emban
Lv 5
emban ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 7 tahun yang lalu

Utk muslim, bisakah anda jelaskan ayat ini?

bisakah anda jelaskan ayat ini, sehingga pernyataan muslim bahwa pihak yg mengutus TIDAK MUNGKIN SAMA dgn pihak yg diutus.

-----------------------------------

Yesaya 55:11

demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia , tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Coba lihat, ada beberapa kata ganti disitu;

firman-Ku

IA....==> dikalimat IA tidak akan kembali ...........dan IA akan melaksanakan.....

NYA....==> pada kalaimat " apa yg Kusuruhkan kepadaNYA.

Siapa KU??, siapa FIRMAN??, siapa IA,?? siapa NYA??

~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Nah, coba jelaskan menurut pemahaman muslim......

Silahkeun........

Perbarui 2:

@gracie.

apa jaman Yesaya, Yesus sudah jadi manusia?

Perbarui 3:

@Nuby.

Apakah engkau bisa menyuruh kata katamu menjadi manusia?

Atau mungkin pernahkah Alloh swt menyruh kata katanya sendiri menjadi manusia?

Perbarui 4:

Utk @gracie;

coba lihat kalimatnya.

demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia

Bukankah IA disitu adalah "firman" yg keluar dari mulut TUHAN??

8 Jawaban

Peringkat
  • Anonim
    7 tahun yang lalu
    Jawaban Terbaik

    Yesaya 55:11

    "demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia , tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya."

    Begini maknanya, kakak-kakak sekalian:

    penulisan huruf besar "-Ku", sudah pasti semua paham bahwa berarti Tuhan, saya rasa hal ini sudah bisa kita pelajari di masa sekolah dulu. Lalu pada awal kalimat ada kata "firman", nah kata inilah yang akhirnya pada kalimat2 selanjutnya, digantikan oleh kata "ia" dan "nya".

    Jadi mudah saja:

    "demikianlah firman Tuhan yang keluar dari mulut Tuhan: firman itu tidak akan kembali kepada Tuhan dengan sia-sia, tetapi firman tersebut akan melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Tuhan suruhkan kepada firman itu."

    Nah, pasti kakak-kakak akan bertanya, bagaimana caranya firman/perkataan dapat disuruh2, dapat 'bergerak' dan melaksanakan sesuai kehendak Tuhan?

    Begini kak, saya rasa semua agama pasti memiliki, sebutlah nabi, imam, pemuka agama, penganut, dan lain-lain, betul tidak? Nah inilah yang 'mendapat' firman Tuhan tersebut dan melaksanakan kehendak Tuhan. Dengan cara apa? Tentu saja, kakak-kakak sudah sering dengar kalimat "Menyebarkan kabar gembira" dari kaum nasrani. Nah seperti itulah, mereka pengikut Tuhan ini menyebarkan kabar baik, menyebarkan ajaran Tuhan. Didukung pula oleh Roh Kudus. Seperti apa pengertian Roh Kudus? Kakak bisa search di banyak website Kristiani, bila kakak-kakak disini memang punya ketertarikan untuk mempelajari agama lain dengan baik.

    Jadi kesimpulannya,dengan mengacu kepada pertanyaan di atas:

    1. apakah jaman Yesaya, Yesus telah menjadi manusia? Belum. Karena Perjanjian Lama ditulis sebelum Yesus lahir. Lalu berdasarkan apa penulis2 kitab Perjanjian Lama berani menulis kitab sedemikian tebal? Tuhan telah ada sebelum dunia dijadikan, terlebih2 manusia adalah ciptaan Tuhan, jadi sudah pasti wajar bila Tuhan dapat berkomunikasi & memberikan tanda-tanda kepada manusiaNya.

    2. Apakah engkau bisa menyuruh kata2mu menjadi manusia? Selama saya belajar di universitas Kristiani, saya belajar satu hal, yang sejak kecil saya rasa "ah biasa aja" tapi ternyata saya tidak paham maknanya. Tanda petik di setiap kutipan Alkitab. Bisa kakak-kakak temukan, saat umat Kristiani mengutip atau menuliskan ayat, baik di FB, di kertas, atau bahkan saat ujian kelas Agama, kami selalu membubuhkan tanda petik. Untuk apa? Jawabnya, Firman itu hidup.

    Meski Firman itu hidup, tidak lantas kita dapat melihat kalimat2 Tuhan tergantung jelas di langit dengan huruf Times New Roman 28pt atau seperti koran yang terbang2 terhempas angin. Namun karena Tuhan sendiri berkehendak, dan dengan adanya Roh Kudus, serta nabi & rasul2nya, pemuka agama, bahkan keluarga & kawan, serta dengan adanya Alkitab kami.

