promotion image of download ymail app
Promoted
Tole
Lv 7
Tole ditanyakan dalam Hiburan dan MusikJajak Pendapat & Survei · 1 tahun yang lalu

Bagaiamana pendapat anda tentang kasus seperti ini?

Jadi begini

Saya sering melihat banyak status di dunia maya

Kadang status itu menurut si penulis biasa saja

Tidak ada bermaksud apa apa

Tetapi ada sebagian orang merasa status itu adalah sindiran untuk nya

Nah bagaimana anda menyikapinya ? Apabila anda sebagai penulis dan sebagai pembaca

Jadi ada dua jawaban 1 anda sebagai penulis dan 2 anda sebagai orang yg merasa tersindir

Oke pertanyaan ini netral ga ada apa apa

Hanya bertanya hihihi ntar ada yg tersisir lagi ehhh tersindir ... Dah itu aja

Selamat berbuka baju walahhh buka puasa maksudnya

11 Jawaban

Peringkat
  • 1 tahun yang lalu

    gak usah bikin status

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 tahun yang lalu

    Penulis : Berusaha untuk menulis status yg baik dan bermanfaat bagi yg membacanya

    Pembaca :Sy berusaha utk tidak marah dan berpikir secara tenang, status tersebut mungkin saja tidak bermaksud untuk menyindir tetapi lebih ke menginformasikan / memberitahukan saja, ngg ada maksud apa2

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 tahun yang lalu

    Apabila sbgai penulis : berusaha menulis sesuatu yang bermanfaat, hal-hal yg ringan, menghibur/mengajak teman2 pada pandangan/pemahaman baru.

    Jika sebagai pembaca, sepakat dengan jawaban user @jalur evakuasi.. yaitu intropeksi diri.

    Apabila merasa ada yang salah ya diperbaiki, jika benar ya dilanjutkan.

    Karna hidup udah terlalu berat, jadi ya slow aja Gan... hemat tenaga.^^

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 tahun yang lalu

    penulis : enggak mikir nyindir, saya biasa ngomong langsung ke orang bersangkutan dari pada lewat status yg belum tentu kena ke orangnya. blak-blakan lah

    pembaca : ya, biasanya baper emang liat status2 orang. tapi ya gk tersindir secara personal. ya intropeksi diri kalo saya. meskipun niatnya gak menyindir ke personal

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Bagaimana menurut Anda jawaban tersebut? Anda dapat masuk untuk memberikan suara pada jawaban.
  • 1 tahun yang lalu

    Ada opsi 3, penulis yang merasa ada yang tersindir, malah sendiri-nya baper. Internet stay positif aja, jika hal yang emang rentan nyenggol orang jangan di up, macam religi, politik, budaya, lebih ke share pengetahuan, sains, ilmu lainnya seperti seni. Sama aja seperti dalam ruang publik lainnya, siapa saja bisa komen apa saja, tetapi ketika ada komen kita bisa tau orang macam apa yang membuatnya. Sesederhana itu sih.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 tahun yang lalu

    sebagai penulis: gw merasa gak nyindir loe deh..

    bodo' amat..

    sebagai pembaca: jangan- jangan dia nyindir gw? tp ya di dunia ini bukan cuma ada dia dan gw aja. mgkin jg bukan gw. tp ya udahlah. emang gw pikirin.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 tahun yang lalu

    Sisi penulis :

    Bales, "awkoakoakoakoa, tersindir."

    Sisi pembaca :

    Bales, "awkoakoakoakoa, nyindir teroooosss."

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • Anonim
    1 tahun yang lalu

    sebagai penulis:

    seharusnya saya lebih berhati hati dalam berstatus sebelum dipublikasikan.

    sebagai pembaca:

    seharusnya saya tidak peduli dengan status itu.

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
  • 1 tahun yang lalu

    Orang yg gk ngerti peraaaan orang itu gak tau kalo ada orang2 yg sangat sensitif, tapi tetap saja seenak udelnya aja membuat orang sakit hati seolah2 dia tidak melakukan apa2.

  • supoyo
    Lv 7
    1 tahun yang lalu

    1. saya tidak mungkin menulis status (sebab tidak punya akun di medsos)

    2. saya abaikan saja

    • Commenter avatarMasuk untuk membalas jawaban
Masih ada pertanyaan? Dapatkan jawaban Anda dengan bertanya sekarang.