Anonim
Anonim ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 8 tahun yang lalu

apa sih yang dimaksud dengan bebal?

Menurut saya bebal adalah apabila orang yg sudah dikasih tahu kebenaran tapi tidak mau menerimannya berarti orang tersebut bebal ,contoh:

Tuhan mengatakan didalam alkitab:

(5) TUHAN berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, perhatikanlah baik-baik, lihatlah dengan teliti dan dengarlah dengan sungguh-sungguh segala sesuatu yang hendak Kufirmankan kepadamu mengenai peraturan-peraturan rumah TUHAN dan tentang segala hukumnya dan perhatikanlah baik-baik siapa yang diperbolehkan masuk ke dalamnya: dan siapa yang harus ditolak dari tempat kudus.

(6) Katakanlah kepada kaum pemberontak, yaitu kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Cukuplah perbuatan-perbuatanmu yang keji itu, hai kaum Israel,

(7) yang membiarkan orang-orang asing, yaitu orang-orang yang tidak bersunat hatinya maupun dagingnya masuk dalam tempat kudus-Ku dan dengan kehadirannya mereka menajiskannya waktu kamu mempersembahkan santapan-Ku, yaitu lemak dan darah. Dengan berbuat begitu kamu lebih mengingkari perjanjian-Ku dari pada dengan segala perbuatanmu yang keji yang sudah-sudah.

(8) Kamu tidak memelihara barang-barang-Ku yang kudus dan kamu mengangkat mereka untuk memelihara kewajibanmu terhadap Aku di dalam tempat kudus-Ku.

(9) Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Tidak seorangpun dari orang-orang asing yang hatinya dan dagingnya tidak bersunat, boleh masuk dalam tempat kudus-Ku, ya setiap orang asing yang ada di tengah-tengah orang Israel

Sudah jelas dikatakan dalam kitabnya bahwa bersunat itu penting tapi mereka menganggap tidak penting. Yang lucu adalah itu kitabnya sendiri tapi ditolaknya,kalo kitab umat lain ditolak itu mungkin masih bisa dimengerti,tapi ini kitab tuntunan sendiri ditolak.

9 Jawaban

Peringkat
  • 8 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Bebal berarti nggak mau di sunat.

  • JWorg
    Lv 6
    8 tahun yang lalu

    Sunat diwajibkan HANYA bgi mereka yang berada dibawah hukum Taurat. Sedangkan setelah kematian Yesus, hukum taurat tidak lagi berlaku. Masalah sunat jasmani sendiri pernah menjadi pemisah antara orang kristen keturunan Yahudi dan kristen non Yahudi, dan pernah membuat sidang kristen masa awal terpecah. Akhirnya, Paulus membawa masalah ini kepada tua tua [Badan Pimpinan] yang ada diYerusalem dan memutuskan bahwa sunat jasmani tidak lagi bagian dari ibadat.

    Setelah Yehuwa memperlihatkan bahwa Ia menerima orang-orang non-Yahudi ke dalam sidang Kristen, dan karena banyak dari bangsa-bangsa menyambut pemberitaan kabar baik, badan pimpinan di Yerusalem harus membuat keputusan atas pertanyaan: Apakah orang Kristen non-Yahudi perlu disunat secara lahiriah? Keputusan untuk perkara itu: Sunat tidak termasuk dalam ”hal-hal yang perlu” bagi orang non-Yahudi maupun orang Yahudi.—Kis 15:6-29.

    Paulus menyunatkan Timotius tidak lama setelah ketetapan itu dikeluarkan, bukan karena alasan iman, melainkan untuk menghindari prasangka orang Yahudi yang akan mereka kunjungi dalam pengabaran. (Kis 16:1-3; 1Kor 9:20) Sang rasul membahas pokok tentang sunat dalam beberapa suratnya. (Rm 2:25-29; Gal 2:11-14; 5:2-6; 6:12-15; Kol 2:11; 3:11) ”Kita adalah orang-orang dengan sunat sejati [pada hati], yang memberikan dinas suci melalui roh Allah,” tulis Paulus kepada orang-orang Kristen non-Yahudi di Filipi. (Flp 3:3) Dan kepada orang-orang di Korintus, ia menulis, ”Sunat tidak penting, dan tidak bersunat juga tidak penting, tetapi kepatuhan kepada perintah-perintah Allah, itulah yang penting.”—1Kor 7:19.

