Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 8 tahun yang lalu

Apakah yesus itu isa, lalu apakah yesus itu tuhan?

kalau yasus itu isa, kalau yesus itu tuhan, lalu alah itu siapa?

Perbarui:

dan barusan saya mendapat jawaban, isa yesus alah itu katanya tri tunggal, berarti 3 in 1 dong. trus siapa yang harus disembah?

12 Jawaban

Peringkat
  • Jawaban Terbaik

    "..... Isa putera Maryam yang terkemuka di dunia dan di akhirat....."

    "..... 'lisabnu maryama wajihan fid dun-yaa wal aakhirat....." (Qs. 3 Ali 'Imran 45)

    * Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya 'Isa anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil.

    "Wal ladzii nafsii bi yadihi layusyikanna ayyanzila fii kumubnu maryama hakaman muqsithan"

    (Hadits Shahih Muslim 127)

    * "Tidak ada Imam Mahdi selain Isa putera Maryam"

    "Laa mahdiya illa isabnu maryama" (Hadits ibnu Majah)

    * "... Isa itu Rohullah, Rasulullah dan Kalimatullah"

    (Anas bin Malik hal. 72, Qs. 4 An Nisaa' 171)

    Maka "Teman Yang Maha Tinggi" itu adalah Isa Almasih anak Maryam.

    "..... ikutlah Aku, inilah jalan yang lurus."

    "..... wattabi'uuni haadzaa shiraathum mustaqiim." (Qs. 43 Az Zukruf 6l)

    o

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    Yseus itu bukan nabi isa,tapi mnusia biasa,

  • 8 tahun yang lalu

    Berkatalah isa: aku ini hamba ALLAH, DIA yang memberikan aku kitab(injil), dan DIA menjadikan aku nabi (QS. maryam:30)

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    Ich,,, Tuhan itu ALLAH S.W.T,,, bukan Yesus!!!!

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    Kata "Tuhan" dengan huruf "T" kapital diterjemahkan dari kata Ibrani אדון - 'ADON , 'âlef-dâlet-vâv-nûn dan kata אדני - 'ADONAY, 'âlef-dâlet-nûn-yõd. Kata ini di samping bermakna Tuhan, juga berarti tuan, majikan, induk semang, bahasa kerennya "boss".

    Kata אדני - 'ADONAY sepadan dengan kata Yunani untuk "κυριος - KURIOS". Bahasa Inggris (King James Version) menerjemahkannya dengan Lord dan lord. Dalam bahasa jawa 'Gusti'. "κυριος - KURIOS" adalah salah satu gelar Yesus Kristus, yang dalam Alkitab Perjanjian Baru diterjemahkan khusus untuk Yesus Kristus dengan kata Indonesia "Tuhan". Pengucapan Tuhan Yesus Kristus dalam bahasa Yunani adalah 'kurios iêsous christos', dalam bahasa Ibrani disebut "'adonâi yehõshûa' hamashiakh" atau "rebbe melekh hamoshiakh yehõshua'".

    Kata "κυριος - KURIOS" berasal dari kata "κυρος - KUROS", supremasi, keunggulan; dan kata "κυριος - KURIOS" itu ditujukan kepada pribadi yang memiliki orang atau benda sehingga pribadi itu memiliki kuasa untuk mengatur orang atau benda yang menjadi miliknya.

    Alkitab sering menggunakan 'lawan kata' dalam menjelaskan makna suatu kata. Jika kita tidak memahami kata "gelap", tetapi memahami kata "terang", maka dengan mengatakan bahwa "gelap" adalah lawan dari "terang", maka kita akan mendapat pemahaman itu. Demikian pula "murid" vs "guru"; "laki-laki" vs "perempuan"; "tua" vs "muda", dan seterusnya.

