Jilbab Semok : RATIH!!!!!?

Wanita cantik berjilbab,kadang justru membuat penasaran dan punya daya tarik tersendiri. Apalagi jika bertubuh montok,kadang tercetak jelas di balik kain jilbabnya. Ia cenderung alim, namun di balik semua itu ia tetaplah seorang wanita yang punya hasrat, nafsu, dan gejolak BIRAHI yang siap menyerang kapanpun dan di... tampikan lainnya Wanita cantik berjilbab,kadang justru membuat penasaran dan punya daya tarik tersendiri. Apalagi jika bertubuh montok,kadang tercetak jelas di balik kain jilbabnya. Ia cenderung alim, namun di balik semua itu ia tetaplah seorang wanita yang punya hasrat, nafsu, dan gejolak BIRAHI yang siap menyerang kapanpun dan di manapun. Ratih, gadis muda berumur 21 tahun cantik sensual yang berjilbab, adalah seorang mahasiswa jurusan bahasa inggris di sebuah Universitas yang berada di kota J. Penampilannya yang anggun, dengan tubuh padat berisi yang selalu terbungkus jubah panjang, mengenakan kerudung cantik, semakin menambah keanggunannya. Sungguh sosok anggun wanita berjilbab. Ratih adalah gadis kuning langsat bertampang Jawa, yang sangat cantik dan manis, dengan kulit putih bersih, tinggi badan sekitar 165 cm, potongan muka manis, agak memanjang dengan dibalut jilbab/kerudung sangat menawan hati. Di balik baju muslimnya, tercetak tonjolan buah dadanya yang montok, sedangkan pinggangnya amat langsing dengan perut yang rata, pinggulnya serasi dengan pantatnya yang montok padat. Wow…indahnya. Walau berjilbab, saat berjalan kain panjangnya tertiup angin menampakkan cetakan tungkai pahanya dan kakinya terlihat panjang serasi dengan bentuk badannya, walau tertutup jubah panjang dan jilbab yang rapat, langkahnya terlihat sangat sexy dan gemulai. Pembawaan Ratih dengan jilbabnya terlihat sangat kalem dan malu-malu.



Suatu siang Ratih baru saja pulang sehabis berenang bersama teman teman kuliahnya Kelihatan sekali ia begitu ceria sepanjang perjalanan pulang , apalagi hari ini dia baru saja jadian dengan salah seroang teman kuliahnya yg memang sudah dia sukai sejak dulu.

Namun keceriaannya seolah terhenti saat ia tiba di rumahnya , ia agak sedikit curiga mendapati pintu rumahnya tak terkunci , padahal biasanya ayahnya selalu mengunci pintu sekalipun jika sedang ada di rumah , dan perasaannya semakin tak enak saat menyadari bahwa pintu itu sepertinya bekas ditendang atau didobrak seseorang.
Ratih bergegas masuk kedalam , melempar tasnya ke sofa dan memanggil ayahnya ..” ayah…?? ayah sudah pulang…?”
ayah ratih memang bekerja sebagai satpam di sebuah perusahaan besar. ibu ratih seudah meninggal dunia karena sakit berkepanjangan , jadi di rumah itu hanya tinggal ratih berdua dengan ayahnya.
“ayah…….?” tak ada jawaban
“ayah…??” suaranya semakin memeperlihatkan kecemasannya.
saat ia hendak memeriksa kamar ayahnya , ia mendengar suara berisik di gudang . Ratih pun bergegas ke garasi , dan terus memanggil ayahnya
“ayah lagi di gudang ya..??”
suara suara berisik itu berhenti.
ratih membuka pintu yg menuju gudang , dan melihat ayahnya terikat di kursi dengan mulutnya tertutup oleh selotip lackban , segulungan lackban bekas menutup mulut ayahnya masih tergeletak di bawah kursi.