    Kalaupun sekarang ada orang kristen yang sunat secara fisik, hal itu adalah pertimbangan kesehatan dan keputusan pribadi. Tidak ada sangkut pautnya dengan hukum Allah. Namun jika ada yang menjalankan sunat atas dasar hukum berarti orang itu BEBAL.

    Sumber: alkitab
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    orang bebal itu seperti ini... sudah dilarang jangan letakkan kepalanya diatas rel kereta api tapi tidak dituruti juga, ya hilanglah kepalanya... tetapi jika seorang anak yg karena ketertarikannya dengan alat elektronik hingga ia berkali-kali terkena listrik, dan berkali-kali pula ia dimarahi oleh orang tuanya, namun dengan semua yang dialaminya itu akhirnya ia mengerti soal listrik, apakah ia dikatakan bebal? jadi lihat hasilnya dulukan...tetapi soal hasil itu siapa yang tau bagaimana akhirnya sebelum segala sesuatunya itu terjadi, setuju kan...?

    apakah kamu pernah tau kenapa di lengan baju tentara inggris dulu dipasangi kancing baju untuk baju perang mereka? karena mereka jorok, mereka suka mengusap mulutnya dgn lengan baju itu, jadi dipasanglah kancing dilengan baju itu, hasilnya bagus... tetapi sekarang apakah orang masih punya kebiasaaan buruk itu, tentu tidak...lalau kenapa kancing itu masih juga ada seperti di lengan baju jas misalnya... tak lebih untuk estetika saja..

    begitu juga soal sunat..

    ada satu pertanyaan soal kulup, atau penutup mr. 'p' itu (mf)... apakah kulup itu adalah bukti ketidak-sempurnaan ciptaan 'tuhan hingga harus di kerat oleh manusia untuk menyempurnakannya, dan kenapa masih ada juga ketka seseorang itu lahir...? jika tidak mengapa harus dilakukan manusia dengan perintah oleh 'nabi... soal itu tidak ada penjelasan dalam kitab2... didalam kitab2, kalo sudah dilarang ya sudah harus diikuti, titik..

    namun jika kita amati 'milik' kita masing2, tentu kita menyadari bahwa kita perlu usaha ekstra untuk memeliharanya agar tetap sehat.... lalu bayangkan bagaimana ketika soal kesehatan itu dapat dipikirkan oleh orang yang hidupnya kurang dari 2000 tahun yang lalu... apakah mereka tau kalo bisa tumbuh penyakit disitu jika tidak dibersihkan, apalagi situasinya sering luput dari perhatian karena tertutup...

    pengertian2 itulah yang diajarkan oleh 'yesus... jadi hanya mereka yang mampu belajar dari sejarah-lah yang akan punya pengetahuan, jika tidak, maka mereka hanya akan mengulangi lagi kebiasaan atau kesalahan yang sama seperti orang2 yang hidup 2000 tahun yang lalu, baik cara berpikirnya juga pemahamannya... 'yesus datang dengan pemahaman baru itu, dengan metode pendekatan dan pengajaran yang baru juga.... bagi mereka yang menganggap dirinya lebih tau taurat, maka ia akan menjelaskannya dengan hukum taurat... seperti kita ketahui, tidak ada seorangpun yang mampu memenuhi standard hukum taurat itu... sementara untuk mereka yang rendah hatinya, ia mudahkan pengertiannya dgn tidak menggunakan perumpamaan, tetapi sederhana, dan mudah... so yang mana kita..

  • 8 tahun yang lalu

    ngikut aj

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 8 tahun yang lalu

    kitab bebal

    Sumber: Al Laptop
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    bebal itu sama dengan fragmatis (berpikir satu arah)

    ayat di dalam kitab yg anda masukan tidak jelas (rancu)

  • 8 tahun yang lalu

    Umat islam memang bebal geto maksud elo?,

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    WOI..YG BEBAL IALAH ORG YG BERNAMA HANIFAH FAUZIAH...

    Sumber: yg nyuruh org bersunat,tp sendirinya ga mau sunat hatinya...sunat lahiriah cuma utk nafsu sex biadab.!!!!!k4mpr3t luh?
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    Yang bebal itu, menganggap "Tahu tentang Firman Tuhan"

    bahkan berani menghakimi manusia lain, dan tidak Takut TUHAN.

    Udah dibilang, jangan membunuh tapi malah ngebom orang lagi ibadah"

    udah dibilang jangan bunuh eh malah hobbinya "Perang"

    sadisnya 'membunuh' sambil manggil-manggil "Majikan"nya lagi.......

    ckckckkkckk

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.