Aswin
Lv 5
Aswin ditanyakan dalam Masyarakat & BudayaAgama & Kepercayaan · 1 tahun yang lalu

Apa Abraham Gideon & Solomo PEZINA ?

https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20...

Hakim Hakim 8:30

Gideon mempunyai tujuh puluh anak laki-laki, semuanya anak kandungnya, sebab ia beristeri banyak;

1 Raja Raja 11:4

Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.

Kejadian 25:1

Abraham mengambil pula seorang isteri, namanya Ketura.

Perbarui:

Anonim .... jadi kamu katakan Yesus PEMBUAL ya ? dia ganti hukum Taurat & para nabi

Matius 5:17

Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku dtg utk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku dtg bukan utk meniadakannya, melainkan utk menggenapinya.

Matius 5:18

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit & bumi ini, satu iota atau satu titikpun tdk akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

disini kelihatan GOBLOKNYA KAPIR .. ya.. he he mutel2 lidah ?

Perbarui 2:

Anonim : dlm link pertanyaan diatas Nabi SAW poligami TDK ADA hal perceraiaan

ATAU dlm referensi Bible yg disertakan diatas TIDAK SATUPUN hal perceraian

shg hal poligami sebelum atau sesudah Yesus TDK merupakan pbuatan zina

KARENA Yesus pun tdk pernah berniat mengganti hukum Taurat sesuai Matius 5:17-18

he he he .... mau mutel2 lidah dg perceraian ..... ya BEGOK LAH ! ya kan ? he he

INTINYA : Bible TDK pernah nentang poligami kapan pun .... ok !

(hny nentang bila terjadi perceraian sajo)

2 Jawaban

Peringkat
  • Aswin
    Lv 5
    1 tahun yang lalu

    TIDAK tentu saja ...... krn perintah Allah memang untuk beranak cucu dg istri yg sah (satu perempuan hny untuk satu laki2 spy jelas nasabnya) ~~> satu laki2 utk bnyk wanita tetap jelas nasab & penanggungjawabnya ..... yg melakukan diluar itu TERKUTUK

    Kel 21:10

    Jika tuannya itu mengambil perempuan lain, ia tdk boleh mengurangi makanan perempuan itu, pakaiannya & persetubuhan dg dia.

    Ulangan 27:20 ( = Imamat 18:8)

    'Terkutuklah orang yg menghina ayahnya karena bersetubuh dg salah seorang istri ayahnya.' 'Amin!'

    Imamat 19:20

    Apabila seorang laki2 berjanji akan menjual budaknya yg perempuan kpd laki2 lain untuk dijadikan selirnya, & ..

    Ulangan 21:14

    ... engkau boleh menyuruh dia pergi dengan bebas. Ia tak boleh kauperlakukan sebagai budak atau kaujual, karena ia telah kaupaksa bersetubuh dengan engkau." (budak nafsu INJIL)

    setelah masa Nabi SAW pernikahan dibatasi s/d 4 perempuan sajo .... wayo !

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 tahun yang lalu

    Tidak. Beberapa aspek pernikahan dalam masa Perjanjian Lama (misalnya poligami dan perceraian) adalah toleransi yang diberikan karena ketegaran hati manusia.

    Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah." - Matius 19:8-9

    Setelah kedatangan Yesus, pernikahan dikembalikan kepada tujuan semula, yaitu ikatan antara satu suami dan satu istri, dua menjadi satu.

    Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." - Matius 19:4-6

    Yesus mengutip ayat kitab Keluaran:

    "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging." - Kejadian 2:24

    Dengan alasan itulah, pada jaman sekarang poligami tidak diperkenankan. Yang sudah digenapi tidak perlu diutak-utik lagi, yang sudah diluruskan jangan dibengkokkan lagi.

    *** Update: ***

    Saya kira jawabannya sudah sangat jelas. Singkatnya demikian: Abraham, Gideon, dan Solomon tidak bisa dikatakan berzinah karena pada masa itu masih diberlakukan toleransi untuk perceraian dan poligami.

    Kamu juga gagal paham soal Matius 19:8-9. Di situ diterangkan toleransi untuk perceraian tidak berlaku lagi. Misalnya suami nekat menceraikan istrinya dan mengambil perempuan lain hukumnya menjadi zinah karena si suami sebenarnya masih terikat dengan istrinya. Mengambil perempuan lain = poligami = zinah.

    Soal kedudukan Taurat dan fitnah yang kamu katakan; juga soal aturan bikinan Mr. M, nasab, dan lain-lain saya tidak akan berkomentar di sini karena sudah keluar dari cakupan pertanyaannya. Kalau itu mau dibahas juga boleh mengajukan pertanyaan baru.

    • ...Tampilkan semua komentar
    • Aswin
      Lv 5
      1 tahun yang laluLaporkan

      jgn salah sangka Om

      pertanyaan kami tdk mengajak siapapun berpoligami , sebaliknya hny membantah pertanyaan sebs (poligami = zina) : https://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20190407164431AAekWpD

      nyatanya Nabi2 & org awam HALAL poligami ~~> bahkan mnrt Bible sendiri yau !

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.