“mmm…..mmmm..mmm..!!!!” ayah ratih seolah hendak mengatakan sesuatu ketika ratih memasuki gudang.
tiba tiba saja sepasang tangan kekar bertatto telah menangkap tubuh ratih dari belakang, diangkatnya tubuh ratih saat gadis cantik berjilbab ini berteriak , meronta , dengan sigap pria itu merangkul ratih dengan satu tangan sementara tangan yg lain membekap mulut ratih.
untuk beberapa saat ratih terus meronta , namun semakin ia meronta semakin keras rangkulan tangan pria itu dan terasa sangat sakit , sehingga akkhirnya ratih pun terdiam.
“diem….atau gue bunuh loo..!!!” suara orang yg menangkap ratih mengancam menakutkan.
Seorang pria lain kemudian dilihat oleh ratih mendekati ayahnya , berpakaian rapi , tinggi besar , namun tatapan matanya memancarkan kelicikan dan kekejaman.
“anak kamu ya ….???” tanya orang itu pada ayah ratih, ayah ratih tak menjawab.
“hmmm..artinya dia memang anak kamu…betul…?” kata orang tinggi besar lagi
sorot mata Anton (ayah ratih ) menandakan keterkejutan dirinya.
“nama saya toni dan orang itu adalah asisten saya, namanya Bejo” Anton terdiam sejenak sebelum melanjutkan,
“dan alasan kita kemari karena ayah kamu telah berutang cukup besar pada saya, ayah kamu telah meminjam uang dan selama ini selalu menunda nunda pembayaran sehingga bunganya pun telah banyak dan tak mungkin terbayar meskipun rumah ini dijual. makanya kita datang kemari untuk meminta pertanggung jawabannya.”
Anton tertunduk lesu saat orang tersebut membeberkan apa yang terjadi pada ratih , beberapa bulan yang lalu ia meminjam uang untuk berjudi tapi tak pernah menang sehingga hutangnya terus menumpuk akibat hobinya berjudi tersebut.
toni tiba tiba mencabut pistol dari balik jasnya dan menodongkannya pada Anton membuat pria malang itu menggumam sepertinya memohon ampun , ratih pun menjerit namun dekapan bejo yang semakin kuat membuatnya terdiam lagi.
Update: “hahaha…..jangan takut nona cantik….”kata toni dengan tenang “membunuh ayah kamu bukan hukuman yang pantas buat penghianat macam dia, malah sebaliknya dia akan menyaksikan jika anak gadis kesayangannya yang akan mempertanggung jawabkan perbuatnnya.” reaksi kaget dan ketakutan dapat terlihat juga terasa dari ratih... tampikan lainnya “hahaha…..jangan takut nona cantik….”kata toni dengan tenang “membunuh ayah kamu bukan hukuman yang pantas buat penghianat macam dia, malah sebaliknya dia akan menyaksikan jika anak gadis kesayangannya yang akan mempertanggung jawabkan perbuatnnya.”
reaksi kaget dan ketakutan dapat terlihat juga terasa dari ratih maupun ayahnya. ratih kaget namun tak beteriak karena kahwatir bejo makin erat mendekapnya , ia bisa menduga pertanggungjawaban macam apa yg dimaksud oleh orang itu, perasaanya makin gelisah.
“bejo..!! lepaskan dia..” perintah toni , dan bejo pun melempar jatuh ratih ke lantai.
Ratih berusaha bangkit , namun punggungnya diinjak dengan kuat oleh bejo sehingga ia terpaku di lantai , keakitan dan ketakutan yang berbaur membuat akhirnya air mata ratih meleleh juga.
“ampuun…tolong…jangan begini….” ratih memohon
“uuu….aku paling suka melihat gadis cantik menangis dan memohon seperti itu , bukan begitu jo..?” kata toni disambut dengan tawa kasar bejo.
