Icap ditanyakan dalam Keluarga & HubunganKeluarga · 7 tahun yang lalu

apa yang harus saya lakukan ketika istri saya dihamili orang lain?

apa yang harus saya lakukan ketika istri saya dihamili orang

18 Jawaban

Peringkat
  • 7 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Kalau dilihat pertanyaanya itu cuma gambaran kamu saja ya bro. Kamu takut karena kamu merasa gak sanggup/mampu membahagiakan istrimu. Aku rasa pertanyaanmu cukup bagus untuk menggali sampai mana pengetahuan kita. Dan itu berarti kamu mempersiapkan jangan sampai hal itu terjadi.

    Karena kamu sudah mempersiapkan diri supaya hal itu tidak terjadi sehingga kamu hati-hati dalam mengambil langkah. Namun,,, bila sampai hal itu terjadi, maka berbahagialah. Karena kamu bisa mencari orang yang lebih baik dari dia.

    Hal ini berdasar hak dan kewajiban suami istri yang sudah ada tuntunannya. Dimana salah satunya "istri harus menjaga kehormatan keluarga termasuk menjaga kehormatan wanita sebagai istri". Walau bagaimanapun keadaannya tidak bisa seenaknya berselingkuh. Kalau masing-masing berargumen bisa dimaafkan, lalu sampai kapan kita akan dewasa dan berbuat benar. Toch nanti dimaafkan.

    Bila seandainya karena kamu tidak sanggup memberi "kepuasan" yang diinginkan oleh istri. Itu artinya kamu harus tahu diri, biarkan istri menjadi milik orang lain yang sanggup memberinya "kepuasan" tsb.

    Menikah adalah kesiapan mental dan moral, jadi menurutku tidak ada kata maaf untuk perbuatan tercela.

    Batas antara CINTA dan NAFSU sangat tipis, jadi bila salah mengartikan akan tergelincir prkateknya. Dan banyak diantara kita yang tidak bisa membedakannya sehingga tidak tahu bila kelak menikah apa karena cinta, apa karena nafsu.

    Bagiku kita tidak bisa disamakan dengan Tuhan karena tidak bisa memaafkan. Kita cuma makhluk ciptaannya yang banyak mempunyai kekurangan. Umum orang memang mengatakan "Tuhan saja memaafkan, kenapa kita sebagai makhuknya tidak". Tuhan bisa memaafkan karena Dia mengetahui orang tersebut benar-benar bertobat. Nach, kita saja terkadang tidak tahu hati kita sendiri bagaimana kita bisa mengetahui hati orang lain.

    MAAF, bila ada yang tersinggung dengan statement aku ini. Ini menjadi keyakinanku sejak remaja sampai sekarang.

    Karena bisa jadi juga dengan memafkan malah akan membuat dosa lagi, karena banyak dari cerita rumah tangga yang ketahuan selingkuh terus dimaafkan lalu suatu saat terulang lagi. Padahal bisa jadi bila kita lepaskan istri kita, dia akan terlampiaskan "kepuasannya" sehingga dia tidak selingkuh dengan orang lain lagi. Satu sisi terbalik dari kata maaf, bukan mendapat berkah tapi menebar dosa yang lebih banyak.

    Sekali lagi aku minta maaf bila ada yang tidak menyukai statementku tadi. Kita beda lingkungan sosial, beda pikiran, beda keyakinan, beda prinsip dan tentunya beda persepsi. Aku hanya menyampaikan apa pendapatku saja.

    Semoga bisa dipahami.

    ..........

  • Anonim
    7 tahun yang lalu

    Nasib kok gak kira2 mas, apes campur ngenes.......itu kalau BETUL Lho? tapi kalau sekedar persangkaanmu saja thd istri mas, maka yang apes, ngenes, dapat sial, dll adalah istri dan anak mas yg msh dlm kandungan. jgn ambil kesimpulan sepihak, tuduhan zina hrs ada saksinya. fikirkan masak2 sebelum bertindak dari pada menyesal dikemudian hari. sholat! mohon besabaran dan petunjukNya. moga diberi jalan yg terbaik.

