viencho ditanyakan dalam Hiburan dan MusikFilm · 8 tahun yang lalu

apa film dengan dialog terMINIM yang pernah kamu tonton?

maksudnya film yg dialognya sangat sedikit, tapi gak sampe jd film bisu...

klo buat saia yg dialognya paling minimalis itu "3-Iron"

gimana gak minim, sepanjang film gak ada satupun dialog dari 2 karakter utama, kecuali yg wanita...itupun pas endingnya ngomong 'i love you' doank. Sebenarnya ada dialog dari karakter2 pembantu tapi itupun jg dialog pendek....jadi, interaksi 2 karakter utama hanya lewat ekspresi, tatapan mata, & bahasa tubuh

Kalo saia bilang, sutradara Kim Ki-duk sangat100x jenius dlm meramu cerita film ini, gak usah banyak omong & cuma mengandalkan ekspresi tapi perasaan si karakter bisa tersampaikan ke penontonnya, dialog minimnya juga gak bikin filmnya jadi boring, malah ceritanya mengalir dgn 'indah' apalagi ditambah scoring musik yg bikin merinding. Dan juga Bravo! untuk 2 aktor utama yg aktingnya bener brilian padahal film itu debut pertamanya mereka...awesome lah!

film yang 'tidak biasa' ini saia sgt rekomendasikan buat pecinta film seni

nah, cukup bacotnya dr saia skrg giliranmu

silakan mampir juga kesini:

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=201...

-thx-

Perbarui:

p.s: inget, bukan film bisu b&w yg jadoel !

Perbarui 2:

@kangmas yg imut2: ckckck lain kali IQnya dipake yg bener ya ~ ♥

7 Jawaban

Peringkat
  • 8 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    The Way Home (Korea)

    Dengan judul aslinya Jibeuro, saya sepertinya ingat kalau film ini sebenernya pernah diputar di stasiun televisi beberapa tahun yang lalu. Memang, kalau saya lihat tahun produksinya, Jibeuro merupakan produksi tahun 2002. Film lama memang, hanya saja saya nggak begitu ingat judulnya saat saya nonton di televisi. Yang saya ingat, hanyalah cerita anak kecil yang nakaaall banget, yang dititipin ke neneknya. Itu saja.

    Namun setelah saya melihat film ini, beneran.. pengen nangis. Gimana nggak, sepanjang Jibeuro diputar, benar-benar mengingatkan saya betapa saya mirip dengan Sang - Woo, si anak kecil yang nakal itu. Memang sih, waktu kecil saya nakal banget.. pernah ngilangin sepeda, sampai-sampai bocor kepala yang meninggalkan bekas sampai sekarang... tapi walaupun nakalnya mirip, saya tidak akan setega si Sang woo itu. :P

    Jalan ceritanya gini, diawali dari Sang Woo, anak laki-laki berumur 7 tahun, yang hidup bersama ibunya. Bapak Sang Woo diceritakan meninggalkan ibunya entah kemana, dan akhirnya Ibunya harus menghidupi Sang Woo dengan mencari pekerjaan baru.. Setting pertama dimulai di dalam bis, ketika itu Ibu Sang Woo ingin menitipkannya ke nenek (dari ibu) yang bertempat tinggal di desa pelosok di pinggiran Korea, dengan maksud supaya mempermudah ibunya mendapat pekerjaan. Sang Woo dititipkan beberapa hari, dan akan dijemput jika ibunya sudah mendapat pekerjaan.

    Nenek Sang Woo berusia 77 tahun dengan keadaan bisu dan tuli... sepanjang film, hanya ekspresi seorang nenek yang sabaaar menghadapi si anak bandel itu. Nah, masalah berawal ketika Sang Woo dititipkan di rumah neneknya yang tidak ada listrik, maupun air.. benar-benar dalam kondisi yang sangat sederhana.. rumah beralaskan tanah, berdinding batu dan bambu, dan mencuci di sungai. Masalah mulai dari batre mainan game watch Sang Woo yang habis, mengamuk neneknya untuk minta uang supaya dibelikan batre, sampai kesasar saat mencari penjual batre.

    Ketika lapar, neneknya menawarkan makanan.. dan Sang Woo minta ayam goreng kentucky, sambil menunjukkan gambarnya. Sang nenek, kemudian menjual simpanan hartanya untuk membeli seekor ayam hidup, kemudian memasakkannya menjadi ayam rebus (sang nenek salah persepsi, lagian si nenek gak punya minyak goreng).. Namun Sang Woo tidak mau makan, menangis dan mengamuk... *ini yang nonton sampe mrinding...

    Banyak bagian di film The Way Home ini, yang menunjukkan Sang Woo berkali-kali menunjukkan keusilannya. Termasuk, saat dia bertemu dengan anak gadis, tetangganya, dia meminta neneknya untuk memotong rambutnya supaya keren. kemudian memakai baju paling bagus, dan membawa hadiah. Namun, apa yang terjadi adalah... sang nenek memotong rambut kependekan, Sang Woo ngamuk lagi.. *bagian ini, saya ngakak abis liat bentuk potongan rambutnya...

    Kalo ditanya, saat nonton The Way Home, apa yang kamu rasakan?... campur-campur. ada sedihnya, ada ngakaknya, ada marahnya... termasuk ketika Sang Woo dikejar sapi gila, jatuh gara-gara menaiki trolleynya di bukit, sampai ketika meminta biskuit coklat pada neneknya ketika ia diajak pergi ke pasar untuk jualan...