Dengan cepat kedua tangan toni y
Update 2: Dengan beringas Toni menciumi wajah cantik dan manis yang masih mengenakan kerudung itu, nampak Toni seperti anjing kelaparan menyosor-nyosor wajah ayu Ratih, sementara wanita cantik berjilbab itu hanya bisa meronta-ronta. Tangan kanan Toni tiba-tiba turun kebagian bawah tubuh Ratih dan meraih ujung kain panjang di... tampikan lainnya Dengan beringas Toni menciumi wajah cantik dan manis yang masih mengenakan kerudung itu, nampak Toni seperti anjing kelaparan menyosor-nyosor wajah ayu Ratih, sementara wanita cantik berjilbab itu hanya bisa meronta-ronta. Tangan kanan Toni tiba-tiba turun kebagian bawah tubuh Ratih dan meraih ujung kain panjang di bagian bawah sejurus kemudian diangkatnya baju panjang itu tinggi-tinggi dan tersingkaplah apa yang selama ini tersembunyi.
Update 3: Ya Toni telah berhasil menyaksikan wanita itu dari ujung kaki betis sampai pangkal paha .Lalu tangannya meremas-remas bokong kenyal wanita ayu itu. Badan Toni dirapatkan diantara kedua kaki Ratih yang tergantung di tepi meja dan paha Toni yang sebelah kiri menekan rapat pada tepi meja sehingga kedua paha Ratih... tampikan lainnya Ya Toni telah berhasil menyaksikan wanita itu dari ujung kaki betis sampai pangkal paha .Lalu tangannya meremas-remas bokong kenyal wanita ayu itu. Badan Toni dirapatkan diantara kedua kaki Ratih yang tergantung di tepi meja dan paha Toni yang sebelah kiri menekan rapat pada tepi meja sehingga kedua paha Ratih terbuka, namun ia sengaja tidak melepas jubah dan kerudung wanita ayu itu. Ia ingin menyetubuhi wanita itu dengan tetap membiarkan jubah dan jilbab kerudungnya tetap dipakai. Ia merasakan sensasi yang luar biasa, bercinta dengan wanita cantik yang masih tertutup jilbab dan jubah panjang muslimnya. Tangan kiri Toni yang memegang kedua tangan WANITA berjilbab itu, di belakang badan Ratih ditekan pada bagian pantat ke depan, sehingga badan wanita berjilbab yang sedang duduk di tepi meja, terdorong dan memek Ratih melekat rapat pada paha sebelah kiri Toni yang berdiri menyamping. Tangan kanan Toni yang bebas dengan cepat mulai membuka kancing-kancing depan baju panjang terusan yang d
Update 4: jangan lakukan itu!, stoooppp…, stoopppp”, akan tetapi Toni tetap melanjutkan aksinya itu. Sebentar saja baju bagian depan Ratih telah terbuka sampai sebatas perut, sehingga kelihatan dadanya yang montok itu ditutupi dengan BH yang berwarna putih bergerak naik turun mengikuti irama nafasnya. Buah dada yang kuning... tampikan lainnya jangan lakukan itu!, stoooppp…, stoopppp”, akan tetapi Toni tetap melanjutkan aksinya itu. Sebentar saja baju bagian depan Ratih telah terbuka sampai sebatas perut, sehingga kelihatan dadanya yang montok itu ditutupi dengan BH yang berwarna putih bergerak naik turun mengikuti irama nafasnya. Buah dada yang kuning dan kenyal itu seolah ingin lepas dari BH nya. Perutnya yang rata dan mulus itu terlihat sangat putih, mulus dan merangsang. Dengan lincah tangan kanan Toni bergerak ke belakang badan Ratih dan membuka pengait BH . Kemudian Toni menarik ke atas BH itu dan…, sekarang terpampang kedua buah dada Ratih yang montok sangat mulus dengan putingnya yang coklat muda mencuat naik turun dengan cepat karena nafas yang tidak teratur. “Oooohh…, OOOOOOUUUUGGHHHH….ooohh…, jaanggaannn…, jaannnggaann!”. Erangan wanita cantik berjilbab itu tidak dipedulikan oleh pria tersebut, malah Toni menyingkapkan kerudungnya hingga terlihat kupingnya, mulut Toni mulai menciumi belakang telinga Ratih dan lida
Update 5: Hal ini menimbulkan perasaan yang sangat geli, yang menyebabkan badan perempuan berjilbab itu menggeliat-geliat dan tak terasa Ratih mulai terangsang juga oleh permainan Toni ini. Mulut Toni berpindah dan melumat bibir Ratih dengan ganas, lidahnya bergerak-gerak menerobos ke dalam mulut dan menggelitik-gelitik... tampikan lainnya Hal ini menimbulkan perasaan yang sangat geli, yang menyebabkan badan perempuan berjilbab itu menggeliat-geliat dan tak terasa Ratih mulai terangsang juga oleh permainan Toni ini. Mulut Toni berpindah dan melumat bibir Ratih dengan ganas, lidahnya bergerak-gerak menerobos ke dalam mulut dan menggelitik-gelitik lidah Ratih.
