Ini salah satu (dari sekian banyak) alasan knp dunia Islam terbelakang terus !!!?

Tujuan perempuan diwajibkan memakai hijab adalah untuk mencegah mereka dari pelecehan-kah? Muslim: Tujuan perempuan diwajibkan memakai hijab adalah untuk mencegah mereka dari pelecehan, Pak. Duladi: Kenapa bukan pelaku pelecehan itu yg diancam, tapi malah wanitanya yang diancam? Bukankah ini sama saja Islam... tampikan lainnya Tujuan perempuan diwajibkan memakai hijab adalah untuk mencegah mereka dari pelecehan-kah?
Muslim: Tujuan perempuan diwajibkan memakai hijab adalah untuk mencegah mereka dari pelecehan, Pak.

Duladi: Kenapa bukan pelaku pelecehan itu yg diancam, tapi malah wanitanya yang diancam? Bukankah ini sama saja Islam menteror perempuan? Seharusnya yg diteror itu kan pelaku jahatnya, bukan wanitanya?

Muslim: Tidak begitu Pak. Karena mustahil ada pelaku pelecehan seksual, jika tidak ada penyebabnya.

Duladi: Memang begitulah cara Islam merusak dunia ini. Islam bukannya menyalahkan tindak pelecehan itu, malah menyalahkan perempuan. Orang-orang nantinya tidak lagi menganggap pelecehan itu sebagai perbuatan yang keliru, tapi yang mereka anggap keliru adalah perempuannya lantaran tak memakai hijab.

Mereka bisa bebas menghina perempuan hanya karena perempuan itu tak memakai hijab.
Bahkan, mereka merasa pemerkosaan terhadap perempuan yg tak memakai hijab itu bukan perbuatan yang keliru. Yang keliru itu adalah perempuan yang tak memakai hijab.

Ini sama seperti pembunuhan yg dihalalkan dalam Islam. Muslim tidak menganggap salah pembunuhan yang mereka lakukan, tapi yang mereka anggap salah adalah perbuatan mengkritik Islam. Mengkritik Islam dapat menyebabkan Islam terhina, ini perbuatan yg salah. Jadi membunuh orang yg menghina Islam adalah tidak salah, tetapi yg salah adalah orang yg dibunuh.

Islam tidak menganggap salah ucapan kotor dan caci maki yg terlontar keluar dari mulut mereka, tapi yg mereka anggap salah adalah orang yg menyebabkan muslim marah. Jadi kata-kata sumpah serapah dan makian itu bukan hal yg salah, yang salah adalah orang yg dimaki-maki.

Sama seperti muslim menyikapi kisah perampokan yang dahulu Muhammad lakukan terhadap para pedagang. Tindakan merampok para pedagang itu tidak salah, yang salah adalah para pedagang yang dirampok karena mereka tidak mau masuk Islam.

Jadi, bilamana dunia ini berhasil dikuasai secara total oleh tentara Islam, maka KEJAHATAN akan dianggap fitrah (bawaan sejak lahir, sebuah kewajaran yg memang mesti dilakukan muslim), sementara para korban kejahatan itulah yang divonis salah.

Kata Islam:
"Lelaki tidak bisa salah, yg salah itu pasti perempuan.
Muslim tidak bisa salah, yg salah itu pasti kafir."

Masih ingat dengan komentar Fauzi Bowo menyikapi perkosaan yg marak di dalam Angkot? Dia bukannya menyalahkan pelaku perkosaan, tapi malah korban perkosaan itulah yang disalahkan.

Dunia seperti apa yang kamu dambakan? Bukankah dunia yang aman dan penuh damai, di mana setiap orang tidak perlu dihantui oleh perasaan khawatir menjadi korban kejahatan? Mau telanjang kek, mau pake rok mini kek, tidak ada orang yg berbuat jahat terhadap perempuan. Tidak ada penghinaan dan tidak ada pemerkosaan. Mau kita bawa barang berharga kita sebanyak apapun, tidak ada orang yg akan merampoknya. Mau kita taruh di manapun barang kita, tidak ada orang yg mencurinya.

Dulu di Bali sebelum banyak orang Muslim tinggal di sana, orang menaruh sepeda motornya di sembarang tempat gak bakalan hilang. Tapi sekarang setelah banyak muslim tinggal di pulau itu, orang menjadi was-was bila meletakkan sepeda motornya. Apakah dunia seperti ini yang kamu inginkan?

Jika seandainya nanti pulau Bali dihuni oleh mayoritas muslim, maka para turis menjadi ketakutan bila keluar rumah apalagi kalau pake rok mini, karena mereka bisa saja menjadi korban tindak pelecehan oleh muslim. Turis diperkosa, ini bukan salah pemerkosanya, tapi salah turisnya karena telanjang. Inilah OTAK Muslim.

Islam tidak menginginkan dunia yg aman dan damai. Islam ingin setiap orang selalu takut dan was-was dirinya menjadi korban kejahatan. Islam bukannya menjadikan dunia ini aman dan damai, bebas dari segala bentuk kejahatan, tapi malah memaklumi kejahatan dan menakut-nakuti korban.

Jika Tuhan yg jadi Gubernur DKI, pastilah Tuhan akan berkata tegas: "Tidak usah takut berpakaian mini, tidak bakalan kamu diapa-apakan. Aku yang jamin." Ini baru HEBAT!!!

Tapi kalau setan yg jadi gubernurnya, ucapannya tak jauh beda dengan ucapan Islam. "Kalau kamu pake rok mini, nanti kamu diperkosa." Ini PEMIMPIN ataukah nenek ompong? Wajar jika nenek ompong berkata seperti itu. Tapi Islam yg katanya agama kebenaran kok bersikap seperti nenek ompong?

Orang tua kita wajar selalu mengingatkan anak-anaknya agar terhindar dari kejahatan, karena orang tua kita bukan PENEGAK HUKUM, bukan PENGAYOM MASYARAKAT, dan juga bukan Tuhan.
Orang tua kita memiliki keterbatasan. Tetapi sangat keliru jika sebuah agama justru merestui kejahatan dan menakuti-nakuti korban.

Bukalah pikiranmu. Kalau memang Islam berniat mencegah kejahatan, maka bukan SI KORBAN yg ditakut-takuti, bukan si korban yg diancam, tapi PELAKUNYA-lah yg mestinya ditakut-takuti dan diancam.
9 jawaban 9