    Keusilan Sang Woo akhirnya tersadarkan ketika neneknya sakit, Dia sadar selama ini sudah merepotkan dan menjahati neneknya. Dengan gaya khas anak kecil 7 tahun, Sang Woo merawat neneknya. Dan di akhir cerita, saat Sang Woo dijemput oleh ibunya kembali, Sang Woo meminta maaf dengan bahasa isyarat, membuatkan kartu pos yang digambarnya sendiri dan ditulis alamatnya sehingga bila Neneknya sakit, atau Neneknya kangen bisa mengirimkan kartu pos itu ke Sang Woo..

    Film berdurasi 85 menit ini bener-bener layak banget ditonton deh, pemilihan tokoh yang pas dengan karakternya semakin memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Si nenek yang bungkuk, berjalan dengan lambat, cocok dengan karakternya yang penyabar. Bagi para penikmat film Korea yang lepas dari cinta-cintaan, The Way Home (Jibeuro) ini layak menjadi alternatif pilihan. "Kalo sampe gak nangis, berarti gak punya hati"..

  • 8 tahun yang lalu

    Wah, 2 andalan saya udah dijawab sama Yudy dan Joe.

    Film dg dialog yg minim ya? (gak tll bnyk dialog)

    kalo judul2 ini masuk gak :

    1. The Fall

    2. The New World

    3. I am Legend

    Tapi, kalo buat saya jawaranya adl 127 HOURS !!!

    Yup, film yg blm bgtu lama dirilis ini memang terasa mirip dg Cast Away. Dari monolog yg tll bnyak, penampilan one man show dari karakter utama, score yg sdikit dramatis namun efektif, hingga cinematography yg jempolan. Bahkan untuk alasan yg terakhir, 127 Hours saya nilai lebih baik dari pd filmnya Tom Hanks tsb. Dan anthony dod Mattle lah orang dibalik kegemilangan tsb.

    Ada satu adegan monolog yg dilakukan James Franco di film ini yg membuat saya kagum.

    Yakni ketika Aaron Ralston berakting menjadi 2 tokoh yg berbeda di sebuah 'acara' wawancara yg diakhiri dg kesunyian yg panjang yg merupakan penyesalan terbesar dlm hdupnya.

    Terima kasih

    Sumber: -deep thinking-
  • ~ Cast Away

    http://www.imdb.com/title/tt0162222/

    Kurang tahu apakah film ini masuk kategori MINIM dialog, namun menurut saya adegan saat Chuck Nolan ( Tom Hanks) terdampar sendirian di sebuah pulau benear-benar berkesan. Sebuah tantangan yang berat mengingat bisa dibilang adegan seperti ini berpotensi akan menjadi sangat membosankan. Namun ternyata akting Tom Hanks yang sudah tidak diragukan lagi ( sebagai actor peraih 2 Oscar), terutama saat -saat kritis Chuck Nolan ketika akan mengakhiri hidupnya.

    Film lainnya yang MINIM dialog yang pernah saya tonton adalah : The Tree of Life, yang sayangnya bikin saya sukses tertidur pulas. T_T

  • Lyn`x
    Lv 5
    8 tahun yang lalu

    A Tale of Two Sisters (2003)

    » Mencekam dan penuh tanda tanya. Itu yang aku tangkap dari film Korea ini. Penggarapan plot yang cerdas dari scriptwriter dan sutradara. Ceritanya sedikit berbelit² sehingga sepanjang film aku dibuat bertanya², "Ini sebenarnya apa yang sedang terjadi?". Ini karena cara penuturan film ini yang sengaja dibuat tidak runut.

    Selain itu, kelebihan lain dari film ini adalah sudut pengambilan gambar yang bagus, warna dan pencahayaan juga menarik, sangat indah untuk sebuah film horror. Scoring musiknya juga keren. Pas banget buat membangun suasana misterius di sana. Ketimbang disebut film horror, film ini lebih tepat disebut bergenre thriller psikologis. Dan yang paling penting, tidak banyak dialog. Dialog yg minim tentu tepat sekali untuk sebuah film bergenre thriller dan horror kan? Lim Su-jeong tepat sekali memerankan karakter kakak yang sedikit posesif terhadap keluarganya. Bahasa tubuh yang dipancarkannya menegangkan. Begitu pula sang adik yang diperankan oleh Moon Geun-Young, yang innocent tapi tetap penuh ketegangan. Intinya mereka sangat pintar membangun bahasa tubuh yang membuat suasana menjadi penuh misteri.

    PS: Karena aku mendapatkan film ini dari hasil download (ups!) jadi aku tahu subtitles untuk film ini cuma sebesar 6 kb. Sangat kecil dibanding film² lain yang biasanya lebih dari 60 kb.

    Storytelling: 8.9/10

    Score musik: 9/10

    Gambar (sudut pengambilan gambar, pencahayaan, warna): 9/10

    Karakter: (8.8/10)

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • J S P
    Lv 6
    8 tahun yang lalu

    Wall-E (2008) : 8.5 / 10

    Comment :

    -= Film Minim Dialog paling MEMUASKAN dan TANPA JENUH menontonya !! :D

    AHHHHHH..... Iya " 3-IRON " dulu pernah di puter di channel RED, tapi saya lupa judulnya ! =.="

    dan pas saya coba cekk, oh iya ini film yang waktu itu saya cari :D

    Sumber: "§αlαm Nαr§i§ Eяα Globαl 2011"
  • 8 tahun yang lalu

    Nightmare and dreamscapes

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    dulu ada yaitu fil charli chaplin, lucu filmya

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.