  • 7 tahun yang lalu

    lebih baik check DNA dulu sebelum memastikan apakah benar istri anda dihamili.

    Pikirkan sebelum bercerai,

    Apakah anda siap mempertahankan rumahtangga anda,?

    Apakah anda siap memberi tahukan kepada sianak ketika sudah besar siapa bapaknya (jika benar dugaan anda),?? Untuk mencegah terjadinya pernikahan sedarah kelak.

    Dan apakah anda siap mengasuh si jabang bayi tanpa mengungkit'' masalah ini dengan istri anda.

    Diselingkuhi saja sudah sakit hatinya minta ampun apalagi sampek hamil.

    Apapun kesalahan anda sehingga istri melakukan hal tersebut seharusnya istri mengungkapkan semuanya permasalahanya. Bukan diam saja dalam rumahtangga suami istri gag ada yg ditutup''i semua dibicarakan.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • Raven
    Lv 7
    7 tahun yang lalu

    Kok bisa istrimu dihamili orang lain ?

    Memangnya sebagai suami, kamu dimana , sampai-sampai orang itu bisa santainya menghamili istrimu ?

    Jangan-jangan kamu terlalu curiga saja, padahal istrimu mengandung anakmu, atau kamu terlalu tidak peduli dengan istrimu sampai dia dekat dengan orang lain.

    Kamu pastinya melakukan kesalahan, sampai kejadian ini bisa terjadi. Jadi, intropeksi dirilah dan renungkan bagaimana perasaanmu ke istrimu dan caritahu benar tidak itu anak orang tersebut.

    Kalau memang sudah tidak ada perasaan lagi, ceraikan istrimu.

    Tapi kalau kamu masih ingin mempertahankannya dan mencintai anak darinya tak peduli itu anak siapa, pertahankanlah dia dan perbaiki pernikahan kalian.

  • 7 tahun yang lalu

    jangan emosi dulu pak boss....

    selesaikan selagi masih bisa diselesaikan dengan kepala dingin....

    tanyakan pada diri anda sendiri apakah yang membuat istri anda sampai seperti itu? apakah kurang puas dirumah atau kurangnya perhatian dari anda?

    pertanyakan juga pada diri anda sendiri masih pantaskah dia untuk anda?

    jika sudah....apakah istri anda menyesal telah melakukan itu?

    dan apakah kalian masih saling mencintai?

    dari pertanyaan2 diatas saya harapkan pak boss nanti bisa ambil kesimpulan apakah lanjut atau tidak.

    tapi kalo saranku sih lanjut aja, Alloh aja mau memaafkan umatnya yang benar2 bertaubat.apalagi kita sebagai manusia.

    Sumber: mE
  • Anonim
    7 tahun yang lalu

    Dengan segera akan saya ceraikan tanpa tedeng aling aling!

  • 7 tahun yang lalu

    kalo ane sih ane cerein aja ...

    nga peduli betapa sayang ane ma dia , nga peduli apa kesalahan ane ma dia ...

    bagi ane cw yang uda selingkuh n bahkan sampe hamil sama selingkuhannya dah ngga bisa komit lagi sama ane .

    kalo dah nga bisa komit lagi buat apa diterusin ...

  • Anonim
    7 tahun yang lalu

    dilihat dari sebab2nya.

    kalau kesalahan yang fatal disebabkan oleh sang istri,ya mau gak mau harus diceraikan.

    tapi kalau kesalahan kerena musibah seperti pemerkosaan kita ikhlasin ja,karena istri anda tidak bersalah.terima kasih.

  • 7 tahun yang lalu

    lakukanlah mana yang terbaik untuk dia n juga kamu, kalau emang itu benar tinggalkan dia n suruhlah dia nikah ma laki2 yg menghamili dia.. karna mungkin itu yang terbaik.

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.