    Perlu diketahui bahwa kata "κυριος - KURIOS" (Tuhan atau tuan) itu senantiasa dipertentangkan (antonym) dengan kata "δουλος – DOULOS" (hamba) sedangkan kata "θεος – THEOS" (Allah) senantiasa dipertentangkan (antonym) dengan 'ανθρωπος -ANTRÔPOS' (manusia).

    Lawan dari kata "Allah" (Ibrani: " אל - 'EL", אלוה - 'ELOAH, dan " אלהים - 'ELOHIM"; Yunani: "θεος – THEOS") adalah kata "manusia" dan/atau "dunia", dan lain-lain.

    Hakim-hakim 9:13

    Tetapi jawab pohon anggur itu kepada mereka: Masakan aku meninggalkan air buah anggurku, yang menyukakan hati Allah (ELOHIM) dan manusia (ANASHIM), dan pergi melayang di atas pohon pohon?

    Kisah Para Rasul 24:16

    Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah (theos) dan manusia (anthrôpos).

    Lawan dari kata "Tuhan" dan "tuan" (Ibrani: אדני - 'ADONAY ; Yunani: "κυριος - KURIOS") adalah "hamba". Jadi, yang dimaksud dengan "Tuhan" adalah "bukan-hamba".

    Maleakhi 1:6

    Seorang anak (BEN) menghormati bapanya ('AV) dan seorang hamba ('EVED) menghormati tuannya ('ADÕN). Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: 'Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?'

    Matius 10:24

    "Seorang murid ('mathêtês') tidak lebih dari pada gurunya ('didaskalos'), atau seorang hamba ('doulos') dari pada tuannya ('kurios')."

    Istilah lainnya yang penuh penghormatan adalah "κυριε – KURIE" , bentuk panggilan dari "κυριος - KURIOS". Dalam kitab-kitab Injil barangkali kata ini adalah padanan kata Aram "rabbi" atau "mari" (Tuanku), yang dipakai sebagai gelar yang mengandung penghormatan besar :

  • nanda
    Lv 6
    8 tahun yang lalu

    Yesus alias Isa As alias 3 in 1 adalah korban fitnah para kaum kafir di zaman setelah beliau (Isa As) di selamatkan Allah. Ajaran ini mulai berkembang setelah Paus memproklamirkan dirinya sendiri sebagai Murid ke 13 Yesus dan sekaligus rasul (saya enggan menyebut Paus sebagai rasul). Paus adalah pendiri agama kristen yang sesungguhnya. Ajaran yang melenceng itu (Trinitas) terjadi di luar dan tanpa campur tangan Yesus, sebab Yesus sudah tidak bersama mereka lagi pada waktu itu. Paus memaksakan diri untuk memberikan sanjungan yang sebenarnya sangat menghina Yesus. Selama hidupnya (bersama mereka) Yesus tidak pernah mengajarkan apalagi menyuruh murid-muridnya untuk memanggilnya atau menyebutnya tuhan. Dalam sejarah kenabian Yesus bisa dikatakan kurang beruntung dalam menjalankan kenabiannya. Ia bahkan dimusuhi oleh saudara-saudaranya sendiri dan ditolak keras oleh bangsanya sendiri. Untuk itu Allah telah menyiapkan Yesus di akhir zaman untuk mengadili orang -orang yang telah kelewatan itu dalam agamanya. Bagaimana mungkin ajaran di luar kesepakatan dengan tuhannya bisa ada dan di amin-kan begitu saja tanpa kajian yang mendalam? Para pastur dan pemuka agama mereka dengan senang hati membuat ajaran agama sesuai selera lidah mereka sendiri yang tanpa malu-malu meninggalkan sebagian dan mengambil sebagian yang lain. Kemudian mereka-reka dan mengartikan sendiri tentang ketuhanan yang sesungguhnya sesuai selera lidah mereka. Akibatnya banyak kata-kata yang tak punya makna entah apa maksudnya mereka mengatakan tuhan itu tiga tetapi satu karena telah menjadi pribadi-pribadi yang tak terpisahkan satu dengan yang lainnya. Dan untuk memperkuat teori dan pelaksanaannya mereka juga tanpa malu-malu memberi cara-caranya dan masih kalimatnya sesuai dengan selera lidah mereka. Benar-benar jauh tersesat dari jalan Allah yang benar dan jauh pula cahaya Allah bagi mereka. Sungguh ini adalah ujian yang berat buat orang-orang yang keterlaluan dalam agamanya, wallaahu'alam...

