shinichi ditanyakan dalam Hiburan dan MusikKomik dan Animasi · 9 tahun yang lalu

Mengapa dalam mayoritas komik dan animasi lawan utamanya selalu berumur lebih tua dari sang tokoh protagonis?

Salam keren semua teman2 K&A,

semoga senantiasa bersikap keren seperti halnya saya. ^^

Satu hal yang mengusik benak saya,

tentang tokoh antagonis/lawan utama dalam komik dan animasi khususnya yang bergenre action,

mengapa mayoritas berumur lebih tua dari tokoh protagonisnya?

Contohnya banyak.

Misalnya Luffy yang masih 19 tahun vs Marshall D. Teach yang umurnya sudah separuh baya dalam One Piece.

Pun dalam serial lainnya, seperti Bleach, Naruto, Hunter x Hunter, Dragon Ball, Saint Seiya, Battle Angel Alita, Samurai Deeper Kyo, Code Breaker, Tekken Chinmi, Reborn, Claymore, Fist of North Star, D.Gray-man, Black Cat, Kekkaishi, dll, coba saja deh amati dengan seksama,

bahkan di Detektif Conan di mana Shinichi yang masih 17 tahun harus berhadapan dengan Black Organization yang mayoritas sudah om-om dan tante-tante.

Dan herannya selalu menang.

Apakah seimbang ya, tokoh protagonis yang masih belia, bugar, dan berstamina harus melawan tokoh antagonis yang mungkin sudah berumur lanjut, renta, fisik dan pemikirannya tiada setangguh saat muda?

Mengapa?

Apakah ini suatu bentuk "konspirasi" atau "propaganda" supaya generasi mudah jangan kalah dengan generasi yang sudah tua-tua? "Berontak" saja lah, seperti itu.

Ataukah apa?

Bagaimana pendapat kamu, teman2 K&A?

15 Jawaban

Peringkat
  • 8 tahun yang lalu
    Jawaban Favorit

    Sudah dari jaman dahulu kala tokoh pahlwan keluar dari para pemuda (sejarah kerajaan diseluruh dunia bisa dilihat banyakan yang menggulingkan kekuasaaan Raja yang sudah tua dari tokoh muda) ombak di depan akan selalu kalah dengan ombak yang dibelakang. Karena tokoh muda lambang dari pembaharuan mungkin bisa dikatakan berontak tapi dari sisi yang baik karena kebanyakan tokoh tua dianggap kurang berhasil dapat juga tokoh tua menjadi penasihat bagi yang muda.

    Jadi supaya mengikuti perkembangan yang ada dan keinginan banyak pembaca kebanyakan pahlawan dari toko muda sudah sejarahnya seperti itu, coba klo lakonnya tokoh tua dan antagonisnya muda pasti penggemar animasi dan pembaca tidak akan laku itu animnya atau komiknya. Karena tokoh muda lambang PEMBAHARUAN

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    Hai Tampan (Tampang panuan) =))

    >back to quest, ya kenapa lawan protagonist nya tidak seumuran/beda dikit dengan antagonist nya? kenapa tidak seumuran saja selalu prota dengan antago nya,

    >mungkin ya, anime/manga itu (mainstream/yg nyaris mainstream/apalagi yg shonen) rata-rata kan disuguh kan untuk usia remajaan / sedikit dewasaan, jadi umur mereka(para karakter) sengaja di muda kan, dan dengan antagonist kebanyakan tua, kenapa? karena yang tua pasti lebih all high and mighty, kalau protagonist nya orang dewasa ntar rating nya turun :v #ngeles# apalagi kalau protagonis umuran 30-an lawan nya semua usia 17 kebawah kan aneh :v

    arigato puskesmas..

  • 9 tahun yang lalu

    Apa kabar Shinichi Senpai . . .:D

    mungkin alasannya antara lain :

    > mereka ingin memberikan pesan kepada generasi muda walaupun mereka masih muda asakan punya semangat 45, jiwa rela berkorban dan keyakinan diri sendiri mereka bisa mengalahkan dia yang lebih tua dan berpengalaman

    >Selain itu bisa enak aja kalau ceritanya berhubungan dengan masa lalu peran utama. biasanya kalau musuhnya lebih tua dia bisa mengetahui seluk beluk kejadian di masa lalu (keluarga peran utama, bencana yang sebelumnya dll ) Jadi lebih enak bikin ceritanya. contoh :

    Bos terakhir : "Dulu ayahmu adalah seorah tukang ngepet sama sepertiku, dan pernah kukalahkan sebelumnya hahahaha"

    atau

    Bos terakhir : organisasi ini adalah organisasi paling berbahaya sedunia . namun asal kau tahu ya sebelum krisis moneter sebenarnya organisasi ini masih berbentuk Warung Tegal

    Kalau menurutku seimbang2 aja (daripada kebalik). Iya hampir idem sama jawaban saya diatas.

    saya juga penasaran pingin liat apa ada ya animanga yang pemeran utamanya sudah tua tapi musuh terakhirnya adalah orang yang lebih muda. atau pemeran utamanya pria tapi musuh terakhirnya perempuan. kayaknya menarik.