“aahh…,AAAAAGGHHHHHH….UUHHH……AAAAAAAAAH...
Update 6: Sebentar-sebentar Toni menaikkan baju panjang warna merah muda yang kadang jatuh ke bawah menghalangi pandangannya menyaksikan memek wanita berjilbab itu. Sementara Ratih hanya bisa menggoyangkan kepala ke sana kemari menahan nikmat dan birahi ysng melanda. Ya…Ratih benar-benar berada dalam Birahi yang membakar... tampikan lainnya Sebentar-sebentar Toni menaikkan baju panjang warna merah muda yang kadang jatuh ke bawah menghalangi pandangannya menyaksikan memek wanita berjilbab itu. Sementara Ratih hanya bisa menggoyangkan kepala ke sana kemari menahan nikmat dan birahi ysng melanda. Ya…Ratih benar-benar berada dalam Birahi yang membakar sukmanya. Tiba-tiba Toni melepaskan diri, kemudian bangkit berdiri di depan Ratih yang masih terduduk di tepi meja, ditariknya wanita cantik itu dari atas meja dan kemudian Toni gantian bersandar pada tepi meja dan kedua tangannya menekan bahu Ratih ke bawah, sehingga sekarang posisi wanita berjilbab itu berjongkok di antara kedua kaki berbulu Toni dan kepalanya tepat sejajar dengan bagian bawah perutnya. Ratih tahu apa yang diingini lelaki itu tanpa sempat berpikir lagi, tangan Toni meraih belakang kepala ny dan dibawa mendekati kejantanan Toni, yang sungguh luar biasa itu. Tapi bibir Ratih tertutup rapat, karena ia merasa ngeri dan jijik. Toni tak kehilangan akal , tangannya m
Update 7: Tangan kanan Toni menggenggam batang kontolnya yang besar dan kepala kontolnya yang membulat itu digesek-gesekkannya pada itil dan bibir memek wanita itu Oooohhhh…sssshhhhh…SSHHHH…..AU UUUWW…… …OOOOOUUUHHHH……AAAAHHHH..EEENNAAAAAKK…..ENAAAAAAK……AAAAAAAAAUUUUUWWW….TERUUUUUUUSSSSS….YEAH…..UUUUHHOOOOOHHHH….... tampikan lainnya Tangan kanan Toni menggenggam batang kontolnya yang besar dan kepala kontolnya yang membulat itu digesek-gesekkannya pada itil dan bibir memek wanita itu Oooohhhh…sssshhhhh…SSHHHH…..AU
UUUWW…… …OOOOOUUUHHHH……AAAAHHHH..EEENNAAAAAKK…..... AH…ENAAAAKKK……
wanita berjilbab itu mengerang mendesis nikmat, hingga merintih-rintih melawan badai birahi yang menerpa, kenikmatan dan badannya tersentak-sentak. Toni terus berusaha menekan kontolnya ke dalam memek Ratih yang memang sudah sangat basah itu, akan tetapi sangat sempit karena memang Ratih masih perawan.
Sementara denyut-denyut memek Ratih Faizah semakin liar menggoyang dan memilin-nilin kontol Toni. Sesekali Mr Toni membersihkan keringat yang membasahi tubuhnya ddengan kain jubah panjangnya yang kian kusut itu. Pelahan-lahan kepala kontol Toni itu menerobos masuk membelah bibir memek wanita itu. Ketika kepala kontol lelaki itu menempel pada bibir memeknya, wanita berjilbab
2 jawaban 2