    Sama seperti bila bapak RT mengatakan: "Mohon informasikan kepada seluruh penduduk, hari minggu ini ada kegiatan gotong-royong". Maka mudah saja, seluruh satpam dan tetangga terdekat pak RT akan membantu menyebarkan kepada penduduk yang rumahnya paling ujung sekalipun untuk mengetahui hal ini.

    Sumber: Maafkan, saya bukan muslim, hanya saja saya ingin menjabarkan kutipan tersebut saja, kakak-kakak sekalian^^... Selamat beraktifitas yang positif & sebarkan damai untuk negeri ini^^...
  • Anonim
    7 tahun yang lalu

    Firman yang keluar dari utusannya kan bersumber dari tuhan.... Karena itulah disebut Nabi dan Rasul penyampai Firman...

    “Sebab segala firman yang engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa aku datang dari pada – Mu, dan mereka percaya, bahwa ENGKAULAH yang telah MENGUTUS AKU”. (Yohanes 17:8)

  • 7 tahun yang lalu

    KU=allah

    Firman=ucapan(yg keluar dari mulut adalah ucapan)

    IA=yesus yg melaksanakan firman/ucapan allah.

    Yesaya 55:11

    demikianlah firman-Ku (UCAPANKU)yang

    keluar dari mulut-Ku: ia(YESUS) tidak

    akan kembali kepada-Ku dengan

    sia-sia , tetapi ia akan

    melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil

    dalam apa yang Kusuruhkan

    kepadanya.(KEPADA YESUS)

    Jadi yesus itu hanya pesuruh/utusan allah.

    -------------------------------

    -kalau bukan yesus siapa lagi dong mungkin nabi2 sblum yesus.

    Lihat ada tanda titik dua setelah 'mulut-ku'.

    Bljar lagi lah bahasa.

  • 3 tahun yang lalu

    Bapa mengutus Yesus Kristus sama halnya Allah mengutus Sang Firman, Yesus Kristus "diutus" Bapa datang ke dunia dalam daging (inkarnasi) untuk melakukan misi penyelamatan bagi umat manusia, sama sekali tidak mengecilkan Hakikat Yesus sebagai Allah. Dia juga mengambil wujud seorang hamba dan meninggalkan kemuliaan surgawiNya.

  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 7 tahun yang lalu

    Siapa KU??,

    KU adalah menunjukkan Allah Yang memberi Kuasa.

    siapa FIRMAN??,

    FIRMAN adalah segala perkataan dari Allah. Dalam hal ini adalah 'KunFayakun' dimana menjadi (ciptaan-Nya) sebagai Nabi & utusan dari Allah.

    siapa IA,??

    IA adalah merujuk kepada Nabi Isa (Yesus - oleh Kristen). Yang akan menjadi kepanjangan tangan Tuhan dalam menyampaikan ajaran-Nya.

    siapa NYA??

    NYA adalah Utusan Tuhan tadi (nabi Isa) yg telah lahir sebagai Nabi.

    Mungkin ini pemahaman ane sob.

    Utk lebih jelasnya sih ente harusnya yg lebih wajib memahaminya, karena ini adalah kitab ente.

  • 7 tahun yang lalu

    Itu adalah ayat nya orang kristen, jika minta penjelasan , tanyakan pada umat kristen. Bukan suatu kekurangan jika saya sebagai umat muslim "tidak berusaha memahami" tentang ayat tersebut, karena yang wajib dipelajari dan diamalkan adalah Al Quran.....

  • Anonim
    7 tahun yang lalu

    Yesaya 55:11

    Demikianlah firman-Ku (Allah) yang keluar dari mulut-Ku (Allah): ia (Yesus) tidak akan kembali kepada-Ku (Allah) dengan sia-sia , tetapi ia (Yesus) akan melaksanakan apa yang Ku (Allah) kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Ku (Allah) suruhkan kepada(Yesus).

    “Sebab segala firman yang Engkau (Allah) sampaikan kepada-Ku (Yesus) telah Ku (Yesus) sampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa aku (Yesus) datang dari pada – Mu (Allah), dan mereka percaya, bahwa Engkaulah (Allah) yang telah mengutus aku (Yesus)”. (Yohanes 17:8)

    Jadi Yesus adalah Pesuruh Allah. Betul tidak???

  • Anonim
    7 tahun yang lalu

    ALLAH ITU MAHA KUASA.... FIRMAN YG KELUAR DARINYA MEMPUNYAI KUASA....

    ISLAM CUMA BISA BILANG KUN FA YA KUN..TAPI TIDAK TAU MAKNA YG TERSIRAT DI DALAMNYA....ONTA BAHLOUL SIH....xixixixixixixi

Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.