dalam Injil

    Betapa indah dan sangat berbeda janji keyakinan keselamatan yang terdapat di dalam Injil. Betapa tegasnya ucapan Isa Al-Masih, "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, Ia mempunyai hidup yang kekal (bukan 'Insya Allah') dan tidak turut dihukum sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup" (Injil, Rasul Yohanes 5:24).

    Lagi bagaimana mungkin saya mengingkari janji Tuhan yang begitu terang dan nyata. "Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup. Semuanya itu ku tuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal" (I Yohanes 5:11-13).

    Saudara Hasan, banyak orang yang memikirkan tentang hal keadilan karena mungkin ada orang yang besar dosanya tetapi masuk sorga dan sebaliknya mungkin orang yang sedikit dosanya masuk neraka. Sebenarnya di dunia ini tidak ada takaran yang dapat mengukur besar atau kecilnya dosa seseorang. Setiap dosa yang dilakukan oleh manusia telah menceraikan manusia dari Allah yang maha suci. Baik mereka yang banyak melakukan perbuatan baik maupun yang tidak melakukan perbuatan baik sama sekali, semuanya ada dibawah murka Tuhan karena telah berbuat dosa.

    Dalam Firman Allah dengan tegas dikatakan, "Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor" (Nabi Yesaya 64:6). Jika kesalehanpun dianggap seperti kain kotor, bagaimana dengan perbuatan dosa seperti berdusta, mencuri, berzinah, membunuh dan perbuatan keji yang lainnya.

    Coba Saudara renungkan cerita dibawah ini:

    Ada perlombaan renang dari benua Amerika Utara ke Indonesia. Diantara perenang tersebut ada perenang yang hebat dan mampu berenang sepanjang 100 kilometer dari Los Angeles menuju Jakarta. Ada juga perenang lainnya yang kuat dan mencapai 70 kilometer. Tetapi kebanyakan dari mereka hanya kuat berenang sepanjang 5 atau 3 kilometer. Hingga akhirnya tidak ada seorangpun diantara mereka yang kuat dan sanggup berenang dari Amerika Utara sampai ke Jakarta. o

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 9 tahun yang lalu

    Ada loh non, namanya :

    http://www.google.co.id/

    hihihihiiii..

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    gak tau

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 9 tahun yang lalu

    Kitab yg lengkap itu Lauhul Mahfudz

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.