    Thx :D

  • 9 tahun yang lalu

    Salam tampan aja, om,,

    Coba saya jawab,,

    -_-

    pertanyaan dari om ini,,

    Apakah seimbang ya, tokoh protagonis yang masih belia, bugar, dan berstamina harus melawan tokoh antagonis yang mungkin sudah berumur lanjut, renta, fisik dan pemikirannya tiada setangguh saat muda?

    Mengapa?

    Apakah ini suatu bentuk "konspirasi" atau "propaganda" supaya generasi mudah jangan kalah dengan generasi yang sudah tua-tua? "Berontak" saja lah, seperti itu.

    Ataukah apa?

    Bagaimana pendapat kamu, teman2 K&A?

    =>kalo menurut pendapat saya :

    1. Yang pertama jelas, karena serial itu berorientasi untuk menjadi sebuah serial beken nan panjang hingga berjilid-jilid,, dan berchapter-chapter,,

    Karena itulah sebagian dari mangakanya memplot di tokoh utama berumur muda, hal itu agar para pembacanya terus mengikuti perkembangan si tokoh utama, dari bodoh dan ga bisa ngapa2in hingga menjadi bertambah kuat/cerdas seiring berjalannya waktu,,

    Prinsip tersebut yang kebanyakan digunakan oleh manga shonen mainstream (karena contoh yang anda berikan kebanyakan adalah genre tersebut),,

    gak heran jika kemudianm ada kesamaan plot antara satu manga dengan manga yang lain (kita menemukan Naruto bertambah tua dari Naruto ke Shippuuden, ato Luffy bertambah kuat setelah 2D2Y, atau Dragonball ke Dragonball Z) hal tersebut sulit dilakukan jika tokoh utamanya seorang manula bangkotan, atau pakde separuh baya yang suit bertambah umur lagi,,

    Plot2 timeskip semacam itu dipilih karena terbukti mengangkat popularitas manga,,

    2. Namanya saja Shonen, Shonen = Remaja Laki-Laki,, sudah pasti orientasi segmentasinya ke remaja,, karena itu dibuatlah tokoh utama yang mewakili sebagian besar konsumennya,,

    Sama seperti remaja yang menggandrungi Cherrybelle atau Smash, kenapa mereka tidak menggandrungi Bob Tutupoli ato Rafika Duri,,

    manga dan industri dibelakangnya sebagai sebuah sistem kapitalis yang berorientasi bisnis, jelas paham sekali soal ini,,

    1,2 itu jawaban kenapa tokoh utama itu muda,, sebenarnya belum menjawab secara langsung pertanyaan anda kenapa tokoh utamanya lebih tua,,

    kalo mengenai itu :

    1. saya setuju dengan pendapat user2 hebat yang telah menjawab sebelumnya,,

    2. saya juga setuju mengenai pendapat Om shin bahwa itu adalah "semangat untuk melebihi generasi sebelumnya",,

    tapi saya tidak setuju mengenai kalimat "harus melawan tokoh antagonis yang mungkin sudah berumur lanjut, renta, fisik dan pemikirannya tiada setangguh saat muda"

    itu saya tidak setuju,, hampir selalu pada serial shonen,, musuh yang dilawan ada pada saat kondisi terkuatnya, kondisi matang2nya,,

    Kalo Luffy lawan TEach muda, jelas Luffy pemenangnya,, lha dia belum punya Yami-Yami dan Gura-Gura no Mi,,

    tapi justru Luffy akan dihadapkan dengan Teach (permasalahannya bukan pada saat Teach sudah tua, tapi justru pada saat Teach berada pada puncak kekuatannya),,

    Shaman King pun begitu, Yoh melawan Hao yang konon kekuatannya jauh lebih kuat dari 500 tahun yang lalu,,

    kesimpulannya jelas : karena dalam hal ini, mangaka hampir tidak mempersoalkan musuh dari segi umur, tapi musuh dalam kondisi terbaik dan terkuat yang sulit untuk ditaklukkan,, Sehingga cerita akan semakin seru dan pembaca akan semakin senang,, bertanya2 bagaimana tokoh utama yang masih muda, masih ijo dan ingusan bisa mengalahkan lawannya,,

    jadi kembali keatas, semua itu adalah bagaimana seorang mangaka menghibur pembacanya, dan menjaga ketertarikan pembaca akan karyanya,,

    itu menurut saya,,

    Sumber: maaf kalo ada kekeliruan, semoga bermanfaat,,
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 9 tahun yang lalu

    entahlah....

    mungkin bisa diibaratkan SEMANGAT VS PENGALAMAN, n semangat juang tinggi lebih hebat dri pengalaman doang....

    contohnya pasuka indonesia lawan penjajah, kn pasukan indonesia rata" pemuda n daya juang'a tinggi bgt

    Sumber: entahlah.com
  • 9 tahun yang lalu

    aa.. saya juga pernah kepikiran kayak gtu.. tapi akhirnya saya gak mikirin lagi..

