promotion image of download ymail app
Promoted
Just Curious ditanyakan dalam KulinerLain-lain - Kuliner · 8 tahun yang lalu

Lebih sehat mana fastfood atau warung nasi goreng, nasi uduk, pecel lele?

Banyak yang mengatakan fastfood makanan yang tidak sehat. Padahal kalau kita dengar mereka punya standar sendiri seperti minyak hanya dipakai sekian kali dsb. supaya rasa tetap sama. Sedangkan warung di pinggiran katanya banyak yg beli minyak bekas fastfood dan minyak tersebut dipakai berulang kali sampai item kaya oli. Belum lagi ngga pakai sarung tangan dan cuci piringnya hanya di ember. Jadi lebih sehat mana sekarang?

7 Jawaban

Peringkat
  • 8 tahun yang lalu
    Jawaban Favorit

    Tergantung SELERA masing - masing .

    Memang banyak kelemahan antara keduanya .

    Tetapi kita ambil unsur positifnya saja .

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 8 tahun yang lalu

    kalau dari segi kebersihan jelas fast food lah yang lebih nersih dari pada warung nasi greng dll.Makanan fast food dibilang tidak sehat, junk food,dll dikarenakan gizinya yang tidak seimbang dan mengandung kalori yang lebih tinggi di banding hidangan spt nasi uduk dan pecel lele.Banyak kasus yang menyatakan kebanyakan makan fast food bisa menyebabkan kegemukan tapi menurutku bukan karena fast foodnya makan apapun kalau tidak seimbang akan menyebabkan efek tertentu entah terlalu gemuk atau terlalu kurus atau koleserol dll, makanan yang seimbang yaitu makanan yg terdiri dari karbohidrat,protein,sayuran,buah buahan dalam jumlah yang cukup, contoh: pecel lele ( nasi:karbo/lele:protein/lalapan:sayur) cukup sehat dikonsumsi, sedangkan di fast food tidak mencukupi kebutuhan kita akan protein dan serat kita dan yang pasti harganya mahal

    Sumber: me and me
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 8 tahun yang lalu

    Menurut saya, relatif sulit menilai mana yang paling sehat. Karena, kalau memang niat mendapatkan makanan SEHAT yang sebenar-benarnya sehat, ya harus mengolah sendiri makanannya dari mulai bahan mentahnya, sehingga kita tahu betul APA YG KITA MAKAN.

    Fastfood dan warung makan pinggir jalan.. Kalau dikaji mendalam, tentu baik fastfood maupun warung makan pinggiran memiliki kekurangan dan kelebihan masing2. Sepanjang yg saya tahu, untuk warung makan pinggiran, jarang sekali yg menggunakan MINYAK GORENG SEGAR (masih baru). Lihat saja warna minyak gorengnya yang kebanyakan sudah seperti coca-cola. Hihihihiiii... Saya ga tau secara ilimiah bagaimana menjelaskan dampak jangka panjang jika kita sering mengkonsumsi gorengan ayam/lele/bebek di warung pecel lele yg minyak gorengnya seperti itu. Sy termasuk yg khawatir jg, karena kebetulan, saya hobi makan pecel bebek. =)

    Sedangkan fastfood, kita lebih tidak tahu lg apa yang mereka taruh di makanan yg mereka sajikan. Memang, mereka meng-klaim memiliki standar tinggi untuk makanan mereka. Dan memang beberapa restoran cepat saji berbeda dgn restoran cepat saji lainnya dalam hal kualitas kesehatan bahan makanannya. Namun dari informasi yang banyak beredar, makanan di resto cepat saji itu banyak memiliki bahan pengawet.

    Soal kebersihan, saya sendiri lebih yakin kalau restoran fastfood lebih bersih.

    Kesimpulan dari saya, SEGALA SESUATU ITU TERGANTUNG "DOSIS" ATAU "KADAR"-NYA. Dan segala sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Artinya, menurut saya, kita tidak perlu terlalu merisaukan mana yg lbh baik, mana yg lbh sehat. Yang penting, kita lakukan yg terbaik. Jgn mengkonsumsi makanan apapun secara TIDAK SEIMBANG. Semuanya haruslah SEIMBANG.

    Gpp sesekali makan di warung pecel lele.. Gpp sesekali makan di resto fastfood. Ya tp sesekali makan jg hidangan sendiri dong.. Dan tentu, rutin olahraga. Intinya, semuanya HARUS SEIMBANG.

    Semoga membantu.

    Sumber: Info kuliner di Cirebon: http://cirebonkuliner.blogspot.com/
    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 8 tahun yang lalu

    kalo gitu jangan kedua2nya..

    lebih baik masag sendiri dirumah..

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Anonim
    8 tahun yang lalu

    lebih baik bikin diri gan

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 8 tahun yang lalu

    Kalau kasusnya seperti diatas, berarti kesehatannya relatif

    kalau menurut aq yang lebih sehat ya masakan sendiri

    jadi bisa mengontrol bener-bener gizinya

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 8 tahun yang lalu

    Sepertinya nasi uduk..

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.