    Bukan iri atau dengki hati, khususnya tentang 3 in 1 (Trinitas) sangat bertolak belakang dengan ajaran Al-Quranulkarim. Mereka enggan menerapkan bagian isi Injil itu sebenarnya sindiran yang nyata buat mereka. Masalah agama adalah masalah yang sangat serius dan sangat sensitif. Dibutuhkan kejujuran dan keneranian tinggi dari hati yang tulus demi atas nama kebenaran. Pada hakikatnya Kebenaran itu hanyalah satu,kebenaran akan kehendak Allah sebagai pemilik sekalian alam beserta isinya tanpa terkecuali. Mengapa Allah mesti dengan sengaja membeda-bedakan hamba dalam beribadah kepadanya?

    Harap di koreksi jika tidak berkenan. Masalah Agama adalah tanggung jawab masing-masing para pemiliknya. Komentar ini ada karena ada ruang dan waktu, serta bahan untuk pertanyaan, maafkan saya.

    Salam sejahtera buat kita semua,terima kasih.

  • 8 tahun yang lalu

    jawaban tergantung dari yg meyakini saja..dan perdalam agama masing2 jangan hanya bertanya sebab tiap agama punya kitab sendiri dan di situ dia akan menemukan jawaban yg yakin.

  • 8 tahun yang lalu

    yesus dan isa adalah orang yang sama, berbeda dalam pengucapannya

    * iesous ho nasoraios ho basileos ton ioudaion (bahasa Yunani).

    * Yeshua ha natseri melak ha-yehudim (bahasa Ibrani Mishnah).

    * yeshua natsraya malka da yhudeim (bahasa Aram/Syriac).

    * iesus nazarenus rex yudaerum (bahasa Latin).

    yesus bukan Tuhan, karena Tuhan tidak pernah mati

  • kelana
    Lv 5
    8 tahun yang lalu

    Allah Yang Maha Tunggal bersifat 3 : Kehendak - Bijaksana - Kuasa (yg dsb ; Allah - Kristus - Ruh Kudus atau dalam Islam menyebut Allah - Rasul - Ruh Suci) telah berada disemua sifat hidup termasuk didalam diri pribadi kita. Hanya Sayang karena kita kotor hatinya, dikotori oleh kecintaanya kepada keduniawian maka tidak bisa merasakan kehadiran Allah didalam hati sanubarinya.

    Lain halnya Yesus Kristus atau Nabi Isa, beliau tidak terikat oleh keduniawian oleh karena itu semua angen2nya, perasaanya tidak berfungsi lagi telah di serahkan secara total kepada Kehendak, Kebijaksanaan dan Kekuasaan Allah. Sehingga hatinya bersih dari ikatan duniawi maka Yesus mampu menerima Pepadang Abadi dari Allah secara langsung dan terus menerus olehkarena itu apa yg diucapkan Yesus adalah Sabda Allah.

    Selama kita masih terbungkus badan jasmani kita wajib menyembah berbhakti kepada Allah yang maha tunggal bersifat 3 tersebut, Begitu pula Yesus. Karena bagi Yesus begitu lepas tdk berbhakti kepada Allah berarti angen2 dan perasaannya makarti ke keduniawian maka lepaslah Pepadang Allah. Untuk kita manusia biasa harus berusaha selalu membentuk tali penghubung dg Allah (menyembah) agar dapat menerima tuntunan dan pepadang melalui Kristus dg mentaati Petunjuk2 Nya.

    Sumber: tiiegitu
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    tri tunggal...

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.