    (sebenarnya baru inget pernah mikirin kayak gtu pas baca pertanyaan ini.. ^^a)

    saya juga sempat terheran heran sih.. banyak protagonisnya lebih muda dari yang antagonis..

    dan yang protagonis pasti selalu menang dari si antagonis yang umurnya lebih tua belasan bahkan puluhan tahun..

    dan yang bikin saya terheran-heran lagi, seharusnya karakter yang lebih tua itu bisa menang dibanding yang muda. soalnya pasti dia lebih berpengalaman di banding yang mudanya kan.

    dan kebanyakan karakter protagonis yang lawannya lebih tua pasti pertama kalah dlu dan belum ada sebulan atau bahkan hanya 3 hari sudah bisa mengalahkan lawannya itu. ^^a

    yah klo ditanya seimbang apa enggaknya ya tentu aja gak seimbang.. tapi jiwa semangatnya maybe yang bikin seimbang.. haha (namanya juga animanga)

    konspirasi ataupun propoganda saya juga kurang tau.. ^^

    tapi overall cerita kayak begitu lebih menarik dimata para penontonnya.. jadi pasti banyak yang gak mikirin sampe kesini.. ^^a

    yah.. that's my opinion.. ^^

  • 9 tahun yang lalu

    Ya namun wajar saja sih, karena meskipun kebanyakan karakter antagonis yang dilawan oleh karakter protagonis itu lebih tua, ini berarti mereka sudah punya banyak pengalaman, dan mereka juga tidak lemah sampai bisa disebut tante tante atau om om lo

    Bandingkan dengan Luffy yang baru berumur 17 tahun saat memulai petualangannya masih sangat naif dan barulah di Sabaody Island Arc barulah dia dan kru Staw Hat emnyadari bahwa mereka tidak mungkin bisa menaklukan dunia karena di dunia itu masih banyak orang orang hebat dan berkekuatan monster lainnya

    Tekken Chinmi - disini memang diceritakan Chinmi adalah seorang petarung muda yang ingin menjadi kuat, dan dia juga mempunyai rival yang seumuran dengannya yaitu Shi Fan (ya kalau Tan Tan juga masuk) dan lawan Chinmi juga memang sulit sulit (Terutama Oudou atau Panglima apa itu di New Kungfu Boy)

    Kekkaishi = Yang mana ya antagonisnya? Oudou clan? buktinya dia juga muda tuh Ougi Shichirou, dan yang tua tua dan sudah berumur ratusan tahun itu juga hebat hebat kekuatannya kok

    Detective Conan = Shinichi harus melawan organisasi yang sudah taraf dunia (sampai FBI, CIA masuk) jadinya ya tidak dapat diremehkan kan?

    Intinya menurut saya sih sengaja diseimbangkan bahwa yang muda memang harus melawan yang tua sih dan yang muda akan emngalahkan yang tua

    Sumber: maaf kalau tidak nyambung
  • 9 tahun yang lalu

    Ialah...

    Kan ga lucu kalu lawan utamanya itu anak kecil. Ato lebih mudah dari tokoh utama. Kenapa ? Untuk memberi kesan kalu sang lawan itu berpengalaman.

    Sumber: Mine
  • Lou
    Lv 7
    9 tahun yang lalu

    entahlah

    terkadang saya rada bingung juga

    mungkin karena yg tua (wise and evil), old generation lawannya mesti yg muda (wild), new generation

    yg tua pasti diganti sama yg muda kelak seperti kata anda generasi mudah jangan kalah dengan generasi yang sudah tua-tua or somethin' like that

    mungkin ngikutin konsep itu makanya jadi begini

    btw, di Black Cat

    Train sama Creed kayaknya sama sama muda dah :P

  • Anonim
    9 tahun yang lalu

    mungkin agar tingkat tantangan dan kesulitannya semakin tinggi,dan otomatis pertarungan akan semakin seru.dan otomatis pula,penggemar akan tambah banyak.kalo tokoh antagonis sentralnya lebih muda,pasti kesannya kurang pengalaman dalam segala hal.dan pasti nanti tokoh utamanya gampang banget menang.dan otomatis,penggemar berkurang karena story kurang seru dan menantang.

    V^_^

  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    sebenernya sih gg semua antagonis lebih tua atau berumur dari yang protagonis, tapi sebagian besar memang menampilkan bahwa sosok protagonis dikarakterkan sebagai anak kecil atau anak kemaren sore karena disinilah letah istimewanya, sang protagonis dituntut punya talenta yang lebih kuat atau sama kuatnya dengan si antagonis padahal pengalamannya yang jauh di bawah si antagonis, itu akan membuat orang terkagum kagum sama sosok ini.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.